Showing posts with label Sastra. Show all posts
Showing posts with label Sastra. Show all posts

Wednesday, March 19, 2025

Parker Pyne Investigates

Oleh : Agatha Christie

Penerbit : Yayasan Karya Bhakti, 1977

Tebal : 231 halaman


Parker Pyne Investigates adalah kumpulan cerita pendek karya Agatha Christie yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1934. Buku ini memperkenalkan karakter Mr. Parker Pyne, seorang pensiunan pegawai negeri yang beralih profesi menjadi konsultan kebahagiaan. Dengan iklan sederhana di surat kabar—"Apakah Anda bahagia? Jika tidak, hubungi Parker Pyne"—ia menawarkan jasanya untuk menyelesaikan berbagai masalah emosional dan kehidupan kliennya, mulai dari kebosanan dalam pernikahan hingga ancaman kejahatan.

Buku ini terdiri dari dua bagian utama. Bagian pertama berfokus pada kasus-kasus yang ditangani Parker Pyne di London. Ia menggunakan keahlian psikologi dan pengamatan tajam terhadap sifat manusia untuk membantu kliennya. 

Beberapa cerita yang menarik dalam bagian ini adalah The Case of the Discontented Soldier, di mana seorang mantan perwira merasa hidupnya membosankan hingga Parker Pyne merancang petualangan yang mengubah hidupnya. Ada juga The Case of the Rich Woman, yang mengisahkan seorang wanita kaya yang tidak bahagia meskipun memiliki segalanya, dan Parker Pyne menemukan solusi unik untuknya.

Bagian kedua dari buku ini membawa Parker Pyne dalam perjalanan ke Timur Tengah, di mana ia tanpa sengaja terlibat dalam berbagai kasus kriminal dan misteri. Salah satu cerita paling terkenal dalam bagian ini adalah The House at Shiraz, yang berlatar di Persia dan mengisahkan penyelamatan seorang wanita yang diduga telah meninggal. 

Ada pula Death on the Nile, yang bukan bagian dari novel terkenal dengan judul yang sama, tetapi merupakan kisah pendek tentang seorang wanita yang mengalami pengalaman aneh di kapal pesiar di Sungai Nil.

Gaya penyelesaian kasus Parker Pyne berbeda dari detektif khas Agatha Christie seperti Hercule Poirot atau Miss Marple. Alih-alih mengandalkan bukti fisik, ia lebih menekankan pemahaman mendalam tentang kepribadian dan motivasi manusia. Dengan pendekatan unik ini, Parker Pyne Investigates menawarkan sesuatu yang segar bagi para penggemar misteri, sekaligus memperlihatkan sisi lain dari kepiawaian Agatha Christie dalam menciptakan karakter dan alur cerita yang menarik.

Wednesday, March 5, 2025

The Nanny Diaries

Oleh : Emma McLaughlin dan Nicola Kraus

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, 2008

Tebal : 406 halaman


The Nanny Diaries adalah novel yang ditulis oleh Emma McLaughlin dan Nicola Kraus, yang pertama kali diterbitkan pada tahun 2002. Novel ini mengisahkan pengalaman seorang pengasuh anak (nanny) di lingkungan elit New York, yang dipenuhi dengan intrik sosial, kehidupan glamor, dan kesenjangan kelas. Kisahnya didasarkan pada pengalaman nyata para penulis yang pernah bekerja sebagai nanny untuk keluarga kaya di Manhattan.

Tokoh utama dalam novel ini adalah Anny, seorang mahasiswi cerdas yang tinggal di New York dan mencari pekerjaan sambilan untuk membiayai pendidikannya. Ia akhirnya mendapatkan pekerjaan sebagai pengasuh anak laki-laki berusia empat tahun bernama Grayer X, yang berasal dari keluarga kaya di Upper East Side, Manhattan.

Orang tua Grayer, Tuan dan Nyonya X, adalah pasangan sosialita kelas atas yang sangat sibuk dengan urusan bisnis dan kehidupan sosial mereka, hingga hampir tidak memperhatikan anak mereka sendiri. Nanny bertugas mengurus Grayer, mulai dari mengantarnya ke sekolah, membantunya dalam kegiatan sehari-hari, hingga menjadi sosok ibu pengganti yang memberikan kasih sayang.

