Friday, January 10, 2014

Bicaralah Agar Diperhitungkan

Cara Berlatih untuk Berbicara dan Menyajikan Ide dalam Sebuah Tulisan


Oleh : Lutfi Khaerudin, dkk
Penerbit : PT Elex Media Komputindo, 2014
Tebal : 135 halaman


Agar diperhitungkan kita memang harus berbicara sekaligus menulis. Tidak selalu content is king, atau isi adalah yang terpenting, namun presentasi juga haruslah baik. Pilihan kata atau diksi yang variatif juga menunjukkan pembendaharaan kata-kata dan menunjukkan associative inteligence.

Tulisan menunjukkan kecerdasan, kekayaan pengetahuan yang bersumber dari bacaan, pengalaman hidup dan harapan serta jati diri dari penulis.

Untuk sukses maka kita harus tetap berjalan menuju ujung jalan dan disiplin. Untuk sukses kita harus senantiasa menabur benih, menyiangi, menyiram dan memupuknya hingga berbuah manis.

Kita juga harus sering mencoba, berlatih dan terus berlatih sehingga semakin terbiasa untuk melakukannya. Berani bermimpi, berani mencoba, berani tanpa putus asa dan rasa takut. Jika gagal maka coba lagi hingga bisa.

Ledakkan kekuatan pikiran dengan autosugesti diri secara terus menerus dan visualisasikan impian kita senyata mungkin. Karena apa yang dibayangkan oleh pikiran kita dan kita yakini, maka pasti akan terwujud.

Saat mimpi dan sukses menjadi terwujud, maka saat itu rasa syukur kepada Tuhan tiada henti.


Saturday, November 30, 2013

WriterPreneurship

Menjadi Penulis dan Kaya Raya


Oleh : Ahmad Gaus

Penerbit : Referensi, 2013
Tebal : 100 halaman


Menjadi entrepeneurship atau wirausaha sering dikaitkan dengan kata pedagang yang artinya menjadi sukses dan kaya raya dari jalur niaga atau jual beli barang.

Namun sebenarnya banyak cara menjadi entrepeneurship, salah satunya adalah menjadi penulis, sehingga timbul istilah baru yaitu WriterPreneurship. Karena banyak penulis yang tidak hanya sekedar dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari namun juta menjadi milyarder.

Kita ambil contoh misalnya saja JK Rowling yang membuat karya dalam bentuk 7 buku Harry Potter yang juga dari kisah bukunya tersebut dibuatkan film serial sebanyak 7 film. Kesemua buku dan film Harry Potter meledak dan laris di dunia, sehingga menjadikan JK Rowling mampu mengumpulkan hingga US$ 1 milyar atau sekitar Rp 10 trilyun.

Di Indonesia yang dapat kita jadikan role model adalah Andrea Hirata dengan bukunya yang fenomenal yaitu Laskar Pelangi. Selain itu juga terdapat penulis Habiburrahman El Shirazy dengan novelnya yang terkenal, yaitu ayat-ayat cinta. Kedua buku tersebut juga sama sukses dan sekaligus dijadikan film yang juga sama suksesnya.

Dalam buku ini selain kita akan mendapatkan ilham agar menjadi penulis yang handal, juga kita akan mendapatkan kita-kiat menjadi penulis dengan 6 tahap, yaitu
1. Mengurai kata
2. Mengurai kalimat
3. Menyambut gagasan
4. Menyusun kerangka tulisan
5. Menciptakan gagasan hebat
6. Mengembangkan imajinasi

Saturday, June 8, 2013

Chindia

Strategi China dan India Menguasai Bisnis Global


Penulis : Pete Engardio

Penerbit : PT Bhuana Ilmu Populer,2008
Tebal : 446 halaman


Kebangkitan negara China dan India menjadi menarik perhatian dari seluruh dunia. Kita dapat mendapatkan pelajaran bahwa untuk bertahan dan tumbuh dalam pasar global secara langsung ataupun tidak langsung anda harus berhubungan dengan negara China atau India.

