Sunday, May 25, 2008

Al-Quran 4 Dimensi

Matematika Islam 2



Oleh : K.H. Fahmi Basya

Penerbit : Republika, 2008
Tebal : 150 halaman


Matematika merupakan pengetahuan yang diperoleh dari proses pembelajaran. Berbagai konsep dan teori matematika muncul dan disusun dari fenomena yang nyata dan untuk menyelesaikan masalah dalam situasi yang nyata, menggunakan operasi berdasarkan logik, kepastian dan pengalaman. 

Matematika Islam adalah ilmu nyata yang wujud di alam semesta semula jadi dan berhubung dengan al-Quran. Matematika Islam perlu diajarkan dengan bahasa logik, serta diajarkan dengan perkara-perkara yang belum diketahui.

Matematik Islam menurut KH. Fahmi Basya adalah matematik yang menjadikan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi sebagai sandaran. 

Jika matematika biasa berupaya menjawab kejadian alam sekitar dengan menggunakan rumus evolusi, maka matematik Islam berupaya menjawab fenomena bilangan di dalam Islam. 

KH. Fahmi Basya telah menemukan berbagai penemuan yang sesuai dengan keahliannya. Antara penemuannya adalah seperti hubungan matematika Islam dan sains al-Quran yang menjawab fenomena bilangan, dengan tujuan menambahkan iman dan yakin bagi orang-orang yang membaca dan meneliti penemuannya.

Fahmi Basya melakukan penelitian mengenai Al-Qur’an sejak tahun 1972 hingga akhirnya
berhasil merumuskan matematika Islam pada tahun 1982, dan pada tahun 2002 penemuannya dan pemikirannya menjadi salah satu subjek di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
 

Al-Quran memang sumber ilmu yang tidak akan pernah habis untuk dipelajari.

Tahukah Anda bahwa jumlah huruf dalam Al-Quran ada sebanyak 330.733 dan ternyata bilangan ini sama dengan 17.407 dikalikan 19. Bilangan 19 adalah sama dengan jumlah huruf dalam kata Bismilllahirrahmaanirrahiim.

Alquran 4-Dimensi terdiri dari Tulisan, Bacaan, Makna dan Fakta.

Buku ini merupakan lanjutan dari buku matematika islam 1 yang sukses di pasaran. Dalam buku ini (dan juga buku sebelumnya) K.H Fahmi basya mencoba mentadabburi Al qur’an dari perspektif science yang selama ini belum tersentuh. Beliau yang merupakan pengajar matematika di UIN Syarief Hidayatullah, jakarta mampu mengurai fakta-fakta matematis dalam al qur’an yang ternyata banyak terdapat di dalamnya dan semuanya semakin menunjukkan ta’jiiz qur’an itu sendiri.


#sinopsisbuku #resensibuku

Sunday, April 27, 2008

Pemburu dan Petani

Membangun Spirit Intrapeneurship


Oleh : Anthony Dio Martin

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2005
Tebal : 198 halaman


Buku ini dengan gamblang menjelaskan kepada pembaca, sehingga kita sebagai pembaca dapat dengan gampang memahami ide dari pikiran Anthony Dio Martin mengenai Intrapeneurship.

Dalam buku ini karyawan disimbolkan oleh profesi petani sedangkan pebisnis di-analogi-kan sebagai profesi pemburu.

Di mata petani (karyawan), seorang pemburu (pebisnis) tampak mempunyai lebih banyak waktu luang, lebih bagus kualitas hidupnya, dan hidupnya lebih makmur. Itu merupakan persepsi yang sering muncul

Tak heran jika banyak petani (karyawan) yang banyak memiliki cita-cita dan membayangkan hal-hal yang menyenangkan menjadi pemburu (pebisnis).

Namun petani (karyawan) tampaknya tidak sadar, seorang pemburu (pebisnis) pun punya banyak kekhawatiran serta ketakutan yang terjadi. Misalkan : dimana buruannya minggu depan? Bagaimana kalau bisnisnya gagal? Bagaimana seandainya justru rugi?

Pada halaman 40 di buku ini terdapat cukilan pidato Bill Gates, miliarder Microsoft bahwa kita sedang dalam era "the economic of speed". Siapa yang cepat, dialah yang akan mendapatkan kesempatan pertama.

Inilah bisnis masa sekarang, Kondisi ini lantas berdampak pada bagaimana bisnis masa sekarang harus beroperasi. Mau tidak mau, bisnis sekarang ditantang untuk lebih flexibel, lebih mudah beradaptasi serta menjadi organisasi pembelajar yang selalu siap untuk belajar terhadap hal-hal baru.