Namun, bekerja untuk keluarga X bukanlah hal yang mudah. Nyonya X adalah wanita yang dingin, perfeksionis, dan sering kali memperlakukan Nanny dengan kasar dan semena-mena. Ia menetapkan aturan-aturan ketat dan sering kali berubah-ubah sesuai dengan mood-nya. Sementara itu, Tuan X adalah sosok ayah yang hampir tidak pernah hadir dan terlibat dalam kehidupan Grayer.

Di tengah tekanan pekerjaannya, Nanny juga harus menghadapi berbagai tantangan pribadi, termasuk hubungannya dengan keluarganya sendiri dan romansa dengan seorang pria tampan yang ia juluki Harvard Hottie.

Seiring waktu, Nanny mulai merasa semakin frustrasi dengan perlakuan buruk dari Nyonya X dan betapa tidak adilnya kehidupan bagi orang-orang seperti dirinya yang harus bekerja keras untuk melayani orang-orang kaya. Ia juga semakin dekat dengan Grayer dan menyadari betapa anak itu sangat kesepian dan merindukan kasih sayang orang tuanya.

Puncak konflik terjadi ketika Tuan X terlibat dalam skandal perselingkuhan, dan Nyonya X semakin memperketat kontrolnya terhadap kehidupan rumah tangga mereka. Nanny akhirnya tidak tahan lagi dengan perlakuan yang ia terima dan memilih untuk mengundurkan diri. Namun, keputusannya itu sangat berat karena ia harus meninggalkan Grayer, anak yang sudah sangat ia sayangi.

Novel ini menggambarkan dengan tajam kesenjangan sosial antara kelas pekerja dan kelas atas, serta bagaimana orang-orang kaya sering kali mengabaikan tanggung jawab emosional mereka terhadap anak-anak mereka sendiri. Melalui sudut pandang Nanny, pembaca diajak untuk melihat realitas dunia pengasuhan anak dalam keluarga kaya yang tidak selalu seindah yang terlihat dari luar.

Di sisi lain, The Nanny Diaries juga menyoroti pentingnya kasih sayang dan perhatian dalam membesarkan anak, sesuatu yang sering kali tidak bisa digantikan dengan uang atau fasilitas mewah.

The Nanny Diaries adalah novel yang penuh dengan sindiran sosial, humor, serta kritik terhadap gaya hidup masyarakat kelas atas. Dengan gaya penulisan yang mengalir dan menghibur, novel ini tidak hanya menyajikan cerita yang menarik, tetapi juga memberikan wawasan mendalam tentang realitas sosial yang sering kali tersembunyi di balik kehidupan glamor kota besar.

Wednesday, December 11, 2024

Tukar Takdir

Oleh : Valiant Budi

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, 2019

Tebal : 221 halaman

Tukar Takdir menceritakan perkara yang kita takuti dan pasti terjadi dalam 12 (dua belas) nasib yang salah satunya mungkin pernah, sedang, atau akan jadi milikmu.

[Takdir 1] : Seandainya aku benar-benar bisa mengulang waktu, apakah aku akan bisa mengubah nasibku dan penumpang lainnya? Atau cuma repetisi tragedi semata?

[Takdir 2] : Saya seperti luwak yang harus merasa bersalah kalau nggak berak karena sudah diberi kandang dan makanan.

[Takdir 3] : Elo nggak perlu bohong, tapi nggak perlu jujur juga. Kita jebak para tahi cecak itu ke alam asumsi mereka sendiri.

[Takdir 4] : Godaan setan, penolakan batin, dan rintihan Maryati silih berganti menghantuiku.

[Takdir 5] : Aku baru tahu bahwa aku ini berbeda saat Mama memperlihatkan foto-fotoku yang sedang tampil menari di pentas seni taman kanak-kanak.

[Takdir 6] : Kite diguna-guna, Mak! Pasti ada yang sirik banget karena warung kite laku keras!

[Takdir 7] : Aku tak tahu pasti apakah Mamah sedang butuh pelarian, atau sudah telanjur terbutakan cinta—atau sudah pasrah menerima kenyataan bahwa lelaki sering berbohong.