Didalam buku ini juga terdapat penjelasan masa awal bisnis pada jaman kuno yang disebut dalam buku sejarah yaitu Jalur Sutra yang menghubungkan negara China dengan India serta Arab.

Pada jaman sekarang ini dengan bangkitnya negara China dengan dampak yang sangat terlihat. Banyak barang di hampir semua tempat di dunia yang dijual di pasar modern maupun pasar tradisional memiliki tanda "Made in China".

Sedangkan kebangkitan India memang tidak terlalu terlihat. Tidak terlalu kentara. Karena mereka bermain dibalik layar. Banyak para insinyur, analis dan pekerja India yang mempunyai keterampilan yang tinggi dalam desain semikonduktor, telepon seluler atau handphone, sistem navigasi, sumber tenaga listrik dan masih banyak lagi yang lain.

Kedepan, negara China dan India akan menjadi negara raksasa yang sedang berkembang dan akan mengancam negara raksasa tradisional sebelumnya seperti Amerika Serikat, Eropa dan Jepang. Diprediksi China dan India tidak hanya bergerak di industri rakitan berupah rendah, namun juga mampu bersaing dalam teknologi dengan latar pendidikan dan pelatihan yang tinggi.


Buku Chindia: How China and India Are Revolutionizing Global Business karya Pete Engardio membahas tentang kebangkitan dua raksasa Asia—Tiongkok dan India—yang bersama-sama mengguncang tatanan ekonomi dunia. Istilah “Chindia” sendiri merupakan gabungan dari kata China dan India, mencerminkan fenomena kebangkitan simultan dua negara dengan populasi terbesar di dunia yang kini menjadi pusat gravitasi baru dalam ekonomi global.

Sebagai jurnalis senior BusinessWeek, Engardio menulis buku ini berdasarkan penelitian mendalam, wawancara dengan tokoh bisnis, pengamat ekonomi, dan pelaku industri di kedua negara, serta pengamatannya terhadap dampak besar Chindia terhadap ekonomi Barat dan dunia.

Buku ini menelusuri bagaimana Tiongkok dan India berhasil bertransformasi dari negara berkembang yang miskin menjadi dua kekuatan ekonomi yang menakutkan bagi Barat dalam waktu relatif singkat.

Engardio menggambarkan strategi unik masing-masing negara dalam menaklukkan pasar global:

  • Tiongkok (China) fokus pada manufaktur dan ekspor barang, dengan kekuatan di bidang produksi massal, efisiensi, dan infrastruktur industri. Pemerintah China mendorong industrialisasi agresif, menarik investasi asing, dan menciptakan iklim bisnis yang mendukung pertumbuhan cepat sektor teknologi, elektronik, dan otomotif.

  • India, sebaliknya, menonjol di sektor jasa dan teknologi informasi (IT). Negara ini membangun keunggulan melalui sumber daya manusia berpendidikan tinggi, terutama di bidang sains, teknik, dan layanan digital. Perusahaan-perusahaan seperti Infosys, Wipro, dan Tata Consultancy Services (TCS) menjadi simbol keberhasilan India dalam ekonomi berbasis pengetahuan.

Engardio menekankan bahwa kekuatan Chindia bukan hanya pada biaya tenaga kerja murah, tetapi juga pada inovasi model bisnis dan efisiensi global. Kedua negara ini tidak sekadar menjadi “pabrik dunia” atau “kantor dunia”, melainkan mulai menciptakan merek, teknologi, dan produk mereka sendiri.

Buku ini menguraikan bagaimana kebangkitan Chindia mengubah lanskap ekonomi global, memaksa negara-negara Barat untuk menyesuaikan diri. Banyak perusahaan multinasional kini berinvestasi, memindahkan produksi, atau bahkan melakukan penelitian dan pengembangan di China dan India.

