Sunday, May 29, 2016

The Origin of Species

Teori Evolusi Manusia


Oleh : Charles Darwin

Penerbit : Indoliterasi, 2015
Tebal : 472 halaman


Buku ini sangat tebal, dan untuk merangkum atau membuat resensi yang utuh, untuk itu aku tampilkan saja cuplikan dari berbagai halaman dari buku "The Origin of Species" karya Charles Darwin.

Halaman 2
Masih diperdebatkan pada periode kehidupan apa yang menjadi penyebab variabilitas, apapun itu, umumnya bertindak selama periode awal atau akhir dari perkembangan embrio, atau pada saat pembuahan.

Halaman 37
Pengaruh-pengaruh variabilitas dimodifikasi oleh berbagai tingkat warisan dan pengembalian (reversi). Variabilitas diatur oleh banyak hukum yang tidak diketahui, terutama oleh korelasi pertumbuhan.

Halaman 45
Namun harus diakui bahwa di negara-negara yang paling terkenal kita menemukan jumlah terbesar bentuk dengan nilai yang meragukan.

Halaman 49
Varietas adalah yang paling berkembang atau dapat disebut sebagai spesies dominan - yaitu spesies yang mempunyai cakupan luas di seluruh dunia, yang paling menyebar di negara mereka sendiri, dan yang paling banyak individu - adalah yang paling sering menghasilkan varietas yang sangat menonjol.

Halaman 52
Satu hal yang paling penting dari perbedaan antara varietas dan spesies yaitu bahwa jumlah perbedaan antara varietas, bila dibandingkan dengan satu sama lain atau dengan spesies induknya, jauh lebih sedikit dibandingkan antar spesies dari genus yang sama.

Halaman 57
Seluruh ekonomi alam dengan setiap faktanya mengenai penyebaran, kelangkaan, kelimpahan, kepunahan dan variasi akan terlihat sama-samar atau bisa disalahartikan.

Halaman 76
Pelestarian variasi yang menguntungkan dan penolakan dari variasi yang merugikan saya sebut sebagai Seleksi Alam.

Halaman 163
Jika spesies memang berasal dari spesies lain melalui perubahan yang baik, mengapa kita tidak melihat banyak bentuk peralihan dimana-mana?

Halaman 172
Jika diambil kasus yang berbeda dan ditanyakan bagaimana binatang berkaki 4 pemakan serangga dapat diubah menjadi kelelawar terbang, maka pertanyaan itu akan jauh lebih sulit, dan saya tidak bisa memberikan jawaban.

Halaman 186
"Natura non facit saltum", alam tidak membuat lompatan. Milne Edwards mengungkapkan bahwa "Alam itu pemurah dalam varietas tetapi kikir dalam inovasi". Berdasarkan "Teori Penciptaan", semua bagian dan organ dari banyak makhluk independen, yang masing-masing dianggarp telah diciptakan secara terpisah untuk tempatnya yang tepat dia alam.

Saya kadang-kadang merasa banyak kesulitan dalam memahami asal-usul bagian-bagian yang sederhana, yang tampaknya tidak cukup penting sehingga menyebabkan terjadinya pelestarian terus menerus bagi individu yang bervariasi.

Halaman 187
Saya kadang-kadang merasakan banyak kesulitan dalam pikiran saya, meskipun dari jenis yang sangat berbeda, seperti kasus sebuah organ yang sama sempurna dan kompleksnya seperti mata.

Halaman 307
Teori seleksi alam didasarkan pada keyakinan bahwa setiap varietas baru dan akhirnya setiap spesies baru dihasilkan dan dipertahankan karena memiliki suatu kelebihan dari pesaingnya yang masuk dalam persaingan, dan kepunahan sebagai akibat bentuk-bentuk yang kurang beruntung merupakan kelanjutan yang hampir tak terelakkan.

Halaman 331
Maka jika catatan geologis memang setidak sempurna sebagaimana yang saya yakini, setidaknya dapat dipastikan bahwa catatan tersebut tidak dapat dibuktikan lebih sempurna lagi.

Halaman 337
Berdasarkan teori saya, ikatan itu adalah pewarisan sederhana yang sejauh pengetahuan kita merupakan penyebab dihasilkannya organisme-organisme yang mirip atau seperti yang kita lihat dalam kasus varietas, hampir mirip satu sama lain.

Halaman 397
Para naturalis mencoba untuk mengatur spesies, genus dan famili dalam masing-masing kelas, pada apa yang disebut Sistem Alam. Beberapa penulis melihatnya hanya sebagai skema untuk mengatur bersama benda-benda hidup yang paling mirip dan untuk memisahkan yang paling tidak mirip. Banyak naturalis berpikir bahwa sesuatu yang lebih dimaksudkan dengan Sistem Alam, mereka percaya bahwa itu mengungkapkan rencana Sang Pencipta.