[Takdir 8] : Selama di sini, saya sering menyaksikan mereka yang datang berharap-harap romansa, pulang-pulang hati babak belur.

[Takdir 9] : Kehilangan sahabat saja sudah perih, apalagi kehilangan sahabat yang mengandung masa depanmu; anak-anakmu?

[Takdir 10] : Seindah-indahnya kenangan, kalau diingat dalam keadaan buruk, bisa berbalik menyengsarakan.

[Takdir 11] : Kami juga bisa tampil rupawan. Kami tak selamanya akan menggentayangi tempat gelap dan sepi.

[Takdir 12] : Pantas saja kematian tetap jadi misteri, karena setiap yang tahu, akan dibuat terbungkam saat terlahir kembali.

Wednesday, November 13, 2024

The Riddler's Revenge

Oleh : Bob Kane & Bill Finger

Penerbit : DC Comics, 2016

Tebal : 18 halaman



Wednesday, October 16, 2024

Bersikap Sinis pada Hidup

Oleh : Ambrose Bierce

Penerbit : Bakung Putih, 2021

Tebal : 133 halaman

Kumpulan esai yang merentang dalam berbagai tema, seperti peradaban, dunia yang gila, keabadian, hukuman mati hingga emasipasi perempuan.

Wednesday, October 9, 2024

Telaga Air Mata

Diangkat dari kisah nyata Yeni Christina.

Oleh : Ris Prasetyo

Penerbit : Alam Budaya, 1984

Tebal : 203 halaman

Novel ini membahas kebijakan Orde Baru tentang pembauran etnis Tionghoa dan kebijakan anti komunis. Ris Prasetyo menggunakan kisah nyata kehidupan Yeni Khristina untuk menggambarkan bagaimana kebijakan pembauran dan anti komunis di masyarakat.

Wednesday, September 18, 2024

Mahameru 3676 mdpl

Oleh : Christiana Dwijantini

Penerbit : Vigi Bless Publisher, 2020

Tebal : 134 halaman

Mahameru 3667 mdpl, adalah sebuah cerita tentang perjalanan panjang untuk merengkuh Mahameru yang dibumbui romantika selama perjalanan sebagai gambaran nyata tentang bagaimana hidup di medan lapangan.

Saat semua terbatas, saat ruang dan waktu begitu sempit, sementara semua menginginkan dan membutuhkan, disitulah poin utama tentang kebersamaan. 

Wednesday, September 4, 2024

Stories of Crime and Detection

Penerbit : Macmillan Education, 1975


Stories of Crime and Detection adalah kumpulan cerita pendek yang diterbitkan oleh Macmillan Education pada tahun 1975. Buku ini ditujukan untuk pembaca muda dan pelajar bahasa Inggris, memberikan kombinasi antara hiburan dan pembelajaran bahasa melalui kisah-kisah kriminal dan detektif. Dengan total 118 halaman, buku ini menyajikan cerita-cerita yang mudah diikuti, namun tetap menarik, sesuai dengan tujuan edukatifnya.

Buku ini berisi sejumlah cerita kriminal dan detektif yang mengajak pembaca masuk ke dalam dunia misteri dan penyelidikan. Kisah-kisah ini menampilkan berbagai kasus, mulai dari pencurian hingga pembunuhan, yang diselesaikan oleh tokoh detektif dengan keterampilan analisis yang tajam. Cerita-cerita ini menggabungkan elemen suspense (ketegangan) dan logika, yang dirancang untuk menstimulasi rasa ingin tahu pembaca.

Selain menghibur, buku ini juga menyampaikan pelajaran moral, seperti pentingnya kejujuran, kerja keras, dan keberanian. Setiap kasus diselesaikan dengan cara yang adil, menunjukkan bahwa kebenaran dan keadilan pada akhirnya akan menang.

Wednesday, July 17, 2024

Bukan Pasar Malam

"Bukan Pasar Malam" adalah sebuah novel pendek karya Pramoedya Ananta Toer yang menghadirkan refleksi mendalam tentang kehidupan, kematian, dan kekecewaan yang dialami seorang anak terhadap kondisi keluarganya. 