#sinopsisbuku #resensibuku

Ayah vs Anak Lelakinya

Panduan bagi orang tua, khususnya ayah, dalam menjalin hubungan harmonis dengan anak lelakinya


Penulis : Ieda Poernomo Sigit Sidi

Penerbit : PT Elex Media Komputindo, 2007
Tebal : 151 halaman

Anak lelaki dalam keluarga memang punya posisi berbeda dari anak perempuan. Ada harapan, kegalauan, cemas, mengiringi bahagia yang tersimpan di hati karena punya anak lelaki.

Buku ini menguak beberapa kisah nyata yang diambil dari meja praktik penulis sebagai psikolog selama 30 tahun lebih.

Bab favorit saya dari buku ini adalah bab Putra Mahkota. Disebutkan bahwa dunia ini adalah dunia laki-laki, dominasi laki-laki kental mewarnai kehidupan. Kelahiran putra mahkota selalu dinanti penuh harap sebagai penerus keluarga. Kesiapan putra mahkota dalam menerima tanggung jawab menjadi penting.

Materi mengenai Putra Mahkota dibahas dengan mengunakan sistem narasi atau cerita yang apik, sistematis dan runtun. Sehingga dengan cerita yang begitu mengalir sehingga kita mendapatkan intisari dari cerita tersebut.

Selain itu juga terdapat bahasan yang lain yang tidak kalah penting, yaitu Sang Prajurit, Beban Masa Lalu, Tulang Punggung, Sahabat dan Cermin Kelam.

Bagi anda orang tua baru, terutama calon ayah, rasanya perlu anda baca buku ini sebelum menimang putra anda.


#sinopsisbuku #resensibuku

Sunday, April 13, 2008

Sultan Mehmed II

Sang Pembantai Dracula


Oleh : Orhan Basarab

Penerbit : Darul Ikhsan, 2008
Tebal : 169 halaman

Transylvania, yaitu tepatnya di Wallachia, Rumania merupakan wilayah yang diwariskan kepada Vlad III Dracula yaitu wilayah Dia adalah anak dari Vlad II yang menyerah pada kekuasaan Kesultanan Turki Utsmani pada masa Murad II, ayah Mehmed II.

Dracula / Vlad III dididik di kesatuan Yeniseri, tempat pasukan khusus militer Kesultanan Turki bersama adiknya Radu Cel Frumos. Disitulah mereka belajar di kesatuan militer terbaik pada masanya. Usia Dracula waktu itu masih belia, 13 tahun saja, hanya selisih satu tahun lebih tua dari Mehmed II putra Murad II Sultan Turki pada saat itu.

Namun walau masih belia, Dracula sudah disumpah dalam Ordo Naga yang dibentuk untuk memerangi kaum Muslim, dan itulah yang jadi niatnya. Karenanya dia sangat membenci Mehmed dan Islam, walau adiknya Radu Cel Frumos menjadi Muslim dan panglima Yeniseri kepercayaan Mehmed pada gilirannya saat memangku jabatan Sultan Turki.

Saat ayahnya Vlad III Dracul, yaitu Vlad II dibunuh dan dikudeta pada 1447 oleh John Hunyad dari Hungaria, Kesultanan Utsmani lalu membantu membebaskan Wallachia dari cengkeraman John Hunyad. Selepas itu Sultan Murad II, ayah Mehmed II, lalu meminta pada Vlad III untuk menggantikan ayahnya memimpin di Wallachia.

Diluar dugaan Sultan Murad II, inilah kesempatan yang ditunggu-tunggu Vlad III Dracul, yang sedari awal pun membenci ayahnya karena mau tunduk pada kaum Muslim. Berbekal bahasa Arab, Turki dan pengetahuan militer di Yeniseri, Dracula menyamar menjadi bagian dari kaum Muslim di setiap benteng-benteng kaum Muslim dan menghabisi benteng-benteng Islam di Rumania dari dalam.

Pasca 1453 Sultan Mehmed II yang bergelar Al-Fatih karena berhasil menaklukkan Konstantinopel, mengutus beberapa utusannya untuk memastikan semua hal baik-baik saja di Wallachia pada tahun 1459. Tanpa ampun Vlad III Dracul membunuh utusan-utusan dari Kesultanan Turki yang datang untuk menagih jizyah (pajak bagi orang kafir) yang seharusnya dibayarkan setiap tahun. Mencari masalah, Vlad III membunuh para utusan ini dengan memaku surban mereka ke kepalanya. Dengan dalih bahwa utusan itu bertindak kurang ajar, tidak menghormatinya dengan tidak mau melepas surbannya, dan hanya ingin membuka surbannya dihadapan Allah.

