Saturday, April 30, 2016

Closing

5 Keterampilan Keberhasilan Penjualan


Oleh : Craig Chirstensen, Sean Frontz, Dennis Susa

Penerbit : Dunamis Intra Sarana, 2015
Tebal : 106 halaman


Closing merupakan 20% bagian akhir dari keseluruhan proses penjualan yang telah dilakukan sebelumnya. Sehingga peran utama salesman yang terpenting adalah mendampingi pelanggan dalam membuat keputusan yang selaras dengan kepentingan utama mereka.

Hal ini dikarenakan bahwa semakin keras salesman dalam berusaha menjual kepada pelanggan, maka semakin kecil pula pelanggan akan membeli. Semakin pelanggan merasa dipaksa membeli, maka pelanggan akan menentangnya.

Penolakan berupa kata "tidak" sebenarnya hanyalah masalah perspektif belaka. Dengan mendukung pelanggan berkata "tidak" dapat meningkatkan pemahaman terhadap pelanggan tersebut sehingga kita dapat mendapatkan "ya".

Pada umumnya salesman memberikan presentasi kepada pelanggan dengan memberikan informasi yang banyak dan detail namun tidak mempertimbangkan dan sedikit akan keputusan. Sampaikan informasi secukupnya dan jangan menghujani pelanggan dengan informasi yang tidak mereka butuhkan.

Informasi yang begitu banyak maka pelanggan akan terbersit bahwa informasi yang kita berikan tidak akurat sehingga fitur dan layanan utama produk tidak akan tersampaikan dengan baik dan benar.

Waktu yang berharga akan habis, pelanggan akan bingung dan beresiko menghasilkan penolakan. Perlu juga salesman menanyakan kepada pelanggan apa yang mereka ingin ketahui, catatlah karena hal tersebut merupakan nilai utama yang terpenting bagi pelanggan.

Penolakan merupakan rambu bagi salesman untuk melakukan review ulang misalnya mengurangi kecepatan dan melakukan penambahan pengetahuan. Karena jika kita berbicara dengan tergesa-gesa akan berpotensi akan hilangnya pesan yang penting.

Selain faktor diatas yang perlu diperhatikan pula adalah faktor kejernihan, bahasa dan fleksibilitas. Jika kurang maka kita akan kehilangan fokus, namun jika berlebih akan terkesan ambisius dan manipulatif sehingga kedua-duanya akan mengakibatkan penolakan dari pelanggan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut maka tulislah apa yang mau anda sampaikan, latihlah terlebih dahulu sehingga anda akan memiliki kinerja tinggi dalam hal kualitas dan kuantitas, yaitu dengan cara secara rutin terlibat dalam praktek reguler.

Saturday, April 23, 2016

Startupreneur

Menjadi Entrepeneur Startup


Oleh : Hendry E. Ramdhan

Penerbit : Penebar Plus, 2016
Tebal : 203 halaman


Buku ini dibuka dengan prakata bahwa pada tahun 2014 Tokopedia mendapatkan suntikan modal sebesar 100 juta dolar dari Sequoia Capital dan Softbank. Wow, sungguh angka yang fantastis. Oleh karena itu bisnis startup tidak bisa dianggap remeh.

Startup adalah perorangan atau perusahaan yang menjual produk atau jasa sebagai bisnis baru yang didirikan menghadapi kondisi ketidakpastian yang sangat tinggi.


Menjadi Entrepreneur Startup harus memahami proses dan tantangan dalam membangun startup mereka sendiri. 

Oleh karena itu seorang Entrepreneur Startup harus mempunyai pengetahuan teoritis dengan contoh praktis, untuk membantu para calon wirausahawan mempersiapkan diri mereka secara efektif.

Buku ini memberikan panduan langkah demi langkah tentang bagaimana mengidentifikasi peluang bisnis, mengembangkan ide-ide kreatif, dan menguji konsep secara efektif sebelum meluncurkannya ke pasar.

Terutama strategi pemasaran dan pengembangan bisnis yang relevan untuk startup dengan pendekatan untuk membangun merek, menjangkau pasar target, dan mengembangkan strategi pemasaran yang efektif dengan sumber daya yang terbatas. 

Hal ini sangat berharga bagi para wirausahawan yang ingin memperoleh keuntungan maksimal dari upaya pemasaran mereka tanpa mengeluarkan anggaran yang besar.

Yang tidak kalah penting adalah membangun tim yang kuat dan bagaimana merekrut, memotivasi, dan mempertahankan anggota tim yang berbakat. 

Karena tim yang solid adalah salah satu kunci kesuksesan dalam startup, dan memberikan saran praktis tentang cara membangun budaya kerja yang positif dan produktif.


Langkah pertama untuk memulai bisnis startup adalah design thinking, yaitu proses melakukan inovasi dengan melakukan pembuatan prototype sehingga kita bisa mengetahu apa yang telah kita buat apakah sudah dapat memuaskan keinginan pelanggan atau belum. Hal inilah yang melahirkan startup seperti Uber dan Gojek.