Halaman 451
Berdasarkan pandangan bahwa spesies hanya merupakan varietas yang berciri kuat dan permanen, dan bahwa setiap spesies pertama kali tampil sebagai varietas, kita dapat melihat mengapa suatu garis pemisah tak dapat ditarik antara spesies-spesies yang biasanya dianggap sebagai hasil tindakan penciptaan tersendiri dan varietas-varietas yang diketahui telah dihasilkan oleh hukum sekunder.


#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Monday, May 23, 2016

How to Survive Change You Didn't Ask For

How to Survive Change You Didn't Ask For


Oleh : MJ Ryan

Penerbit : Tiga Serangkai
Tebal : 275 halaman


Terhadap perubahan seyogyanya kita tidak menentang akan perubahan, namun menghadapinya, seperti akar pohon yang mengubah arahnya jika ditemui batu atau seekor tikus yang akan mengubah taktiknya saat akan mendapatkan keju.

Otak kita terkadang tidak mampu mengimbangi komplesitas yang baru terhadap perubahan sehingga senantiasa mencari pola lama berdasarkan yang terjadi pada masa lalu. Kita tidak bisa mengubah apapun tanpa menerimanya.

Saat terjadi perubahan langkah yang terbaik dan berkembang adalah 3 C, yaitu Challenge, Control dan Commitment.
  1. Challenge, mempunyai arti bahwa perubahan merupakan tantangan bagi seseorang untuk tumbuh dan berkembang.
  2. Control, artinya jika terdapat perubahan misalnya kita jatuh, maka kita harus bangkit dan bertindak aktif, bukan malah bertindak pasif.
  3. Commitment, dalam menghadapi perubahan kita haru dapat menjalani hidup dengan penuh semangat.

Sebuah penelitian meneliti terdapat 4 aspek domain kompetensi yang dimiliki orang, yaitu Analitis, Prosedural, Rasional dan Inovatif, yaitu sebagai berikut :
  1. Analitis : data, fakta, angka, logis dan rasional
  2. Prosedural : proses, operasional, logistik dan taktik
  3. Rasional : perasaan, moral, kerja tim dan menumbuhkan orang
  4. Inovatif : kebaruan, kemungkinan, strategi dan gambaran besar.


#resensibuku
#sinopsisbuku
#potretbuku

116 Kiat Mempertajam Kinerja Anak Buah

Tips Menciptakan Loyalitas, Profesionalisme dan Produktivitas Anak Buah


Oleh : Cakra Sudarsana

Penerbit : Laksana, 2016
Tebal : 180 halaman


Cara untuk meningkatkan profesionalisme dari anak buah adalah memberikan kepercayaan, sehingga ada beberapa manfaat yang akan kita petik, yaitu diantaranya adalah :

  • Bekerja semaksimal mungkin
  • Pekerja bertanggung jawab penuh
  • Meningkatkan produktivitas
  • Mengangkat harga diri
  • Kinerja yang lebih baik

Pujian juga dapat mendongkrak semangat kerja sehingga pada akhirnya akan dapat meningkatkan produktivitas. Jika terdapat pekerja yang kurang produktif bisa jadi posisi pekerja tersebut tidak sesuai, sehingga perlu adanya perubahan jabatan untuk meningkatkan produktivitas.

Dengan melakukan perubahan jabatan, misalnya dengan memberikan posisi tinggi kepada anak buah yang masih muda dan yang lebih kompeten. Hal ini dikarenakan seseorang yang berada di zona nyaman seperti burung dalam sangkar yang pada akhirnya tidak dapat terbang menuju ke level yang lebih tinggi dalam kariernya.

Buddy system adalah prosedur 2 orang karyawan yang saling berpasangan dalam 1 tim yang bekerja bersama-sama sehingga dapat saling membantu dan saling memantau.

Kinerja adalah hasil kerja secara kualitas maupun kuantitas yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas sesuai tanggung jawab yang diberikan. Sedangkan manajemen kinerja adalah aktivitas untuk memastikan bahwa sasaran perusahaan telah dicapai secara konsisten dalam cara-cara efektif dan efisien.

Seorang pemimpin yang bekerja dengan cara mengancam, mengintimidasi, menyalahkan, menyerang sikap dan kepribadian maka pemimpin tersebut termasuk tipe yang kuno atau kolot. Pemimpin masa kini perlu mempunyai pola pikir yang modern yaitu pemimpin yang lebih terbuka terhadap ide-ide dari anak buahnya.