Namun, Engardio juga tidak menutup mata terhadap tantangan besar yang dihadapi kedua negara:

  • Ketimpangan sosial dan ekonomi yang lebar,
  • Masalah lingkungan akibat industrialisasi cepat,
  • Korupsi dan birokrasi,
  • Kesenjangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan, serta
  • Keterbatasan infrastruktur di beberapa sektor.

Meskipun demikian, Chindia terus melaju karena dukungan pemerintah, populasi besar, dan daya adaptasi tinggi terhadap perubahan global.

Pete Engardio ingin menunjukkan bahwa masa depan ekonomi dunia tidak lagi hanya ditentukan oleh Barat.
Chindia telah menjadi pemain utama baru dengan kombinasi kekuatan yang luar biasa: China unggul dalam efisiensi industri, sementara India unggul dalam kecerdasan digital dan inovasi manusia.

Buku ini juga memberikan pelajaran penting bagi pelaku bisnis di negara lain, termasuk Indonesia, bahwa:

  • Daya saing tidak hanya dibangun dari modal besar, tetapi juga dari strategi jangka panjang, pendidikan, dan kerja sama internasional.
  • Untuk bersaing di era global, inovasi dan adaptasi budaya bisnis Asia menjadi kunci keberhasilan.

#sinopsisbuku #resensibuku

Management Think Tank

Kumpulan Tip Bagi Kehidupan Profesional dan Pribadi Anda


Oleh : Promod Batra & Vijay Batra

Penerbit : PT Bhuana Ilmu Populer
Tebal : 129 halaman


Pada kenyataannya bahwa 90% dari diri kita tidak ditakdirkan untuk melakukan hal-hal yang luar biasa. Di dalam diri kita memiliki satu hasrat tersembunyi untuk melakukan hal-hal besar.

Setiap orang tidak dapat melakukan hal-hal yang luar biasa. Tapi setiap orang pasti dapat melakukan hal-hal kecil secara luar biasa. Kesuksesan adalah perjalanan bukan tujuan.Oleh karena itu mulailah perjalanan anda, lalu anda akan terkejut melihat hasilnya.

Setiap orang ingin menjadi lebih superior dari orang lain dan menjadi yang pertama. Ini tidak selalu bisa anda lakukan. Anda akan lebih mudah jika kita dapat menjadi luar biasa dalam apa pun yang kita lakukan.

Kita harus berkompetisi dengan diri sendiri. Kita tidak perlu berkompetisi dengan orang lain. Kita harus menandai kesuksesan dan kegagalan kita sendiri dalam mencapai tujuan dan bergerak makin jauh untuk menciptakan sejarah kita sendiri.

Pada halaman 2 dalam buku ini terdapat kata-kata yang harus kita cam-kan dengan baik-baik, yaitu Anda tidak dapat mengubah siapa pun. Anda tidak dapat mengubah ayah, ibu, istri, adik, kakak Anda, bahkan atasan Anda. Ubahlah diri Anda sendiri pertama-tama. Titik.


#sinopsis buku #resensibuku

Sunday, June 2, 2013

When Markets Collide

Strategi Investasi di Era Perubahan Ekonomi Global


Penulis : Mohamed El-Erian

Penerbit : PT Bhuana Ilmu Populer, 2009
Tebal : 349 halaman

Buku "When Markets Collide" karya Mohamed El-Erian membahas dinamika pasar global dan tantangan yang dihadapinya. Buku ini mengulas keterkaitan berbagai pasar dan bagaimana peristiwa di satu bagian dunia dapat memiliki dampak luas. Berikut rangkuman singkat:

El-Erian membahas konsep "normal baru," istilah yang dia populerkan untuk menggambarkan dunia pasca krisis keuangan yang ditandai oleh pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat, volatilitas pasar yang meningkat, dan kebijakan moneter yang tidak konvensional. Dia menekankan pentingnya memahami interaksi antar kelas aset yang berbeda dan dampak kekuatan ekonomi dan geopolitik global terhadap pasar keuangan.

Penulis mengeksplorasi kemunculan pasar-pasar baru dan pengaruh mereka yang semakin besar terhadap ekonomi global. Dia juga membahas risiko yang terkait dengan inovasi keuangan berlebihan dan perlunya para investor beradaptasi dengan lanskap investasi yang berubah.