Ada 5 tahapan dalam design thinking, yaitu
  1. Empathize
  2. Define
  3. Ideate
  4. Prototype
  5. Test

Lalu bagaimana selanjutnya? Bukankah akan banyak orang yang juga akan melakukan hal yang sama dengan apa yang kita lakukan? Untuk itulah diperlukan strategi, karena esensi dari strategi adalah melakukan kegiatan yang berbeda dengan pesaing lainnya.

Strategi tersebut bisa merupakan strategi kepemimpinan biaya atau strategi diferensiasi. Contoh strategi pertama yaitu strategi kepemimpinan biaya berupa fokus akan biaya yang rendah seperti apa yang telah dilakukan oleh maskapai Air Asia atau Lion Air. Dari pasar handphone adalah seperti apa yang dilakukan oleh Xiaomi.

Ukuran sebagai standart apakah bisnis startup berhasil atau jalan di tempat adalah
  • Digunakan 3x dalam 7 hari
  • Pertumbuhan 100 sign up per hari
  • 30% pengguna aktif setelah sign up
  • Punya potensi 100.000 user

Baik halnya dalam perusahaan manufaktur ataupun jasa, terdapat 1 hal yang wajib diketahui dan diperiksa secara berkala, yaitu manajemen keuangan. Dari laporan keuangan kita dapat mengetahui rasio, analisis finansial, cash flow & capital budgeting dan cost-volume-profit analysis.


#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Saturday, April 16, 2016

Don't Follow Your Passion

So Good They Can't Ignore You


Oleh : Cal Newport

Penerbit : PT Mizan Publika, 2016
Tebal : 261 halaman


Teori umum yang berkembang di dunia saat ini mengenai karier adalah agar dalam pencarian pekerjaan demi karier kita harus mengikuti passion kita. Banyak ulasan, seminar dan buku yang membahasnya.

Setidaknya aku beli dan baca 6 buku yang berkutat mengenai pentingnya pendekatan passion dalam pencarian karier. Yaitu :

Dirumuskan bahwa pekerjaan adalah jalan untuk membayar tagihan, sedangkan karier adalah jalan untuk memperoleh pekerjaan yang lebih baik, dan penggilan hidup adalah pekerjaan yang penting sekaligus sebagai identitas diri kita.

Bagaimana awal mula sehingga teori karier mengejar passion bisa mendunia?

Berawal dari Richard Bolles, tahun 1970, yang menulis buku What Color is Your Parachute? yang mengatakan bahwa "carilah apa yang anda sukai, lalu carilah tepat yang memerlukan orang-orang seperti anda".

Buku What Color is Your Parachute? tersebut dibaca dan baru dikenalkan konsep tersebut pada generasi Baby Boomer, yang kemudian generasi tersebut mewariskan konsep tersebut kepada generasi selanjutnya sebagai anak-anak mereka yaitu "Generasi Milenium".

Namun kali ini aku menemukan buku yang berpikir lain. Membantu kita untuk berpikir dengan cara pandang yang lain. Dimana pola pikir umum yang berkembang adalah ikuti passion-mu, namun buku ini mengatakan biarkan passion yang mengikuti kita.

Agar passion mengikuti kita maka paksa diri kita melalui bekerja, paksa kembali diri kita hingga muncul keahlian pada diri kita. Pada akhirnya karyawan yang bahagia bukanlah orang yang bekerja sesuai dengan passion mereka, namun orang yang akhirnya ahli dalam menguasai bidang mereka.

Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa orang yang mengejar passion mereka adalah orang yang berfokus pada apa yang bisa dunia berikan kepada dia sendiri, seharusnya dan lebih baik jika kita menjadi orang yang berfokus pada apa yang bisa kita berikan kepada dunia. Kita perlu memberikan sesuatu yang berharga jika kita menginginkan pekerjaan yang hebat.

Untuk mencapai itu maka seorang karyawan setidaknya mampu mempunyai kreativitas, dampak dan kontrol terhadap pekerjaan mereka sendiri, dan tentunya hal ini jarang bisa kita temui dalam perusahaan pada umumnya.

Cermat dan gigih merupakan modal yang berharga dalam pencapaian karier. Keahlian yang muncul dapat menjadi peluang yang berharga dalam urusan karier.

Terdapat perbedaan strategi seorang yang ahli yang mencapai keahliannya dibandingkan dengan seorang amatir yang tidak atau kurang mahir, misalnya pemain gitar profesional menjadi orang yang ahli karena senang berlatih musik sedangkan seorang gitaris amatir lebih sering hanya sekedar bermain musik. Dengan berlatih maka gitaris profesional berdedikasi dalam mengembangkan kemampuannya.

Contoh lain adalah seorang pemain catur profesional yang menghabiskan waktu 10 tahun sebelum menjadi diakui secara profesional. Aturan 10 tahun atau lebih populer dengan aturan 10.000 jam ini kemudian dipopulerkan oleh Malcolm Gladwell dalam bukunya Outliers : Rahasia di Balik Sukses.



#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Featured Post

Rahasia Nusantara

Candi Misterius Wangsa Syailendra Penulis : Asisi Suhariyanto Penerbit : GagasMedia, 2024 Tebal : 274 halaman Budaya bukan sekedar kesenian ...

Related Posts