Novel ini bersifat semi-otobiografis dan menggambarkan pengalaman pribadi penulis dalam menghadapi situasi kematian, kehilangan, dan kompleksitas kehidupan di Indonesia pasca-perang. Judul novel ini sendiri mengisyaratkan bahwa kehidupan bukanlah sebuah hiburan sementara yang meriah seperti pasar malam, tetapi penuh dengan perjuangan dan kesulitan.

Novel ini merupakan salah satu karya awal Pramoedya yang menyoroti pengalaman pribadi dan sosial dalam konteks kehidupan masyarakat Indonesia pada masa itu.

"Bukan Pasar Malam" adalah sebuah karya sastra yang dalam dan penuh makna, yang menggambarkan sisi-sisi kehidupan yang sering kali suram dan mengecewakan. Pramoedya Ananta Toer, dengan gaya penulisannya yang kuat dan penuh empati, berhasil menyampaikan pesan-pesan tentang kehidupan, kematian, dan pentingnya menerima kenyataan yang ada. 

Novel ini merupakan cerminan dari perjuangan batin manusia dalam menghadapi kerasnya hidup, dan tetap relevan bagi pembaca hingga saat ini.

Novel ini mengikuti perjalanan tokoh utama, yang tanpa nama, yang merupakan representasi dari penulis sendiri. Ia kembali ke kampung halamannya setelah menerima kabar bahwa ayahnya sakit keras. Kepulangan ini menjadi titik awal refleksi tokoh utama terhadap berbagai aspek kehidupan, seperti hubungan keluarga, kemiskinan, dan dampak revolusi terhadap masyarakat.

Dalam perjalanan pulangnya, tokoh utama dihadapkan pada berbagai kenangan tentang ayahnya dan keluarganya, serta perubahan yang terjadi selama ia pergi. Ayahnya, seorang tokoh yang dulu kuat dan idealis, kini terbaring sakit dan tak berdaya, mencerminkan kemunduran dan ketidakberdayaan hidup.

Novel ini berfokus pada konflik batin yang dialami oleh tokoh utama saat ia melihat ayahnya dalam kondisi sekarat. Di satu sisi, ia dihantui oleh rasa bersalah karena tidak bisa berbuat banyak untuk keluarganya. Di sisi lain, ia juga merenungkan makna kehidupan dan kematian, serta apa yang telah ia perjuangkan selama ini. Perjalanan ini memaksa sang tokoh utama untuk menghadapi realitas bahwa hidup tidak selalu sesuai dengan harapan, dan pengorbanan sering kali tidak mendapat imbalan yang setimpal.

Ketika akhirnya ayahnya meninggal, tokoh utama merasakan kehampaan yang mendalam. Namun, melalui pengalaman tersebut, ia belajar tentang ketidakpastian hidup dan keharusan untuk menerima kenyataan yang pahit. Perjuangan revolusi yang telah ia lalui bersama teman-temannya juga tidak memberikan hasil yang diinginkan, meninggalkan luka yang sulit diobati.

Pramoedya Ananta Toer dikenal dengan gaya penulisan yang sederhana namun penuh makna. Dalam Bukan Pasar Malam, Pramoedya menggunakan narasi orang pertama yang introspektif dan penuh perenungan, memungkinkan pembaca untuk masuk ke dalam pikiran dan perasaan tokoh utama. Deskripsi yang realistis dan penggunaan bahasa yang lugas menciptakan suasana yang sangat dekat dengan kehidupan nyata.

Selain itu, novel ini mencerminkan gaya realisme sosial yang menjadi ciri khas karya-karya Pramoedya. Melalui kehidupan tokoh-tokohnya, Pramoedya menghadirkan potret kehidupan masyarakat Indonesia pada masa-masa awal kemerdekaan, di mana kemiskinan, ketidakadilan, dan ketidakpastian masih menjadi tantangan utama.

Melalui Bukan Pasar Malam, Pramoedya menyampaikan pesan tentang pentingnya menerima kenyataan hidup yang tidak selalu adil dan penuh perjuangan. Hidup, seperti yang digambarkan dalam judulnya, bukanlah seperti pasar malam yang penuh keriangan dan sementara. Hidup lebih kompleks, penuh dengan kehilangan, pengorbanan, dan kesedihan. Namun, meskipun demikian, kehidupan harus dijalani dan dihadapi, apa pun yang terjadi.

