Sunday, February 22, 2015

Copycat

Mengasah Ketajaman Strategi Bisnis dengan Meniru


Oleh : Oded Shenkar

Penerbit : PT Elex Media Komputindo, 2011
Tebal : 240 halaman


Dari serangkaian isi buku yang menurutku menarik adalah strategi terbang dengan pesawat komersil yang harganya murah dan terjangkau.

Pada tahun 1996 di Kanada, WestJet dan JetBlue saling meniru kepada Southwest yang menerapkan strategi misalnya dengan hanya menggunakan pesawat dengan 1 tipe yaitu 737 meski tetap menyediakan layanan yang dapat dipesan dan dibeli seperi makanan, ruang tunggu dan layanan televisi.

Pada tahun 2005 di China, giliran Spring Airline, Eagle Airline dan Okay Airline dengan menerapkan ide yang sama. Lalu di Brazil ada Azul yang menerapkan strategi hingga harga karcis pesawat menyamai harga tiket bis.

Dibelahan bumi lainnya, yaitu di Inggris dan Irlandia ada Ryanair menerapkan prinsip mengenakan biaya tambahan pada layanan extra seperti penanganan bagasi, prioritas masuk ke pesawat, pemesanan kursi, pemesananan minuman, memperbanyak kursi penumpang dengan kursi penumpang yang tidak dapat dimiringkan, tidak ada penutup pada jendela pesawat, tidak ada saku di belakang kursi, sehingga dapat mempercepat waktu penerbangan balik dan pesawat tidak membutuhkan pembersihan.

Di asia, Tony Fernandes dengan AirAsia meniru model Ryanair tersebut ditambah dengan inovasi lainnya misalnya makanan dan minuman tidak disediakan selama di pesawat, transaksi transfer melalui rekening bank diberlakukan menggantikan kartu kredit. Sehingga AirAsia dapat menjaga pesawatnya tetap di udara selama 18.5 jam dalam 1 hari.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Friday, February 13, 2015

Kisah Sukses Para Trilyuner Dunia Maya


Oleh : Alfy K.

Penerbit : Oase Buku, 2014
Tebal : 184 halaman


Tidak semua orang yang berkecimpung di dunia maya adalah orang yang murni mencari kekayaan. Memang jika dilihat kekayaan dari penemu misalnya facebook, twitter, google dan yahoo adalah mereka yang sekarang ini bergelimang harta.

Namun tujuan awal mereka bukanlah mencari kekayaan semata.

Mereka berangkat dari masalah dan mereka memberikan solusi. Uang atau harta hanyalah bonus semata yang mengikutinya sebagai konsekuensi logis yang mereka terima.

Siapa yang tidak mengetahui tentang situs wikipedia. Pasti mereka yang hendak mencari beragam informasi di dunia nyata pasti banyak yang surfing ke dunia maya termasuk situs wikipedia. Situs wikipedia adalah ensiklopedia online yang berita didalamnya merupakan sumbangsih dari penggunanya sendiri.

Adalah Jimmy Wales seorang penemu sekaligus pendiri dari situs wikipedia ini. Yang menarik dari wikipedia adalah kita sebagai penguna dapat mengaksesnya secara gratis dan yang lebih menarik lagi adalah situs ini bebas iklan. Sehingga demi kelangsungan situs ini untuk menutup biaya operasional, situs wikipedia mendapatkan dana dari donatur yang bersifat sukarela dari penggunannya.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Tuesday, February 10, 2015

Lorong Waktu

Buku tentang Time Management yang Membuat Anda Punya Waktu 100 Jam dalam Sehari


Oleh : Monde Ariezta

Penerbit : Trans Media, 2014
Tebal : 197 halaman


Buku ini ditulis oleh penulis muda dengan gaya penulisan yang bergaya anak muda juga. Sehingga akan lebih cocok dan sesuai jika dibaca oleh kalangan anak muda jaman sekarang.

Satu yang menjadi ilmu tambahan saya dan akan segera saya praktekkan adalah strategi 1 jam. Dimana kita harus disiplin dan tertib untuk meluangkan waktu kita sebanyak 1 jam saja untuk melaksanakan proyek terpendam dan proyek tertunda kita.