Karena bagi orang yang hanya bisa menggunakan palu, maka segala sesuatu akan terlihat seperti paku. Artinya jika pemimpin telah bertahun-tahun menggunakan metode X, maka ia kan mengira semua jawaban harus menggunakan metode X.

Idealnya seorang pemimpin berani bereksperimen, mencoba pendekatan baru, bekerja dan menantang anak buah dengan berbagai cara bahkan dengan cara yang mengejutkan. Dalam mengelola konflik, seorang pemimpin harus mampu mengidentifikasi masalah terlebih dahulu agar proses pemecahan masalah dapat cepat selesai dan menemukan jalan keluar.

Satu hal lain yang perlu diperhatikan adalah mengenai disiplin, terutama disiplin waktu. Karena disiplin waktu adalah jembatan menuju produktivitas kerja yang tinggi, sekaligus bukti motivasi kerja, sifat loyal seorang profesional.

Seorang pemimpin harus dapat fokus pada rencana jangka panjang perusahaan lalu melakukan follow-up secara teratur, karena kebanyakan seorang pemimpin terlalu fokus pada masalah hari ini dan terlalu fokus pada pekerjaan rutin lainnya, sehingga lupa dan kehilangan gambaran besar akan tujuan utama secara keseluruhan.

Tips terakhir adalah perlu adanya brainstorming, yaitu metodologi pemecahan masalah secara berkelompok yaitu dengan cara mengumpulkan para karyawan selama minimal 1 jam untuk membicarakan dengan memunculkan isu untuk mencari solusi.

Saturday, May 21, 2016

Design to Grow

Cara Coca-Cola Menggabungkan Skala & Kegesitan
(Dan bagaimana anda bisa melakukannya juga)


Oleh : David Butler & Linda Tischler

Penerbit : PT Gramedia, 2016
Tebal : 220 halaman


Kunci dan yang akan dibahas penuh dalam buku ini sudah dituangkan pada halaman prakata, yaitu kegesitan, dimana kegesitan berarti kita harus lebih cerdas, lebih cepat, lebih ramping daripada perusahaan lain.

Aku tambahkan bahwa kita akan mampu lari lebih kencang dan cepat jika bentuk tubuh kita ramping, untuk itu organisasi suatu perusahaan pun harus ramping. Mirip dengan kecoa yang mampu bertahan hidup dibandingkan dinosaurus yang punah akibat tidak mempunyai tubuh yang ramping.

Buku ini mengajak kita untuk lebih berfokus pada desain yaitu mengembangkan visi, strategi dan pendekatan agar perusahaan mendapatkan manfaat yang besar dari desain tersebut. Dengan tetap berpijak bahwa desain tersebut tetap relevan, gesit dan luwes terhadap perubahan. Dan tetap harus berada pada jalurnya yaitu desain yang lebih sederhana, lebih mudah dan lebih baik.

Analoginya adalah misalnya sebuah klub sepakbola. Antar tim memiliki peralatan yang sama mulai dari kaos, sepatu dan jumlah pemain yang sama. Namun yang membedakan tim juara dengan yang tidak adalah pada desain atau taktik dan strategi yang diterapkan oleh pelatih yaitu bagaimana cara pemain sepakbola berperilaku dan saling berhubungan sesama pemain di lapangan.

Kuncinya adalah sederhana, standarisasi dan integrasi.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah hasil dari inovasi yaitu pertumbuhan. Dimana seperti teori seleksi alam, yang paling sesuailah yang akan bertahan dari kepunahan. Untuk bisa bertahan tersebut maka perusahaan harus senantiasa tetap tumbuh.

Contoh yang paling terlihat adalah perusahaan yang bergerak dibidang digital, yaitu Facebook. Meskipun Facebook menjadi jejaring sosial terbesar didunia, namun mereka tidak berhenti disana agar bertahan dan agar tetap bertumbuh mereka mengakuisisi Instagram dan Whatsapp.

Instagram merupakan jejaring sosial berbagi foto melalui ponsel dimana sebelumnya mereka adalah perusahaan tanpa pendapatan dan tanpa pengguna menjadi merek bernilai $1 miliar dengan 30 juta pengguna hanya dalam waktu kurang dari 2 tahun, dimana sebelumnya tahun 2012 dibeli oleh Facebook pada tahun 2012.

Apa jadinya jika kita tidak gesit dan tidak bertumbuh?

Contohnya dalah Blackberry, dimana dari tahun 2004 hingga 2010 Blackberry menguasai pasar ponsel hingga sekitar 50%, kemudian mengalami penurunan drastis karena tidak mampu beradaptasi dibandingkan dengan Apple atau Samsung.

