Saturday, October 17, 2015

Tangan Emas J.K. Rowling

Rahasia-Rahasia Ajaib di Balik Novel-Novel Dahsyatnya


Oleh : Alex Jemiah S.

Penerbit : FlashBook, 2013
Tebal : 152 halaman


Kebanyakan orang yang sekarang menjadi sukses terlahir dalam kondisi yang sederhana dan cenderung miskin dengan serba kekurangan. Hal ini juga berlaku terhadap sang pencipta kharakter penuh inspirasi Harry Potter, yaitu J.K. Rowling.

Buku kisah tentang Harry Porter sebanyak 7 buku, yaitu
  1. Harry Porter and the Philosopher's Secret (1997)
  2. Harry Porter and the Chamber of Secrets (1998)
  3. Harry Porter and the Prisoner of Azkaban (1999)
  4. Harry Porter and the Goblet of Fire (2000)
  5. Harry Porter and the Order of the Phoenix (2003)
  6. Harry Porter and the Half-Blood Prince (2005)
  7. Harry Porter and the Deathly Hallows (2007)

Sebenarnya kisah dari buku Harry Porter yang pertama sudah rampung pada tahun 1995, namun baru 1 tahun kemudian ada penerbit yang mau menerbitkannya pada tahun 1996 yaitu Bloomsburry, setelah 9 perusahaan penerbit sebelumnya yang menolak naskahnya.

Buku Harry Porter sebagai buku anak-anak memiliki 65.000 kata, lebih panjang dari umumnya buku anak-anak, yaitu sekitar 40.000 kata.

J.K. Rowling mendapatkan ilham dan penokohan dari kehidupan sekitar dia. Misalnya nama belakang Potter merupakan teman akrabnya saat kecil di Bristol dan di Winterbourne. Sedangkan nama depan adalah dari Harold yang mempunyai arti "Panglima Perang".

"Running Weasel" menjadi inspirasi bagi nama Ron Weasley, yaitu berhubungan dengan mitologi tentang jagoan catur Dinasti Keenam sekaligus mempunyai arti "Penasihat sang Raja".

Lalu tokoh Mr Snape merupakan gambaran dari gurunya yang bernama Mrs. Morgan yang bagi Rowling sangat menakutkan dirinya. Namun dari Mrs Morgan pula muncul inspirasi tokoh Hermione yang cerdas dalam menyelesaikan masalah sesuai dengan literatur.

Tokoh Dementor yaitu makhluk yang menyedot kebahagian manusia muncul saat Rowling mengalami depresi sewaktu ibu Rowling meninggal dunia.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Wednesday, October 14, 2015

Outliers

Rahasia di Balik Sukses


Oleh : Malcolm Gladwell

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2008
Tebal : 339 halaman


Buku ini secara garis besar memang mengenai manusia secara individu yang dapat menjadi outlier atau menjadi yang terbaik. Namun dimulai dengan gambaran besar masyarakat Italia yang hijrah ke Amerika yang mampu menjadi outlier karena penduduknya secara rata-rata mempunyai tingkat kesehatan yang lebih baik dibandingkan dengan yang lain.

Rahasianya karena masyarakat Italia tersebut menerapkan pola hidup egaliter, yaitu orang kaya tidak memamerkan kekayaannya bahkan menolong orang yang kurang sukses.

Manusia yang sukses secara individu pada dasarnya bukan hanya dikarenakan tingkat IQ dan bakat dari pribadi tersebut, namun juga latihan. Sehingga formula orang sukses adalah bakat ditambah latihan.

Latihan yang dimaksud juga bukan sekedar latihan, namun perlu latihan yang berkesinambungan hingga total mencapai 10.000 jam sehingga individu tersebut menjadi ahli dalam bidangnya. Sehingga orang sukses pada umumnya selain latihan juga bekerja dengan benar-benar keras untuk mencapainya.

Kecerdasan manusia tidak hanya kecerdasan analisis yaitu kecerdasan yang banyak didapatkan dari sebagai keahlian bawaan, namun juga ada kecerdasan praktis yang merupakan keahlian sosial dan pengetahuan yang harus dipelajari.

Dalam hal study case lain yang disebutkan dalam halaman 278, bahwa "kesuksesan adalah hasil kegigihan, keteguhan dan kesediaan untuk bekerja keras selama 20 menit untuk mengartikan sesuatu yang akan ditinggalkan setelah 30 detik oleh banyak orang".