Bukan Pasar Malam adalah karya yang menggambarkan refleksi mendalam tentang kehidupan, kematian, dan ketidakpastian hidup. Novel ini tidak hanya memberikan wawasan tentang hubungan keluarga dan pengorbanan, tetapi juga merupakan kritik sosial terhadap kondisi masyarakat Indonesia pada masa awal kemerdekaan. Dengan gaya penulisan yang penuh perenungan dan realisme yang tajam, Pramoedya Ananta Toer berhasil menyampaikan pesan universal tentang bagaimana manusia menghadapi tantangan hidup yang tidak terduga.

Wednesday, July 10, 2024

Convenience Store Woman

"Convenience Store Woman" adalah sebuah novel karya penulis Jepang Sayaka Murata yang mengisahkan kehidupan seorang perempuan yang bekerja di sebuah toko serba ada (konbini) di Tokyo. Novel ini mengeksplorasi tema-tema seperti konformitas sosial, pencarian identitas, dan bagaimana seseorang menemukan tempatnya dalam masyarakat yang memiliki harapan tertentu terhadap individu.

"Convenience Store Woman" adalah sebuah karya yang sederhana namun penuh makna, yang mengajak pembaca untuk merenungkan tentang bagaimana mereka menilai diri sendiri dan orang lain. Melalui karakter Keiko Furukura, Sayaka Murata memberikan pandangan yang segar tentang arti kebahagiaan dan identitas dalam dunia yang penuh tekanan sosial. 

Novel ini adalah bacaan yang menginspirasi dan membuka mata, terutama bagi mereka yang merasa berbeda atau terasing dalam masyarakat.

Wednesday, July 3, 2024

Orang-orang Proyek

"Orang-orang Proyek" adalah sebuah novel karya Ahmad Tohari yang menggambarkan kehidupan para pekerja dalam dunia proyek pembangunan di Indonesia, khususnya pada era Orde Baru. Novel ini tidak hanya menyoroti sisi teknis pekerjaan proyek, tetapi juga mengupas tuntas praktik-praktik korupsi, manipulasi, dan dilema moral yang dihadapi oleh para tokohnya. 

Ahmad Tohari, yang dikenal dengan karyanya yang kuat dalam menyuarakan keprihatinan sosial, sekali lagi menghadirkan sebuah narasi yang mengkritisi realitas sosial dan politik di Indonesia.

"Orang-orang Proyek" adalah sebuah karya sastra yang kuat dan relevan, yang menghadirkan potret nyata dari tantangan moral yang dihadapi oleh mereka yang bekerja di dunia proyek di Indonesia. Ahmad Tohari dengan cemerlang menggambarkan bagaimana individu yang jujur dan idealis harus berjuang di tengah tekanan sistem yang korup. 

Novel ini tidak hanya menyajikan kritik terhadap praktik-praktik korupsi, tetapi juga menjadi refleksi mendalam tentang nilai-nilai integritas, moralitas, dan kemanusiaan.

Wednesday, June 26, 2024

Perempuan di Titik Nol

"Perempuan di Titik Nol" adalah sebuah novel yang menggugah dari penulis feminis Mesir, Nawal El Saadawi. Buku ini didasarkan pada kisah nyata seorang perempuan bernama Firdaus, yang dipenjara dan dijatuhi hukuman mati karena membunuh seorang pria. 

Novel ini adalah sebuah perjalanan emosional dan psikologis yang menyoroti kehidupan seorang perempuan yang mengalami penindasan, kekerasan, dan eksploitasi dalam masyarakat patriarkal.

"Perempuan di Titik Nol" adalah sebuah karya sastra yang kuat dan provokatif, yang memberikan suara kepada perempuan yang tertindas dan menunjukkan kekuatan keberanian serta tekad dalam menghadapi ketidakadilan. Nawal El Saadawi berhasil menciptakan karakter Firdaus sebagai simbol pemberontakan dan kebebasan, yang tetap relevan hingga hari ini dalam perjuangan melawan patriarki dan kekerasan terhadap perempuan. 

Novel ini merupakan bacaan penting bagi siapa saja yang tertarik pada isu-isu feminisme, hak asasi manusia, dan keadilan sosial.