Dengan komitmen yang kuat sehingga akan menjadi rutinitas kita yang baik dan pada akhirnya kita dapat meraih apa yang telah kita impikan yang belum sempat terwujud.


Terdapat 5 hal yang berpengaruh besar terhadap manajemen waktu, yaitu Fabulous Five of time, apa saja?. Mari kita bahas satu persatu:.

Agenda (Scheduling).
Agenda adalah urutan aktivitas yang akan dikerjakan dalam satu hari. Kaedah dalam membuat agenda ini adalah :.
  • dibuat dalam interval per jam.
  • cukup menuliskan inti aktivitas atau into pekerjaan yang akan dilakukan.
  • tuliskan hal-hal yang menjadi tugas utama dari setiap peran kita.
  • waktu buat istirahat, ibadah dan mengistirahatkan fisik, otak dan jiwa dan buat agenda sesuai kebutuhan masing-masing.
Misi Utama (Core Mission).
Misi utama adalah tujuan yang ingin dicapai seseorang saat menjalankan perannya yang akan menjiwai aktivitas yang dilakukan setiap hari. Untuk mencapai core mission ini, kita bisa menggunakan pola 80:20, yaitu 80% waktu harian diisi dengan aktivitas core mission. Sedang sisanya bisa digunakan untuk hal yang lain. 

Skala Prioritas (Prioritization).
Hal yang terpenting dari manajemen waktu bukan hanya skala prioritas, namun yang tak kalah penting adalah apakah prioritas tersebut sudah benar atau belum?. Apakah prioritas tersebut benar-benar yang diinginkan atau yang dibutuhkan.

Mengatur Gangguan Dan Mengatur Kapan waktu untuk Beristirahat (Managing Interruption).
Gangguan positif maupun negatif harus dapat dikelola agar tidak mencakup pekerjaan utama kita.

Penundaan (Procrastination).
Penundaan mempunyai pengaruh besar terhadap pengelolaan waktu. Karena Agenda, Misi Utama dan Skala Prioritas adalah hal yang wajib untuk dimiliki atau dilakukan. Oleh karenanya gangguan harus bisa diperhatikan dan dikelola dengan baik dan penundaan harus menjadi hal yang wajib dihindari.


#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Wednesday, February 4, 2015

Zanetti 4 Ever

Perjalanan Panjang Javier Zanetti di Internazionale Milan


Oleh : Taufan Yanuar

Penerbit : Nulis Buku, 2015
Tebal : 145 halaman


Javier Zanetti adalah salah satu legenda hidup pesebakbola yang membela klub Internazionale Milan atau yang biasa dikenal dengan Inter Milan di Seri A Italia. Pemain sekaligus kapten Inter Milan ini dikenal sebagai pemain yang loyal terhadap klubnya, karena selama kurun waktu 19 tahun (dari tahun 1995 sampai 2014) hanya membela 1 klub saja.

Musim 2009-10 bisa dibilang era keemasan Inter dibawah Mourinho. Terlebih, 28 April 2010, timnya sukses menyingkirkan juara bertahan Barcelona di semifinal Liga Champions dengan agregat 3–2. Hasil tersebut membawa Inter melaju ke final dan menantang Bayern München pada 22 Mei 2010 di Stadion Santiago Bernabéu.

Kemenangan Inter Milan 4-1 atas Lazio pada pertandingan lanjutan Serie-A di Stadion Giuseppe Meazza, Sabtu atau Minggu (11/5/2014) dini hari WIB. Itu juga merupakan kado manis bagi perpisahan Javier Zanetti.

Jika Cristiano Ronaldo dianggap manusia luar biasa dan Lionel Messi dianggap sebagai alien, maka Javier Zanetti adalah Superman. Bayangkan saja, di usia yang sudah 39 tahun, Zanetti masih dapat bermain seperti berusia 20 tahunan. Berlari mengelilingi lapangan tanpa kenal lelah.