Dan kesemuanya itu perbedaan orang yang sukses dan tidak adalah terletak pada 1 hal yaitu kesempatan.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Saturday, October 10, 2015

Financial Revolution


Oleh : Tung Desem Waringin

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama. 2005
Tebal : 169 halaman


Pertama kali aku mendengar nama Tung Desem Waringin adalah pada tahun 2005, saat mengikuti seminar beliau yang dahsyat. Saat mengikuti seminar tersebut aku baru saja menyelesaikan study-ku di bangku perkuliahan dan hanya menunggu wisuda saja.

Dan hasilnya tentu saja tidak mengecewakan. Dan aku termasuk beruntung mendapatkan motivasi yang besar sehingga mampu mendongkrak terutama saat aku pertama kali mendapatkan pekerjaan di perusahaan PMA.

Namun yang akan aku bahas bukan pengalamanku saat mengikuti seminar 10 tahun yang lalu, tapi sari pati dari buku yang fenomenal ini.

Untuk menjadi sukses memang banyak jalan, bisa menjadi karyawan ataupun menjadi entrepeneur. Seorang yang hendak pindah dari status karyawan menjadi entrepeneur pun beliau sebut bukan sebagai "mengundurkan diri" tapi lebih yaitu "memajukan diri".

Tung Desem Waringin juga memberikan nasihat bahwa kita harus mampu mengontrol dan melakukan perencanaan keuangan karena jika kita hanya fokus memperbesar penghasilan, maka secara tidak langsung pengeluaran juga ikut membesar pula.

-

Buku Financial Revolution karya Tung Desem Waringin adalah buku yang bertujuan mengubah cara pandang dan pendekatan seseorang terhadap keuangan. 

Buku ini menekankan bahwa keberhasilan finansial dimulai dari perubahan mindset. Tung Desem Waringin menyoroti pentingnya memiliki pola pikir positif dan percaya diri dalam menghadapi tantangan finansial. Ia mengajak pembaca untuk menghilangkan kebiasaan berpikir negatif dan menggantinya dengan keyakinan bahwa kesuksesan finansial bisa dicapai oleh siapa saja.

Pak Tung memberikan panduan tentang berbagai jenis investasi, seperti properti, saham, dan bisnis. Ia menekankan pentingnya diversifikasi dalam investasi untuk mengurangi risiko dan memaksimalkan keuntungan. Selain itu, pembaca diajak untuk memahami dan memanfaatkan peluang investasi yang ada di pasar.

Pengelolaan keuangan pribadi yang efektif adalah kunci untuk mencapai kebebasan finansial. Pak Tung membahas cara-cara praktis untuk mengelola pendapatan, mengontrol pengeluaran, dan menabung dengan bijak. Ia juga membahas pentingnya merencanakan keuangan untuk masa depan, termasuk perencanaan pensiun.

Salah satu fokus utama buku ini adalah pentingnya membangun sumber pendapatan pasif, yang memungkinkan seseorang mendapatkan penghasilan tanpa harus bekerja secara aktif. Pak Tung mengajarkan bagaimana menciptakan dan mengembangkan sumber pendapatan pasif melalui investasi, bisnis, dan aset lainnya.

Kebebasan finansial, menurut Pak Tung, adalah kondisi di mana seseorang memiliki cukup aset dan pendapatan pasif untuk memenuhi kebutuhan hidup tanpa harus bekerja secara aktif. Buku ini memberikan strategi praktis untuk mencapai kebebasan finansial, termasuk bagaimana mengelola risiko dan memanfaatkan peluang keuangan dengan cerdas.

-

Dalam karier apapun sangatlah penting kita menentukan tujuan. Agar sukses maka yang perlu ditentukan dan diperhatikan adalah sebagai berikut :

  1. Tujuan
  2. Merasa harus
  3. Dorongan kuat
  4. Motivasi
  5. Strategi
  6. Konsisten
  7. Memonitor
  8. Peka terhadap hasil
  9. Pengukuran
  10. Keyakinan
  11. Incantation
  12. Passion
  13. Integrity
  14. Skill

Tanpa ada faktor diatas maka ada halangan kecil saja dapat menggagalkan rencana dan tujuan kita. Banyak orang yang tidak sukses karena secara terus menerus mengganti target dan tujuan sebelum target tersebut tercapai. Alhasil tidak ada yang dia raih.

Terakhir ada pepatah yang perlu kita ingat sebagai penutup yaitu "you pay peanut and you get monkey". Artinya, silahkan baca di halaman 156.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Saturday, October 3, 2015

Entrepeneur from Inspirations become Perspiration


Oleh : Jubilee Enterprise

Penerbit : PT Elex media Komputindo, 2013
Tebal : 187 halaman


Dari cover saja buku ini sudah menarik perhatian, karena desainnya yang simpel sehingga menyiratkan elegan dan tentunya sarat akan ilmu. Sesuai judulnya buku ini memuat banyak inspirasi terutama inspirasi yang lahir dari entrepeneur dunia yang dapat menjadi ilham bagi orang lain.