Ada 9 prinsip dalam buku ini yang menarik untuk diperhatikan, aku ambil beberapa yang dapat kita pahami
Daya tahan bukan kekuatan
Ambil resiko bukan keselamatan
Kompas bukan peta
Pembangkangan bukan kepatuhan
Massa bukan pakar
Pembelajaran bukan pendidikan

Dalam buku ini ada hal yang menarik dari suatu benda yang sering aku gunakan di garasi dan bengkel, yaitu WD-40, dimana ternyata nama tersebut merupakan formula ke-40 dari Water Displacement. Artinya sebelum mereka menemukan formula yang tepat, mereka telah menemui 39 kali kegagalan.

Kembali ke desain, bagaimana cara Coca-Cola mampu menguasai pasar. Salah satu adalah Coca-Cola mampu menanamkan pada benak pelanggannya melodi 15 nada yang kemudian dikuatkan menjadi mnemonik 5 nada yaitu "do do doo da da".

Untuk memperbaiki sesuatu dan dalam mencari solusi yang terbaik, tim harus mempunyai pandangan bahwa tujuan untuk membuat dan memperbaiki adalah sambil jalan, bukan untuk membuatnya sempurna dan sudah final sejak awal.

Untuk memahami konsep kegesitan kita bisa melihat desain yang ada pada lego. Lego adalah mainan anak-anak yang berbentuk modular sehingga bersifat tetap dan fleksibel. Semua bentuk lego terkoneksi dengan cara yang sama. Kesemuanya tersebut akan menciptakan kemampuan adapatasi yang tetap relevan sepanjang masa.

Salah satu syarat kegesitan adalah keterbukaan. Dengan keterbukaan dapat membuat orang semakin mudah ikut serta dalam proses desain, memberikan gagasan dalam sistem. Dengan keterbukaan maka kita akan mendapatkan kreativitas sumber daya dan semangat tim.

Tips lain adalah fokus, karena jika kita tidak fokus maka kita akan dapat menghambur-hamburkan sumber daya, waktu, uang dan orang.

Berbicara kegesitan maka yang perlu dilakukan pertama adalah melakukan. Ya, percuma kita kita hanya berbicara apalagi sekedar memikirkan suatu inovasi, tanpa ada hal yang disebut dengan melakukan. Jadi yang harus kita galakkan adalah budaya melakukan, bukan sekedar budaya inovasi belaka.


#resensibuku
#sinposisbuku
#potretbuku

Thursday, May 5, 2016

Positive Business Ideas

Proven, practical and easy to apply odeas to improve your performance


Oleh : James Gwee

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2007
Tebal : 193 halaman


Bekerja adalah belajar dari ilmu-ilmu baru yang didapat, pengalaman, berbagi cerita dengan reka-rekan kerja serta klien yang ditemui.

Seorang pemimpin atau manajer harus dapat mempunyai visi yaitu apa yang diinginkan pada organisasi, perusahaan dan tim dalam waktu 2 tahun sampai 10 tahun mendatang. Untuk itu lakukan pekerjaan dengan bangga sehingga mempunyai arti bagi diri sendiri dan perusahaan.

Tugas utama seorang manajer sebenarnya adalah membuat perencanaan, mengkoordinasikan perencanaan, memotivasi dan memimpin tim. Namun kebanyakan seorang manajer sebanyak 80% waktunya habis dalam operasional rutin sedangkan 20% waktunya adalah untuk projek yang membutuhkan kreativitas.

Tidak hanya pekerjaan kantoran di perusahaan, bisnis juga merupakan sebuah sistem dimana bisnis dapat dikembangkan dengan cara melakukan pengukuran sehingga hasilnya pun dapat ditingkatkan pula.


Sense of Achievment

Untuk itu agar tidak terjebak pada urusan operasional rutin maka perlu adanya delegasi, namun agar dalam pendelegasian berujung pada kegagalan maka jalan memberikan tugas terlalu detail. Berikan hasil apa yang harus dicapai lalu biarkan kreativitas mereka bekerja sehingga dalam proses dan hasilnya akan dapat membuat mereka bangga.


Sense of Responsibility

Dalam pendelegasian juga perlu selain motivasi pada pekerja juga perlu karyawan merasa diberi kepercayaan sehingga karyawan akan mempunyai rasa tanggung jawab yang tinggi.


Learning Experince

Proses pembelajaran tidak hanya didapat saat kita belajar dan kemudian berhasil dan sukses, namun juga saat kita mendapatkan kegagalan, sama halnya saat belajar naik sepeda, jatuh merupakan bagian dari proses belajar yang tidak dapat dihindari sebagai konsekuensi.


#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Featured Post

Rahasia Nusantara

Candi Misterius Wangsa Syailendra Penulis : Asisi Suhariyanto Penerbit : GagasMedia, 2024 Tebal : 274 halaman Budaya bukan sekedar kesenian ...

Related Posts