Buku ini merangkum perjalanan Zanetti selama membela Inter Milan sekaligus rangkuman musim ke musim Inter Milan saat dibela dan dikapteni oleh Zanetti.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Sunday, February 1, 2015

Menjadi Penulis yang Produktif di Media Massa

Cara Jitu Melejitkan Kemampuan dan Produktivitas Menulis Anda


Oleh : Herman

Penerbit : Suaka Media, 2014
Tebal : 136 halaman


Dalam bukunya ini Herman menuliskan bahwa menjadi seorang penulis tidak ada yang dilahirkan. Maksudnya adalah tidak ada gen pewaris yang mengakibatkan seseorang menjadi penulis.

Namun menjadi penulis adalah harus dibentuk. Sehingga setiap individu pada dasarnya semua dapat menjadi penulis. Namun syaratnya menjadi penulis harus ingat terhadap 2 kiat ini, yaitu kemauan dan praktik.

Jadi meskipun kita mempunyai segudang teori menjadi penulis dari buku atau panduan lain, namun jika kita tidak pernah mempraktekkannya, maka hal itu hanyalah menjadi angin lalu saja.

Dan tentu saja 2 kiat diatas sebelumnya harus diawali dengan hobi membaca. Karena tidak mungkin ada menjadi penulis jika anda tidak menyukai membaca buku. Karena membaca adalah pintu gerbang seseorang menjadi penulis.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Wednesday, January 28, 2015

Finding The Next Starbucks

Bagaimana Menemukan dan Berinvestasi di Saham Unggulan Masa Depan


Oleh : Michael Moe

Penerbit : PT Elex Media Komputindo, 2009
Tebal : 425 halaman


Saham yang memberikan keuntungan terbesar adalah perusahaan kecil yang menjadi perusahaan besar.

Lalu bagaimana menemukan dan berinvestasi dalam perusahaan-perusahaan yang kita sebut sebagai bintang-bintang masa depan, perusahaan yang paling inovatif dan tercepat pertumbuhannya di dunia.

Michael Moe adalah salah satu analisis dan peneliti pertama yang menemukan Starbucks sebagai peluang besar menyusul harga penawaran umum saham perdananya atau IPO (Initial Public Offering) pada tahun 1992 saat market cap-nya mencapai $ 0.22 M. Saat ini market cap-nya senilai $ 23 M.

Seni dan sains bekerja.

Selama lebih dari 15 tahun, Michael Moe berhasil di banyak saham lain, mendapatkan reputasi sebagai salah seorang ahli pasar yang paling berwawasan saat ini.

Dalam buku perdananya ini Michael Moe akan menunjukkan bagaimana Dell, eBay dan Home Depot menjadi pemenang dan sudah dapat dilihat dari tahap awal.

Kita akan diajak untuk menemukan raksasa-raksasa di Wall Street pada masa mendatang. Michael Moe meramalkan bidang-bidang yang mempunyai potensi yang akan tumbuh secara luar biasa, termasuk peer-to-peer networking, nano teknologi dan energi alternatif.

Michael Moe juga akan menjelaskan 4P untuk menjadi superstar masa depan, yaitu great People, leading Product, huge Potential dan Predictability (orang luar biasa, produk utama, potensi besar dan prediktabilitas).

--

"Finding The Next Starbucks" adalah karya inspiratif dari Michael Moe yang menyelami dunia investasi dan pencarian perusahaan-perusahaan kecil yang memiliki potensi untuk menjadi raksasa industri berikutnya. Moe, seorang investor berpengalaman dan ahli dalam menemukan bakat dan perusahaan yang menjanjikan, berbagi strategi dan prinsip yang telah membantunya menemukan perusahaan-perusahaan yang kemudian menjadi sukses besar. Buku ini menjadi panduan berharga bagi para investor yang ingin menemukan "bintang masa depan" dalam dunia bisnis.

Moe memulai buku ini dengan cerita tentang Starbucks, sebuah perusahaan kecil yang berhasil tumbuh menjadi salah satu merek paling dikenal di dunia. Dengan menceritakan perjalanan Starbucks dari kedai kopi lokal hingga menjadi fenomena global, Moe mengilustrasikan potensi yang bisa dimiliki oleh perusahaan-perusahaan kecil lainnya jika didukung dengan visi, strategi, dan eksekusi yang tepat.

