Saturday, November 8, 2014

The Secret of Lee Byung Chull

Rahasia Dibalik Kesuksesan Samsung


Oleh : Erwin Halim

Penerbit : Kobis, 2014
Tebal : 240 halaman


Sekarang Samsung dikenal dengan berbagai madam perangkat Android kelas atas, seperti Samsung Galaxy S4, Galaxy Note dan Galaxy Tab. Samsung menjadi produsen Android terbesar dan terpopuler saat ini. Dan berdasarkan data yang dirilis terdapat 5 produk Samsung yang menjadi 10 produk smartphone yang terlaris pada tahn 2013.

Samsung awalnya hanyalah perusahaan kecil dari Korea yang didirikan pada tahun 1938 oleh Lee Byung Chull. Tidak lama kemudian, bisnis ini mengalami berbagai kendala. Lee Byung Chull terus mempertahankan dan mengembangkan bisnisnya hingga dia meninggal.

Samsung kemudian dilanjutkan oleh anaknya yaitu Lee Kun Hee pada tahun 1987. Pada masa Lee Kun Hee inilah Samsung berkembang pesat hingga ke penjuru dunia.

Pada tahun 2008 Lee Kun Hee digantikan oleh anaknya, yaitu Lee Jae Yong.

Sebelum Samsung mampu merajai dunia ponsel, pada tahun 1990-an Motorola menguasai sekitar 60-70% pasar telekomunikasidi Korea, sementara Samsung hanya 10%. Namun kemudian Samsung berhasil memperoleh peningkatan penjualan 25.8% pada tahun 1994 dan 51,5% pada tahun 1995. Pada saat itu Motorola mengalami penurunan menjadi 42.1%.

Samsung memiliki prinsip, strategi dan mimpi yang selalu mereka pegang teguh. Sehingga Samsung mampu bertahan dalam jangka waktu lama dan Samsung dapat meraih popularitas serta Samsung mampu memiliki umur yang panjang.

---

Ketika kita membicarakan tentang perusahaan teknologi global yang mendominasi pasar, Samsung adalah nama yang tidak mungkin dilewatkan. Kesuksesan yang luar biasa dari perusahaan ini telah menjadikannya salah satu pemimpin di berbagai industri, mulai dari elektronik konsumen hingga semikonduktor. 

Ketika kita berbicara tentang kesuksesan bisnis global, tidak mungkin untuk tidak menyebut nama Samsung. Perusahaan ini telah menjadi salah satu ikon teknologi terbesar di dunia, dan di balik keberhasilannya terdapat kisah inspiratif dari pendirinya, Lee Byung Chull.

Tetapi, apa sebenarnya rahasia di balik kesuksesan Samsung?.

Segalanya dimulai dengan seorang pria visioner bernama Lee Byung Chull, pendiri Samsung. Pada tahun 1938, Lee mendirikan Samsung sebagai perusahaan perdagangan yang awalnya bergerak di bidang ekspor-impor. Namun, visi Lee tidak terbatas pada bisnis semacam itu. Dia memiliki impian yang lebih besar untuk membuat Samsung menjadi pemimpin di berbagai industri.

Lee Byung Chull lahir pada tahun 1910 di distrik Uiryeong, Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan. Dia dibesarkan dalam lingkungan yang sederhana, namun memiliki visi besar untuk masa depannya. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, termasuk pendudukan Jepang dan perang Korea, Lee Byung Chull tidak pernah kehilangan keyakinan dan semangatnya untuk meraih kesuksesan.

Pada tahun 1938, Lee Byung Chull mendirikan perusahaan yang awalnya bernama Samsung Trading Company. Perusahaan ini awalnya bergerak dalam bisnis ekspor-impor, menjual berbagai barang seperti buah-buahan, ikan kering, dan lainnya. Namun, visi Lee Byung Chull tidak terbatas pada bisnis semacam itu. Dia memiliki ambisi yang jauh lebih besar.

Salah satu rahasia kesuksesan Samsung adalah fokus yang tak tergoyahkan pada inovasi. Perusahaan ini tidak pernah puas dengan status quo dan terus mendorong batas-batas teknologi. Samsung secara konsisten menginvestasikan jumlah besar dalam riset dan pengembangan, memastikan bahwa mereka tetap berada di garis depan dalam menghadapi persaingan sengit di pasar global.

Salah satu kunci kesuksesan Lee Byung Chull adalah kemampuannya untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan pasar. Dia memimpin Samsung untuk beralih ke berbagai industri, termasuk pembangkit listrik, asuransi, sekuritas, dan lainnya. Namun, langkah paling berani yang diambilnya adalah memasuki industri elektronik pada tahun 1960-an.

Pada era di mana teknologi mulai menjadi kebutuhan utama, Lee Byung Chull memimpin Samsung untuk memproduksi barang-barang elektronik seperti televisi, mesin cuci, dan peralatan rumah tangga lainnya. Keputusan ini membawa Samsung menuju kesuksesan besar, dan perusahaan itu berkembang menjadi salah satu pemimpin global dalam industri teknologi.

Samsung bukan hanya perusahaan yang berfokus pada satu bidang industri. Salah satu kunci keberhasilannya adalah diversifikasi portofolio bisnisnya. Mulai dari elektronik konsumen hingga layanan telekomunikasi, semikonduktor, dan infrastruktur, Samsung memiliki jari-jari yang terjalin di berbagai sektor. Diversifikasi ini memberikan kekuatan kepada perusahaan untuk mengatasi fluktuasi pasar dan mengambil keuntungan dari peluang baru.