Selain itu, El-Erian memberikan wawasan tentang peran bank sentral dan pembuat kebijakan dalam menavigasi krisis keuangan dan mempromosikan stabilitas. Dia menyarankan agar para investor mengadopsi pendekatan portofolio yang lebih fleksibel dan terdiversifikasi untuk menghadapi ketidakpastian dunia keuangan modern.

Secara keseluruhan, "When Markets Collide" menawarkan analisis komprehensif tentang tantangan dan peluang dalam lanskap keuangan global, memberikan wawasan berharga bagi para investor dan pembuat kebijakan.


Dalam buku ini anda akan mendapatkan wawasan mengenai dinamika yang tengah mengubah perekonomian gloval. Pemahaman ini mengenai berbagai kekuatan yang sangat penting bagi investor. Namun kekuatan-kekuatan tersebut sulit untuk diidentifikasi dan dipahami secara penuh.

Berbicara mengenai investasi maka salah satu film yang terkenal mengenai invetasi adalah Wall Street (1987) yang diperankan dengan sangat apik oleh Michael Douglass. Dalam buku ini juga pada halaman 73 membahas peran yang dimainkan oleh Michael Douglas yaitu Gordon Gekko.

Yang dicukil adalah pidato Gordon Gekko didepan para pemegang saham Teldar Paper. "Intinya, Bapak dan Ibu sekalian, kerakusan - karena tidak ada kata yang lebih baik - adalah hal yang baik. Kerakusan adalah sesuatu yang tepat. Kerakusan adalah sesuatu yang berhasil. Kerakusan dapat mengklarifikasi, memotong jalan dan menangkap ini dari semangat evolusioner. Kerakusan, dalam segala bentuknya - rakus kehidupan, rakus cinta, rakus pengetahuan - menandai suatu gelombang kebangkitan umat manusia"

Pada bagian kesimpulan, halaman 294, dijelaskan bahwa manajer yang sukses tidak pernah lupa akan hal-hal yang penting dan mendesak.Tugas-tugas ini sangat penting jika berkaitan dengan upaya memosisikan diri guna meraih keunggulan yang berkelanjutan di masa mendatang.

Jangan sampai kita terlalu asyik dengan tugas mendesak dan tidak penting Sehingga akan menguras banyak waktu tapi hanya memiliki pengaruh penting yang relatif kecil dalam kesuksesan jangka panjang dari sebuah usaha keras.


Pentingnya Fleksibilitas Investasi:
El-Erian menyoroti pentingnya fleksibilitas dalam mengelola investasi. Dalam dunia yang terus berubah, para investor perlu memiliki pendekatan yang adaptif dan tidak terpaku pada strategi yang kaku. Kemampuan untuk mengubah portofolio secara cepat dan responsif menjadi kunci kesuksesan di tengah dinamika pasar yang kompleks.

Peran Lebih Pentingnya Negara Berkembang:
Buku ini membahas peran meningkat dari pasar negara berkembang dalam perekonomian global. El-Erian menekankan bahwa investor perlu memahami dan mengakomodasi dampak pertumbuhan ekonomi yang pesat di negara-negara tersebut serta bagaimana hal ini dapat memengaruhi investasi global.

Resiko Inovasi Keuangan:
Penulis membahas risiko yang terkait dengan inovasi keuangan, khususnya dalam hal instrumen keuangan baru dan kompleks. Pemahaman yang mendalam terhadap produk-produk ini sangat penting bagi investor, dan El-Erian memperingatkan bahwa kekurangan pemahaman dapat membawa risiko yang signifikan.

Tantangan Kebijakan Moneter dan Ekonomi:
El-Erian menganalisis tantangan yang dihadapi oleh bank sentral dan pembuat kebijakan dalam mengelola kebijakan moneter di tengah ketidakpastian ekonomi global. Buku ini merinci upaya-upaya untuk menjaga stabilitas finansial dan bagaimana kebijakan ekonomi dapat berperan dalam mengatasi ketidakseimbangan.