Wednesday, June 19, 2024

Kronik Betawi

"Kronik Betawi" adalah sebuah novel sejarah yang ditulis oleh Ratih Kumala, yang menggambarkan kehidupan di Jakarta (dahulu disebut Batavia) dari akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Novel ini mengisahkan sejarah dan budaya Betawi melalui mata beberapa generasi dalam satu keluarga. 

Dengan latar belakang sosial dan politik yang kaya, novel ini menawarkan pandangan mendalam tentang perubahan yang terjadi di Batavia pada masa kolonial Belanda.

"Kronik Betawi" adalah sebuah karya sastra yang kuat, yang menggabungkan sejarah, budaya, dan kisah manusia dalam narasi yang kaya dan mendalam. Dengan gaya penulisan yang menggugah dan karakter-karakter yang mendalam, Ratih Kumala berhasil membawa pembaca menyelami kehidupan Batavia yang kompleks dan dinamis. 

Buku ini merupakan bacaan penting bagi mereka yang tertarik pada sejarah, budaya, dan identitas Jakarta serta masyarakat Betawi.

Wednesday, June 12, 2024

Tartuffe

Judul buku : Tartuffe.

Penulis: Molière.


"Tartuffe," juga dikenal sebagai "The Impostor" atau "The Hypocrite," adalah sebuah drama komedi klasik yang ditulis oleh penulis Prancis terkenal, Molière, pada tahun 1664. Drama ini merupakan salah satu karya paling terkenal dari Molière dan dikenal karena kritiknya yang tajam terhadap kemunafikan agama dan sosial. 

"Tartuffe" mengeksplorasi tema kemunafikan, terutama kemunafikan agama, di mana seseorang berpura-pura saleh untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Molière juga menyoroti kebutaan dan kebodohan yang dapat terjadi ketika seseorang terlalu percaya dan tidak kritis dalam menilai orang lain. Drama ini juga mengajarkan pentingnya akal sehat, kewaspadaan, dan kebenaran.

"Tartuffe" adalah sebuah karya teater yang tetap relevan hingga hari ini karena kritiknya terhadap kemunafikan dan kebodohan manusia. Molière dengan cerdas menggunakan humor dan satire untuk mengeksplorasi topik-topik ini, membuat "Tartuffe" menjadi sebuah karya yang tak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pelajaran moral yang mendalam.

Wednesday, June 5, 2024

Semua untuk Hindia

"Semua untuk Hindia" adalah sebuah kumpulan cerita pendek karya Iksaka Banu yang menggambarkan kehidupan di Hindia Belanda (Indonesia) pada masa kolonial. Melalui ceritanya, Iksaka Banu membawa pembaca ke dalam dunia yang penuh dengan konflik budaya, ketidakadilan sosial, dan pergulatan identitas. Buku ini berisi delapan cerita pendek yang mengangkat berbagai perspektif dari tokoh-tokoh berbeda, baik pribumi maupun kolonial.

Buku ini menampilkan tema-tema seperti kolonialisme, ketidakadilan sosial, eksploitasi, dan kemanusiaan. Iksaka Banu menyoroti kompleksitas hubungan antara penjajah dan yang dijajah, serta bagaimana individu di kedua belah pihak berjuang dengan dilema moral dan identitas mereka. Melalui narasi yang mendalam dan realistis, Banu mengajak pembaca untuk merenungkan dampak jangka panjang dari kolonialisme terhadap masyarakat dan budaya.

Ringkasan Cerpen Semua untuk Hindia:

Cerita ini menggambarkan seorang pejabat Belanda yang terjebak antara tugasnya sebagai perwakilan kolonial dan simpati terhadap rakyat pribumi yang menderita akibat kebijakan pemerintah. Konflik batin sang pejabat menjadi inti dari cerita ini, memperlihatkan sisi kemanusiaan dalam sistem yang tidak adil.


Wednesday, February 14, 2024

The Jacatra Secret

Oleh : Rizki Ridyasmara

Penerbit : Salsabila, 2011

Tebal : 521 halaman


Rahasia besar jakarta yang sengaja dikubur dalam-dalam oleh para pembangunnya selama berabad-abad terkuat satu per satu. Bukti tak terbantahkan, sejarah yang tak tersampaikan.

