Saturday, October 21, 2017

Kisah Sukses Elon Musk

Miliarder dan Sang Iron Man Sejati

Oleh : Jubilee Enterprise

Penerbit : PT Elex Media Komputindo, 2017
Tebal : 165 halaman


Rasanya sudah lama tidak membaca buku yang aku baca mulai dari halaman pertama hingga halaman terakhir langsung dalam sekali waktu saat membaca. Ceritanya cukup sistematis dan runtun. Sehingga orang yang baca seperti main seluncur, mengalir deras dan cepat.

Biografi dimulai dari Afrika Selatan, tepatnya di kota Pretoria, kota tempat kelahiran Elon Reeve Musk pada tanggal 28 Juni 1971. Pada usia ke-9, Elon mendapatkan komputer, Commodore VIC-20. Sejak saat itu Elon tertarik pemrograman komputer dengan mempelajarinya secara otodidak.

Pada usia ke-12, Elon mampu menjual game komputer Blastar seharga $500.

Saat remaja, Elon termasuk remaja kutu buku. Buku yang menjadi favorit untuk dibaca adalah buku Trilogi The Lord of The Rings, serial Ishak Asimov Foundation, buku karangan Robert Heinlein, The Moon, dan yang menjadi terfavorit adalah The Hitchhiker's Guide to the Galaxy. Bahkan Encyclopedia Britannica juga menjadi buku santapannya.

Tahun 1989, Elon Musk pindah ke Kanada.

Tahun 1992, Elon pindah dari Kanada ke Amerika Serikat.

Tahun 1995, Elon dan Kimbal Musk mendirikan perusahaan IT yang diberi nama Zip2. Pada tahun 1998 memiliki klien sebanyak 160 perusahaan surat kabar.

Tahun 1999, Alta Vista membeli Zip2 seharga $307 juta secara tunai dan $34 juta untuk sekuritas. Kemudian Elon Musk membangun sistem pembayaran elektronik yang bernama X.com. Pada tahun 2001 X.com berubah nama menjadi PayPal.

Pada tahun 2002, eBay membeli PayPal seharga $1.5 miliar.

Pada tahun 2004, Elon Musk masuk dan bergabung dalam proyek mobil listrik Tesla Motors.

Pada tahun 2006, Elom Musk menginvestasikan $100 juta di SpaceX, yaitu perusahaan teknologi untuk tujuan eksplorasi ruang angkasa, hal ini mewujudkan mimpi kecilnya yang terinspirasi dari buku The Hitchhiker's Guide to the Galaxy.

Pada tahun 2013, Elon Musk memperkenalkan Hyperloop pada dunia, yaitu alat transportasi yang berkecepatan tinggi menggunakan energi listrik tenaga surya dan menggunakan prinsip motor induksi linier dan kompresor udara.

Pada tahun 2015, Elon Musk mendirikan Gigafactory, sebuah pabrik yang membuat baterai lithium untuk mobil Tesla. Selain itu Elon Musk juga bergabung dengan SolarCity yaitu perusahaan yang menyediakan layanan energi.

Featured Post

Rahasia Nusantara

Candi Misterius Wangsa Syailendra Penulis : Asisi Suhariyanto Penerbit : GagasMedia, 2024 Tebal : 274 halaman Budaya bukan sekedar kesenian ...

Related Posts