Mendengar hal ini Sultan Mehmed II lalu menanggapi masalah Wallachia secara khusus. Pada 1461 Sultan Mehmed II memerintahkan panglimanya Hamzah Bey membawa 1.000 pasukan untuk menangkap Dracula dan mengembalikan kestabilan di wilayah Wallachia, dan nasib 1.000 pasukan ini berakhir tragis.

Dracula menggunakan kemampuan infiltrasinya dengan apa yang dia pelajari di Yeniseri, dia benar-benar memahami taktik dan strategi berperang ummat Muslim, lalu dengan gerakan-gerakan yang efektif, Dracula kemudian mengalahkan dan membantai 1.000 pasukan Muslim itu. Dracula menyula (menusuk dengan kayu dari anus hingga tembus ke kerongkongan) 1.000 pasukan ini, hingga jadi hutan mayat manusia. Hamza Bey, komandan pasukan ini, ditempatkan ditengah hutan mayat dan ditaruh di kayu paling tinggi sebagai simbol.

Sejak itu Vlad III Dracul mendapat gelar “Tepes” atau “The Impaler” – “Sang Penyula”, kekejamannya dikenal dan diakui dunia. Mendapati hal ini, Sultan Mehmed II lalu menugaskan Radu Cel Frumos, adik dari Vlad III Dracula untuk memimpin 90.000 pasukan guna menghentikan Dracula. Perlu serigala untuk hentikan serigala, Mehmed paham bahwa Radu orang yang tepat karena dataran Rumania hanya bisa dipahami orang aslinya

Radu Cel Frumos (Radu The Handsome) adalah adik dari Vlad III Dracul. Berbeda dengan kakaknya Vlad III Dracula, adiknya Radu Cel Frumos (The Handsome) ini memeluk Islam dan menjadi Muslim serta pemimpin pasukan khusus Yeniseri. Radu memimpin 90.000 menerobos hutan dan tanah berbukit Rumania untuk menyerang kakaknya Dracula yang bertahan di benteng ‘Poenari’ miliknya

Catatea Poenari merupakan Benteng Vlad III Dracula. Pertempuran ini sangat tidak mudah, mengingat Cetatea Poenari (Benteng Poenari), sangat terjal tanahnya dan sulit ditembus. Akhirnya serangan Radu pada 1462 puncaknya di Benteng Poenari terjadi malam hari yang dikenal “Atacul de Noapte” – “The Night Attack”

Radu Cel Frumos menggantikan Dracula jadi pemimpin Wallachia setelah mengalahkannya. Dracula yang kalah dalam peperangan menyelamatkan diri dan lari meminta perlindungan pada John Hunyad Raja Hungaria. Dracula menghabiskan sisa hidupnya dibawah kekuasaan pembunuh ayahnya, John Hunyad yang juga rival Sultan Mehmed lainnya, sebelum akhirnya Dracula meninggal pada 1478 ditebas pedang pasukan Utsmani juga.


#sinopsisbuku #resensibuku

Thursday, March 20, 2008

Baby Language

Mengajarkan Bahasa Isyarat kepada Bayi


Oleh : Monta Z. Briant

Penerbit : PT Bhuana Ilmu Populer, 2004
Tebal : 183 halaman


Pernah mengalami mempunyai bayi yang menangis tampa menginginkan sesuatu namun tidak dapat diungkapkannya karena kendala belum bisa bicara?

Pasti hati kita sedih karena ingin memenuhi keinginannya namun tidak bisa.

Oleh karena itu hadirlah buku ini, yang membantu agar anak mudah mengungkapkan dan berkomunikasi dengan kita sebagai orang tuanya. Dan orang tua pun dapat mengerti dan memahami segala yang diutarakan oleh sang anak.

Disarankan dalam mengajari bayi melakukan bahasa isyarat sekaligus kita mengucapkan kata yang kita maksud, sehingga bayi akan lebih cepat dan mudah mempelajari kata yang hendak diucapkan. Dan juga perlu dikombinasikan kata yang kita isyaratkan dengan ekspresi wajah.

Misalnya bahasa yang ingin diucapkan adalah berhenti, maka bahasa isyarat yang kita gunakan adalah sisi telapak tangan yang satu bergerak cepat ke bawah yang satunya mewakili sesuatu yang berhenti dengan cepat.

Lalu contoh lain misalnya dingin, bahasa isyarat yang kita gunakan adalah bahu agak membungkuk dan tangan mengepal seperti sedang kedinginan.

