You Can Lead Now or Just Leave It To Other
Oleh : Jazak Yus Afriansah
Penerbit : PT Gramedia Widiasarana Indonesia, 2015
Tebal : 166 halaman
Dalam buku ini dikategorikan kepemimpinan menjadi 5 klasifikasi, yaitu Inspiring Leader, Autocratic Leader, Democratic Leader, Service Leader dan Situational Leader. Mari kita kupas satu persatu mengenai masing-masing kategori kepemimpinan tersebut.
Inspiring Leader
Yang menjadi teladan dari Inspiring Leader adalah Alexander Agung dimana saat melakukan perjalanan jauh yang panas dan persediaan minuman habis, seorang prajurit yang kelelahan dan kehausan memberikan air minum kepada Alexander Agung. Namun Alexander Agung yang melihat pasukannya juga kehausan, segera menumpahkan minuman yang sedikit tersebut dan lantas berkata "Aku tidak akan minum saat kalian juga kehausan, ayo kita bersemangat mencari oase terdekat". Hal ini membuat prajurit dari Alexander Agung lebih semangat dan loyal kepada Alexander Agung sehingga pada akhirnya Alexander Agung dan pasukannya mampu menguasai hampir seluruh dunia.
Autocratic Leader
Rakyat Singapura adalah contoh yang sempurna yang berhasil menerapkan gaya otoriter yang dilakukan oleh Lee Kuan Yew. Kita hanya bisa melihat keberhasilannya sekarang. Namun jauh sebelumnya saat Singapura memisahkan diri dari Federasi Malaysia, penduduk Singapura sangat jorok, tidak disiplin dan seenaknya sendiri. Sebagai pemimpin Lee Kuan Yew menerapkan gaya otoriter dengan membuat dan menerapkan hukum yang tegas dan keras. Tentu saja disaat-saat awal memerintah banyak kritik dan caci maki. Namun setelah 30 tahun berselang, yaitu sekarang kita dapat melihat perubahan yang positif.
Democratic Leader
Gaya kepemimpinan demokrasi sejatinya lebih banyak yang menyukai karena dengan kepemimpinan demokrasi sebagai anggota akan merasa mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi termasuk dalam hal mengambil keputusan. Keterlibatan ini memberikan pengikut merasa dihargai sehingga pengikut atau anggota akan memberi hormat dan patuh kepada pemimpinnya.
Service Leader
Service leader banyak dicontohkan oleh pemimpin spiritual misalnya rasul, nabi, wali dan ulama. Para pemimpin yang termasuk klasifikasi service leader selalu senantiasa mengutamakan kepentingan pengikut dibandingkan kepentingan pribadi dengan memberikan teladan yang baik. Sehingga pemimpin tersebut akan mendapatkan penghormatan tertinggi dari pengikut sehinga pemimpin tersebut pun akan dengan mudah dapat memberikan pengaruhnya.
Situasional Leader
Dalam kepemimpinan situasional leader ini seorang pemimpin harus mampu memastikan seluruh anggota tim mau dan mampu melaksanakan tugasnya dengan memperhatikan 2 aspek yaitu komitmen dan kompetensi.
Komitmen ini juga disebut dengan motivasi, yaitu dorongan yang menyebabkan seseorang dengan sukarela melakukan aktivitas untuk mencapai tujuan.
Kompetensi adalah kumpulan knowledge dan skill serta experience seseorang untuk melakukan tugas.
#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku
Belajar adalah sarana memperbarui diri, tanpa belajar kita akan terperangkap pada masa lalu
Saturday, September 12, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Featured Post
Related Posts
-
Oleh : National Geograhic Penerbit : Kompas Gramedia, Desember 2013 Tebal : 13 halaman Candi Kalasan dan Candi Ratu Baka. Jejak Sejarah Ag...
-
Memupuk Masa Depan Ramah Lingkungan bagi Si Buah Hati Oleh : Manda Aufochs Gillespie Penerbit : Metagraf, 2015 Tebal : 280 halaman Green at...
-
Edisi Kedua Oleh : I Nyoman Pujawan & Mahendrawathi ER Penerbit : Guna Widya, 2010 Tebal : 320 halaman Buku ini tepat bagi ak...
-
A Practical Manual for Job-Hunters and Career-Changers Oleh : Richard N. Bolles Penerbit : Ten Speed Press, 2005 Tebal : 400 halaman Outsour...
No comments:
Post a Comment