Di balik kesuksesan bisnisnya, Lee Byung Chull juga dikenal karena filosofi bisnisnya yang kuat. Dia percaya pada pentingnya inovasi, integritas, dan dedikasi terhadap pelanggan. Dia juga mengutamakan kualitas produk dan kepuasan pelanggan di atas segalanya. Filosofi ini tidak hanya membantu Samsung membangun reputasi yang solid, tetapi juga memengaruhi cara perusahaan beroperasi hingga saat ini.

Samsung dikenal dengan produk-produknya yang berkualitas tinggi dan desain yang menarik. Mereka menyadari bahwa konsumen modern tidak hanya mencari fitur-fitur canggih, tetapi juga pengalaman pengguna yang memuaskan. Oleh karena itu, Samsung terus berupaya untuk menghasilkan produk yang tidak hanya berkinerja unggul tetapi juga estetis dan mudah digunakan.

Meskipun Lee Byung Chull meninggal pada tahun 1987, warisan dan semangat kewirausahaannya tetap hidup dalam DNA Samsung. Perusahaan terus tumbuh dan berkembang, memimpin inovasi di berbagai bidang teknologi seperti telepon pintar, televisi layar datar, dan perangkat elektronik lainnya.

Salah satu prinsip utama yang mendorong kesuksesan Samsung adalah komitmen mereka terhadap kepuasan pelanggan. Perusahaan ini tidak hanya berfokus pada penjualan, tetapi juga pada membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan mereka. Dengan mendengarkan umpan balik pelanggan dan terus meningkatkan produk dan layanan mereka, Samsung telah memenangkan kepercayaan dan loyalitas konsumen di seluruh dunia.

Kisah Lee Byung Chull adalah bukti nyata bahwa dengan tekad, inovasi, dan dedikasi yang kuat, tidak ada hal yang tidak mungkin dalam dunia bisnis. Dia adalah contoh inspiratif bagi para pengusaha di seluruh dunia, mengajarkan kita bahwa dengan visi yang jelas dan kerja keras, kita dapat meraih kesuksesan yang luar biasa. Semangatnya terus menginspirasi generasi berikutnya untuk bermimpi dan meraih lebih dari yang pernah mereka bayangkan.

Kesuksesan Samsung tidak terjadi begitu saja. Ini adalah hasil dari visi yang kuat, inovasi tanpa henti, diversifikasi portofolio, fokus pada kualitas dan desain, serta komitmen terhadap pelanggan. Kisah inspiratif dari perusahaan ini mengajarkan kita bahwa dengan tekad yang kuat dan dedikasi yang tak tergoyahkan, tidak ada yang tidak mungkin dicapai. Samsung terus menjadi pendorong utama inovasi dan kemajuan dalam dunia teknologi, dan warisan Lee Byung Chull terus menginspirasi generasi berikutnya untuk bermimpi dan meraih lebih dari yang pernah mereka bayangkan.
---

#sinopsisbuku #resensibuku

Saturday, November 1, 2014

Abraham Lincoln

Bapak Demokrasi Sepanjang Masa




Oleh : A. Faidi, S. Hum

Penerbit : IRCiSoD, 2014
Tebal : 327 halaman


"Democracy is government on the people, by the people and for the people"
(Dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat)

Kata-kata itulah yang diungkapkan oleh Abraham Lincoln dalam sebuah pidatonya yang disampaikan di Gettysburg. Meski singkat, kata-katanya menjelma menjadi mantra yang mampu menyihir masyarakat untuk membangun dan menciptakan sebuah pemerintahan yang benar-benar meng-agung-kan kedaulatan rakyat.

Abraham Lincoln merupakan presiden Amerika Serikat yang ke-16, yang dikenal sebagai bapak demokrasi. Sumbangsihnya yang cukup besar dalam memimpin bangsanya keluar dari perang saudara dan telah mampu menyatukan Amerika Utara dan Amerika Selatan menjadi sebuah negara federasi yang bersatu.

Isi buku yang menjadi favoritku adalah ada di halaman 46. Yang menceritakan ketika para Senator berdatangan mendesak Lincoln untuk melakukan reorganisasi dalam kabinetnya. Lincoln menyuguhi para senator tersebut dengan sebuah cerita tentang seorang petani tua di Illinois.

Dalam ceritanya, petani tua tersebut telah banyak mengalami kesulitan dalam menghadapi gangguan seekor musang terhadap tanamanya. Pada suatu malam, petani itu keluar rumah dengan membawa senjata api di tanggannya. Ia bersembunyi di balik semak-semak dan menunggu kedatangan sang musang.

Tidak lama kemudian, sang musang pun datang. Akan tetapi, musang yang dikiranya hanya 1 ekor, ternyata berjumlah 7 ekor musang. Kemudian, ia membidik 1 ekor musang dan menembaknya. Akan tetapi. ternyata seekor musang yang berhasil dibunuhnya malah menimbulkan bau yang luar biasa menyengat. Karena itulah, sang petani pun membiarkan 6 ekor musang lainnya pergi dan tidak jadi dibunuhnya.

Demikanlah cerita Lincoln yang disuguhkan terhadap para senator yang mendesaknya untuk menghitung anggota kabinetnya. Tanpa banyak bicara, para senator pun mengerti maksud Lincoln. Sejak saat itu, tidak ada lagi pembicaraan mengenai reorganisasi kabinet.


#sinopsisbuku #resensibuku

Featured Post

The Jesus Family Tomb

Related Posts