Rahasia besar jakarta yang sengaja dikubur dalam-dalam oleh para pembangunnya selama berabad-abad terkuak satu per satu. Bukti tak terbantahkan berserakan; ada sejarah yang sengaja tak disampaikan.

Novel ini menyajikan banyak fakta sejarah yang mengarahkan pembacanya ke keilmuan kontra-arus utama. Dengan menyusun teori konspirasi, khususnya teori konspirasi simbolik, menjadikan novel ini menjadi buku yang seru.

Dalam buku ini banyak juga menguak sejarah-sejarah yang agaknya tak banyak ditemui dalam buku sejarah mainstream. Seperti sejarah terbentuknya Batavia, hingga bangunan-bangunan bekas penjajahan yang masih kokoh berdiri di Jakarta. Bukan hanya bualan belaka, penulis banyak menyertakan foto-foto sebagai penguat fakta yang ia sajikan.

Simbol merupakan sesuatu yang penting bukan hanya bagi Freemason, tetapi modern ini setiap organisasi khususnya di Indonesia memiliki simbol yang memiliki makna berbeda sesuai kultur organisasi dan tujuan organisasi itu sendiri.

Freemason atau freemasonry merupakan organisasi rahasia yang terkait dengan suatu tarekat atau ajaran ritual yang tidak boleh dijelaskan kepada orang luar, namun mengandung nilai humanisme ketimbang nilai religius tradisional.

Banyak sekali ilmu pengetahuan yang dapat diambil dari buku ini. Khususnya yang berkaitan dangan sejarah Jakarta sebagai latar tempat dari buku ini sendiri.

Aada tiga sorotan yang akan coba dibahas satu persatu, yakni : Pertama, simbol-simbol Freemason yang tersebar di wilayah Jakarta dan kota besar lain di Indonesia.

TAHUKAH ANDA jika renovasi Air Mancur Bundaran Hotel Indonesia di tahun 2001 sarat dengan simbolisme Kabbalah, dimana proyeknya mengambil tema sentral “Cahaya” atau “Illuminaty”?

Wednesday, December 20, 2023

Slank

Oleh : Sukardi Rinakit

Penerbit : Galang Pustaka, 2013

Tebal : 272 halaman


Sebuah novel unik, yang menceritakan 5 tokoh yaitu Bimbim, Kaka, Ridho, Abdee dan Ivan yang dimulai pada malam hari tanggal 24 Desember 2012 di Sarang Kupu-kupu lalu kemudian mereka berlima terempar ke tahun 11.637 Sebelum Masehi, yaitu di sebuah Kerajaan Atlantis.

Sebuah petualangan yang asyik untuk diikuti dan dibaca oleh slankers.

Friday, July 15, 2022

10 ARRRRRGH

Oleh : Melly Goeslaw

Penerbit : Gagas Media, 2005

Tebal : 160 halaman

Buku yang aku baca ini merupakan buku cetakan ke-5 yang terbit di bulan Januari 2005, sedangkan buku cetakan pertama terbit di bulan November 2004.

Ada sebuah paragraf yang mau aku cuplik, yaitu sebagai berikut:

Menikahi lelaku yang dicintainya sama saja bermimpi menjemput badai. Anggi akan selalu mengingat nasihat cinta Damar. Anggi yakin bahwa manusia mempunyai hati yang sesungguhnya terbelah dua, dan kita harus mencari belahan hati kita. Siapa yang mempunyai sisi lain dari hari kita yang terbelah, itulah pasangan jiwa kita, nyawa kita dan lentera kehidupan kita yang mampu menggenangi kerasnya hidup sampai lentera itu dipadamkan oleh sang Jibril dan akhirnya menutup mata. 