Chrisye

Sebuah Memoar Musikal


Oleh : Alberthiene Endah

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2007
Tebal : 373 halaman


Christian Rahadi lahir di Jakarta pada tanggal 16 September 1949. Masa kecil Chrisye, nama akrab dari Christian Rahadi, seperti anak lain umumnya, bersekolah, bermain dengan teman-temain dan lain sebagainya.

Sepulang sekolah salah satu hobi Chrisye adalah bermain musik, dia terinpirasi dengan pemusik di jaman itu yaitu Frank Sinatra dan Beattles. Terutama saat tetangganya yaitu keluarga Nasution yang juga gandrung akan musik, mereka mempunyai band yang bernama Sabda Nada. Terkadang Chrisye mencoba memegang alat musik yang ada, dan alat pertama yang Chrisye coba adalah gitar bass.

Suatu ketika pemain bass Sabda Nada yang akan manggung sakit, lalu mereka mengajak Chrisye yang saat itu selain sering menonton saat Sabda Nada latihan juga tahu bahwa Chrisye dapat memainkan gitar bass.

Akhirnya Chrisye sering latihan dengan band Sabda Nada yang akhirnya merubah nama band menjadi Gipsy Band pada tahun 1969. Puncak dari band ini adalah saat dapat order manggung selama 1 tahun di Amerika pada tahun 1973.

Setelah kembali manggung dari Amerika, Guruh Sukarno Putra bergabung dengan Gipsy Band. Pada saat ini Chrisye menemukan vokal suaranya yang menjadi ciri khasnya sampai sekarang, yaitu penyanyi dengan suara lembut tapi berenergi.

Pada tahun 1975 Guruh Gipsy band yang dikomandani oleh Guruh Sukarno Putra melakukan rekaman yang sangat unik di jamannya yang dilakukan dengan sangat perfeksionis. Album Guruh Gipsy ini memperkenalkan ke publik bahwa Chrisye adalah seorang penyanyi bukan lagi personel band.

Pada tahun 1976 di Radio Prambors, mengadakan Lomba Cipta Lagu Remaja, dimana Sys NS menawari Chrisye untuk mengikuti lomba ini dengan menyanyikan lagu Lilin-Lilin Kecil ciptaan dari James F. Sundah. Dimana akhirnya pada lomba tersebut Chrisye tidak meraih juara pertama. Namun lagu Lilin-Lilin Kecil masuk dalam album pemenang di urutan ke-9.

Album tersebut memang tidak meledak, namun diluar dugaan lagu Lilin-Lilin Kecil yang dinyanyikan Chrisye meledak dan selalu diputar di radio-radio.

Disinilah titik balik Chrisye menjadi tenar dan menjadi legenda pemusik di Indonesia.

Sunday, March 16, 2008

Intelegensi Anak

Jurus Jitu Mengasah Otak Si Kecil


Oleh : Djoko Subinarto

Penerbit : Nexx Media Inc, 2005
Tebal : 127 halaman


Mempunyai anak memang suatu anugerah terindah yang pernah dimiliki. Namun jangan lupa kewajiban kita untuk merawat dan mengasuh anak.

Kewajiban merawat anak tidak dianggap sepele, terutama dalam mengasuh anak yang beranjak batita (bayi tiga tahun) hingga balita (bayi lima tahun). Karena ibarat kertas mereka masih putih, yang akan menjadi berwarna tergantung kita sebagai orang tuanya.

Untuk itu kita harusnya mempunyai pendekatan metode dalam pengasuhan anak. Salah satu buku panduan dalam mengasuh anak sekaligus mengasah otak anak adalah buku ini.

Salah satu hal yang menarik dalam buku ini adalah bagaimana sikap kita terhadap anak agar anak menghadapi resiko sehingga anak kita mempunyai pengalaman dan tantangan baru. Tidak perlu terlalu khawatir  terhadap resiko yang akan dihadapi si anak, asalkan tidak menyangkut keselamatan jiwa. Misalnya kita coba membiarkan anak yang tampak frustasi karena gagal menghidupkan mainan barunya. Kita tidak boleh terburu-buru ikut campur dengan memberi tawaran dengan "Sini, papa bantu kamu". Hal ini kan meruntuhkan mental dan rasa percaya diri sang anak dan akan menimbulkan ketergantungan.

Featured Post

Wow Marketing

Oleh : Hermawan Kartajaya Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, 2015 Tebal : 239 halaman Marketing 1.0 : Product centric marketing, dimana obj...

Related Posts