Bab ini membahas karakteristik umum yang dimiliki oleh perusahaan yang memiliki potensi untuk menjadi besar. Moe mengidentifikasi faktor-faktor seperti inovasi, manajemen yang kuat, model bisnis yang scalable, dan kemampuan untuk menciptakan pasar baru. Ia menekankan pentingnya menemukan perusahaan dengan produk atau layanan yang unik dan memiliki daya tarik luas.

Moe menjelaskan bagaimana tren pasar memainkan peran penting dalam menentukan kesuksesan sebuah perusahaan. Bab ini mengajarkan pembaca cara mengenali tren yang sedang berkembang dan bagaimana memanfaatkannya untuk menemukan peluang investasi yang menjanjikan. Moe menggunakan contoh-contoh nyata untuk menunjukkan bagaimana tren seperti teknologi, kesehatan, dan konsumen muda dapat mempengaruhi keberhasilan perusahaan.

Manajemen yang efektif adalah kunci keberhasilan perusahaan. Moe menyoroti pentingnya mengevaluasi tim manajemen dari perusahaan yang berpotensi besar. Bab ini memberikan panduan tentang cara menilai kepemimpinan, visi, dan kemampuan eksekusi tim manajemen. Moe juga menekankan pentingnya integritas dan etika dalam kepemimpinan.

Bab ini memberikan strategi konkret untuk berinvestasi dalam perusahaan-perusahaan kecil yang berpotensi besar. Moe membahas pentingnya diversifikasi portofolio, memahami risiko, dan membuat keputusan investasi yang berdasarkan pada penelitian yang mendalam. Ia juga berbagi tips tentang kapan harus masuk dan keluar dari investasi, serta bagaimana mengelola portofolio investasi untuk memaksimalkan keuntungan.

Moe menggunakan berbagai studi kasus untuk mengilustrasikan bagaimana prinsip-prinsip yang dibahas dalam buku ini diterapkan dalam dunia nyata. Dari perusahaan teknologi hingga perusahaan ritel, Moe menunjukkan bagaimana perusahaan-perusahaan ini berhasil tumbuh dan berkembang. Studi kasus ini memberikan wawasan praktis tentang bagaimana menemukan dan berinvestasi dalam perusahaan yang berpotensi besar.

Investasi selalu disertai dengan tantangan dan risiko. Bab ini membahas risiko-risiko yang mungkin dihadapi oleh investor dan bagaimana mengatasinya. Moe menekankan pentingnya melakukan due diligence dan tetap waspada terhadap tanda-tanda peringatan yang mungkin menunjukkan masalah di masa depan. Ia juga memberikan saran tentang bagaimana mengelola risiko dan tetap fleksibel dalam strategi investasi.

"Finding The Next Starbucks" oleh Michael Moe adalah panduan komprehensif untuk menemukan dan berinvestasi dalam perusahaan-perusahaan kecil yang berpotensi menjadi raksasa industri berikutnya. Dengan berbagi pengalaman pribadi dan wawasan mendalam tentang investasi, Moe memberikan pembaca alat dan strategi yang dibutuhkan untuk sukses dalam dunia investasi. Buku ini adalah sumber daya yang berharga bagi investor pemula dan berpengalaman yang ingin menemukan "bintang masa depan" dalam dunia bisnis.


#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Friday, January 23, 2015

Seru Nggaknya Jadi Copywriter


Oleh : Aprilina Prastari

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2011
Tebal : 156 halaman


Apa itu profesi dan karir sebagai copywriter?

Dalam buku ini akan dikupas tuntas mengenai copywriter sebagai profesi. Ditulis sebagai pengalaman pribadi dari penulis, yang tidak hanya diulas mengenai enaknya, baiknya dan serunya saja, namun juga dibahas tidak enaknya sebagai copywriter.

Copywriter tidak sekedar menulis copy iklan, nongkrong di cafe buat brainstorming dan bergaji besar tapi juga harus tahan banting,

CW atau copywriter merupakan tim kreatif yang bersama-sama dengan art director untuk menghasilkan karya-karya iklan dan bergelut dengan konsep, meski secara spesifik seorang copywriter akan banyak bermain dengan kata-kata.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Featured Post

Wow Marketing

Oleh : Hermawan Kartajaya Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, 2015 Tebal : 239 halaman Marketing 1.0 : Product centric marketing, dimana obj...

Related Posts