Wednesday, May 4, 2022

Temukan Warna Hijau

Antologi Teenlit Asyik
Cekers Go Green

Oleh : Reni Erina, Aya Maulia, Hilal Ahmad, Hengki Kumayandi, Bambang Irwanto, Zukril Yu, Mifta Resti, Rikuba, Danang Febriansyah, Dewi Ari Ari, Natalia Desimoro, Ilalang_ps, Salmah Nurhaliza, Nanda Dyani Amilia, Marini

Penerbit : PT Elex Media Komputindo, 2014
Tebal : 153 halaman


Buku ini merupakan kumpulan cerpen (cerita pendek) anak muda yang membuktikan bahwa dunia remaja memang benar penuh akan cinta, namun tidak sekedar cinta monyet belaka, tapi juga termasuk cinta dalam artian luas yaitu peduli dengan penuh kesadaran untuk mencintai alam dan lingkungan.

Adalah Reni Erina sebagai pemrakarsa buku ini sekaligus sebagai pendiri grup penulis CK Writing.

Temukan Warna Hijau yang menjadi buku ini juga merupakan salah satu judul dalam cerpen yang ditulis oleh Aya Maulia. 

Dikisahkan Yo Nevil, yang tiba-tiba menjadi time traveler seperti John Titor. Yo Nevil pergi ke tahun 2080. Di sana dia mencoba melihat sekeliling untuk temukan warna hijau. Yang dimaksud adalah lingkungan hijau nan asri.

Namun yang mampu dia lihat hanyalah kaca tanpa ada tanaman satu pun.

Orang-orang disekelilingnya naman kurus dengan menggunakan masker. Hal ini dikarenakan mereka kurang makan dan kurang minum akibat menghemat bahan makanan dan menghemat air, sehingga mereka jarang minum, jarang mandi.

Banyak pabrik industri menyebabkan sulit untuk bernafas.

Limbah dan polusi plastik mencemari ekosistem laut. 

Tindakan manusia jaman dulu bagi manusia yang hidup di tahun 2080 adalah karena manusia saat itu menganggap hanya dan merasa cuma merusak kebun, cuma membuang sampah, cuma membuang sedikit limbah, cuma menebang sedikit pohon.

Sehingga kesemuanya itu menyebabkan anak dan cucu mereka di tahun 2080 menjadi menderita dan sengsara.

Wednesday, April 28, 2021

Aku

Berdasarkan Perjalanan Hidup dan Karya Penyair Chairil Anwar

Oleh : Sjuman Djaya

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2016

Tebal : 155 halaman

  • kalau sampai waktuku
  • kumau tak seorang kan merayu
  • tidak juga kau
  • tak perlu sedu sedan itu 
  • aku ini binatang jalang
  • dari kumpulannya terbuang

Diatas adalah penggalan syair yang dibacakan secara tidak sengaja bersamaan antara Rangga dan Cinta dalam film AADC (Ada Apa Dengan Cinta) yang pertama.

Puisi dari Chairil Anwar tersebut ada dalam buku yang berjudul Aku, yang dibukukan atau lebih tepatnya akan difilmkan oleh Sjuman Djaya.

Ya benar, Sjuman Djaya sudah menulis skenario tentang hidup Chairil Anwar. Namun skenario tersebut tidak jadi dilaksanakan. Sjuman Djaya semasa hidup membuat karya sebanyak 16 karya dalam jangka waktu 14 tahun.

Karya Sjuman Djaya hampir selalu meraih Piala Cintra dari FFI (Festival Film Indonesia). Sebagian judul film karya Sjuman Djaya misalnya Si Doel Anak Betawi dan Si Mamad (1973), Si Doel Anak Modern (1976)

Semula Chairil Anwar sebagai penyair dianggap merusak tatanan nilai sastra yang sudah ada sebelumnya, hal ini dikarenakan Chairil Anwar lebih suka menggunakan bahasa yang dekat dengan percakapan sehari hari.

Namun syair puisi dari Chairil Anwar merupakan aktualitas kehidupan dan hasil dari kristal perenungan. Sehingga dapat menggugah daya hidup pembacanya dan sehingga dapat menjangkau nilai yang lebih universal.

Chairil Anwar lahir di Medan pada tanggal 26 Juli 1922 dan meninggal di Jakarta pada tanggal 28 April 1949 saat masih berumur 26 tahun. Karya dia diperkirakan sejumlah 96 karya, termasuk 70 puisi. 

Featured Post

Wow Marketing

Oleh : Hermawan Kartajaya Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, 2015 Tebal : 239 halaman Marketing 1.0 : Product centric marketing, dimana obj...

Related Posts