Salah satu petuah bagi orang yang akan mendirikan bisnis adalah bahwasanya merk bukanlah sekedar nama. Harus ada filosofi dan makna yang mendalam yang melatarbelakangi kita memberikan sebuah kata menjadi merk dari produk kita.

Salah satu contoh yang diambil yang dapat membuat kita mudah memahami adalah Deddy Corbuzier yang sebenarnya mempunyai nama asli Deddy Cahyadi.

Sehingga merk bukan sekedar nama, tapi juga menjadi brand.

Inspirasi lain yang diambil adalah api dari korek kecil. Maksudnya adalah jika kita ingin melakukan perubahan besar sebenarnya kita cukup perlu melakukan hal-hal kecil yang terkadang kita anggap sebagai hal yang sepele.

Yang perlu diingat pula adalah seorang entrepenur harus mempunyai langkah dan aktivitas yang harus dijalani dengan konsisten, jangan sedikit-sedikit berubah jalan, sedikit-sedikit berubah haluan, sehingga pada akhirnya kita hanya berputar-putar tanpa arah.

Dan terakhir hal yang paling menarik adalah yang berada pada halaman 126, dimana dijelaskan bahwa terdapat penelitian mengenai hubungan "collective mood", dimana penelitian ini dilakukan dari aktivitas pengguna twitter dengan pergerakan saham di Dow Jones. Ekspresi emosi di media sosial tersebut ibaratnya adalah termometer raksasa yang dapat mendeteksi dan berpengaruh terhadap pergerakan saham dengan tingkat akurasi 87%.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Saturday, September 19, 2015

Animal Based Management

Rahasia Merek-Merek Raksasa Berjaya


Oleh : Satrio Wahono dan Dola Purnomo

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2010
Tebal : 202 halaman


Buku ini seputar strategi management ini sangat unik dan tidak terpikirkan sebelumnya, karena menganalogikan pendekatan leadership dan management berdasarkan sifat dan karekteristik dari alam semesta yaitu lebih tepatnya kepada hewan.

Misalnya saja filosofi hewan burung dari Mooryati yang berhasil membesarkan Mustika Ratu, dimana saat merintis beliau semat dicemooh oleh sebagian orang "Apa tidak cukup uang dari suami", dan jawaban diplomatis dari beliau adalah "Memang tidak cukup kok". Teladan yang dapat kita tiru dari Mooryati adalah "Berikan perhatian yang lebih pada pelanggan kita, bukan pada pengkritik yang biasanya datang dari lingkungan terdekat".

Hewan lain yang digunakan oleh Spencer Johnson adalah tikus, dimana tikus senantiasa bergerak dan berani keluar dari zona nyaman untuk bersiap menghadapi perubahan yang selalu ada di kehidupan. Hal ini diterapkan dengan baik oleh Jeff Bezos, sang penemu Amazon, dimana Bezos mempunyai visi "Saat kita dapat mengubah secara mendasar proses bisnis yang uatam dan melakukan segala sesuatunya dalam cara yang benar-benar baru, maka itulah revolusi".

Kasus lain adalah sang band legenda The Beatle yang mengamini Mark Twain, yaitu "Setiap hari lakukan hal yang tidak kamu suka, maka itulah kunci utama agar terbiasa melakukan suatu kewajiban tanpa merasa kesakitan".

Yang menarik lainnya adalah Howard Schultz yang meniru filosofi sang Harimau, yang selalalu memangsa tapi tak pernah puas, sebelum sukses membesut Starbucks, awalnya dia adalah seorang salesman yang sering ditolak dan gagal. Namun alih-alih penolakan membuat dia kecil hati, Schultz menjadi tebal muka dan semakin berusaha mempercepat gerak penjualan produk.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Saturday, September 12, 2015

Lead or Leave It

You Can Lead Now or Just Leave It To Other


Oleh : Jazak Yus Afriansah

Penerbit : PT Gramedia Widiasarana Indonesia, 2015
Tebal : 166 halaman


Dalam buku ini dikategorikan kepemimpinan menjadi 5 klasifikasi, yaitu Inspiring Leader, Autocratic Leader, Democratic Leader, Service Leader dan Situational Leader. Mari kita kupas satu persatu mengenai masing-masing kategori kepemimpinan tersebut.