Dengan merangkum aspek-aspek tersebut, "When Markets Collide" memberikan pandangan holistik terhadap kompleksitas pasar global dan memberikan panduan bagi pembaca untuk menghadapi tantangan serta memanfaatkan peluang dalam dunia keuangan yang selalu berubah.

#sinopsisbuku #resensibuku

Thursday, May 23, 2013

War in The Board Room

Mengatasi Pertarungan Abadi Otak Kiri vs Otak Kanan


Penulis : Al & Laura Ries

Penerbit : PT Bhuana Ilmu Populer, 2010
Tebal : 266 halaman

Apa yang dipikirkan oleh Manajemen tidak selalu berjalan beriringan dengan Tim Pemasaran. Bahkan sering kali berbeda 180 derajat.

Seorang CEO yang baik adalah seseorang yang sangat verbal, logis dan analitis serta sekaligus merupakan pengguna otak kiri yang dominan.

Sedangkan eksekutif pemasaran yang handal adalah seseorang yang sangat visual, intuitif dan holistis serta merupakan pengguna dari otak kanan.

Sehingga perbedaan latar belakang tersebut akan menyebabkan perbedaan dalam pola pikir, yaitu :

  • Manajemen berurusan dengan realitas sedangkan Pemasaran berurusan dengan persepsi.
  • Manajemen menuntut produk yang lebih baik sedangkan Pemasaran menuntut produk yang berbeda.
  • Manajemen berurusan dengan abstraksi verbal sedangkan Pemasaran berurusan dengan penekanan visual.

#sinopsisbuku #resensibuku

Thursday, May 9, 2013

100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia


Penulis : Michael H. Hart

Penerbit : PT Mizan Publika, 2012
Tebal : 577 halaman

Ini merupakan buku yang sudah lama aku cari-cari. Buku terbitan pertama tahun 1978 memang sudah tidak mungkin aku dapatkan. Jadi yang aku cari adalah yang edisi revisi tahun 1992, atau yang dicetak di Indonesia tahun 2009 dan 2012.

Dan akhirnya di awal tahun 2013 dapat juga buku yang lama aku incar.

Buku ini ditulis oleh Michael H. Hart yaitu seorang penulis yang pernah bekerja pada NASA dan guru besar astronomi dan fisika perguruan tinggi di Maryland, Amerika Serikat. Ia sarjana fisika, astronomi, hukum.

Yang menarik adalah Nabi Muhammad berada dalam urutan pertama daftar 100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia, dengan pertimbangan Nabi Muhammad adalah satu-satunya manusia dalam sejarah yang berhasil meraih sukses-sukses luar biasa baik ditilik dari ukuran agama maupun ruang lingkup duniawi.

Berasal-usul dari keluarga sederhana, Muhammad menegakkan dan menyebarkan salah satu dari agama terbesar di dunia, Agama Islam. Dan pada saat yang bersamaan tampil sebagai seorang pemimpin tangguh, tulen, dan efektif. Kini tiga belas abad sesudah wafatnya, pengaruhnya masih tetap kuat dan mendalam serta berakar.

Sebagian besar dari orang-orang yang tercantum di dalam buku ini merupakan makhluk beruntung karena lahir dan dibesarkan di pusat-pusat peradaban manusia, berkultur tinggi dan tempat perputaran politik bangsa-bangsa. Muhammad lahir pada tahun 570 M, di kota Mekkah, di bagian agak selatan Jazirah Arabia, suatu tempat yang waktu itu merupakan daerah yang paling terbelakang di dunia, jauh dari pusat perdagangan, seni maupun ilmu pengetahuan.


#sinopsisbuku #resensibuku

Featured Post

Animal Farm

Animal Farm adalah novel alegoris karya George Orwell, pertama kali diterbitkan pada 1945. Ceritanya mengambil latar sebuah peternakan yang ...

Related Posts