Inspiring Leader

Yang menjadi teladan dari Inspiring Leader adalah Alexander Agung dimana saat melakukan perjalanan jauh yang panas dan persediaan minuman habis, seorang prajurit yang kelelahan dan kehausan memberikan air minum kepada Alexander Agung. Namun Alexander Agung yang melihat pasukannya juga kehausan, segera menumpahkan minuman yang sedikit tersebut dan lantas berkata "Aku tidak akan minum saat kalian juga kehausan, ayo kita bersemangat mencari oase terdekat". Hal ini membuat prajurit dari Alexander Agung lebih semangat dan loyal kepada Alexander Agung sehingga pada akhirnya Alexander Agung dan pasukannya mampu menguasai hampir seluruh dunia.


Autocratic Leader

Rakyat Singapura adalah contoh yang sempurna yang berhasil menerapkan gaya otoriter yang dilakukan oleh Lee Kuan Yew. Kita hanya bisa melihat keberhasilannya sekarang. Namun jauh sebelumnya saat Singapura memisahkan diri dari Federasi Malaysia, penduduk Singapura sangat jorok, tidak disiplin dan seenaknya sendiri. Sebagai pemimpin Lee Kuan Yew menerapkan gaya otoriter dengan membuat dan menerapkan hukum yang tegas dan keras. Tentu saja disaat-saat awal memerintah banyak kritik dan caci maki. Namun setelah 30 tahun berselang, yaitu sekarang kita dapat melihat perubahan yang positif.


Democratic Leader

Gaya kepemimpinan demokrasi sejatinya lebih banyak yang menyukai karena dengan kepemimpinan demokrasi sebagai anggota akan merasa mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi termasuk dalam hal mengambil keputusan. Keterlibatan ini memberikan pengikut merasa dihargai sehingga pengikut atau anggota akan memberi hormat dan patuh kepada pemimpinnya.


Service Leader

Service leader banyak dicontohkan oleh pemimpin spiritual misalnya rasul, nabi, wali dan ulama. Para pemimpin yang termasuk klasifikasi service leader selalu senantiasa mengutamakan kepentingan pengikut dibandingkan kepentingan pribadi dengan memberikan teladan yang baik. Sehingga pemimpin tersebut akan mendapatkan penghormatan tertinggi dari pengikut sehinga pemimpin tersebut pun akan dengan mudah dapat memberikan pengaruhnya.


Situasional Leader

Dalam kepemimpinan situasional leader ini seorang pemimpin harus mampu memastikan seluruh anggota tim mau dan mampu melaksanakan tugasnya dengan memperhatikan 2 aspek yaitu komitmen dan kompetensi.

Komitmen ini juga disebut dengan motivasi, yaitu dorongan yang menyebabkan seseorang dengan sukarela melakukan aktivitas untuk mencapai tujuan.

Kompetensi adalah kumpulan knowledge dan skill serta experience seseorang untuk melakukan tugas.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Saturday, September 5, 2015

Every One's a Coach

Lima Rahasia Bisnis untuk Pelatihan dengan Hasil Optimal


Oleh : Ken Blanchard & Don Shula

Penerbit : PT Elex Media Komputindo, 2015
Tebal : 220 halaman


Layaknya sebuah pertandingan yang terkadang senantiasa dihiasi oleh kekalahan yang menyakitkan dan di lain waktu kemenangan yang menggembirakan. Tapi pada dasarnya tujuannya adalah sama, yaitu meletakkan unit untuk bersatu di lapangan yang mampu membawa bola ke gawang untuk mendapatkan goal dan merubah papan skor.

Menemukan dan menggunakan batasan yang membuat perbedaan perlu terus diperhatikan. Dalam hasil pertandingan semua tergantung pada bagaimana kita memotivasi orang-orang untuk bekerja keras. Karena kemenangan adalah produk sampingan dari kerja keras.

Kita harus mengatasi rasa malas dan penolakan anak buah. Hanya sedikit orang yang mau didorong, tapi mereka perlu didorong.

Dalam buku ini kita diberi resep COACH to WIN, yaitu sebagai berikut :

Conviction-Drive
Pemimpin yang baik berpendirian kuat

Overlearning
Pemimpin yang baik membantu tim mereka melatih kesempurnaan

Audible-Ready
Pemimpin yang baik dan tim yang mereka latih siap untuk mengubah rencanan permainan mereka ketika diperlukan

Consistency
Pemimpin yang baik dapat diprediksi atau ditebak dalam respons mereka terhadap kerja

Honesty-Based
Pemimpin yang baik memiliki integritas tinggi, jelas dan berterus terang dalam interaksi mereka dengan orang lain

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Featured Post

Timeline

Oleh : Michael Crichton Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, 2000 Tebal : 662 halaman Cerita bermula dari penelitian arkeologi dan sejarah di ...

Related Posts