Belajar adalah sarana memperbarui diri, tanpa belajar kita akan terperangkap pada masa lalu
Wednesday, July 7, 2021
Easy Biz
Tuesday, June 15, 2021
Pasukan Iblis vs Barisan Malaikat
Serial Ke-38 Diskusi Tasawuf Modern
Oleh : Agus Mustofa
Penerbit : Padmapress, 2014
Tebal : 272 halaman
Iblis diciptakan jauh sebelum manusia modern ada di muka bumi, bahkan sebelum manusia purba, namun tidak lebih awal dari penciptaan alam semesta. Yaitu saat planet Bumi berusia muda, dimana suhunya masih panas. Oleh karena itu iblis atau jin diciptakan dari api, atau dalam ilmu Fisika disebut dengan energi panas.
Iblis yang cemburu dan sombong, menyebabkan dia membangkang perintah Allah. Kesombongan adalah penyebab utama seseorang menjadi lengah dan tidak rasional. Iblis yang dikutuk tersebut bukan bertaubat, namun malah berjanji untuk menggoda dan menjerumuskan manusia. Itulah kenapa Iblis disebut iblis yang berasal dari kata ablasa yang bermakna putus asa.
Dalam hal menjerumuskan manusia, peran iblis hanya sebatas merayu. Iblis sekedar menyesatkan jalan pikiran manusia.
Setan menyatu dalam aliran darah, memasuki otak, jatung dan nafas kita.
Hawa nafsu lah yang menjadi dorongan untuk berbuat buruk.
Cahaya dalam ilmu Fisika adalah gelombang elektromagnetik yang berbasis pada partikel kuantum foton. Foton adalah partikel yang tidak bermassa atau berbobot nol. Foton muncul pertamakali saat sekian detik dari peristiwa Big Bang. Sejak itu cahaya mulai bertebaran di alam semesta yang disebut dengan decoupling of matter-radiation.
Malaikat yang diciptakan dari cahaya tidak tergantung dari keberadaan materi, hal ini dikarenakan cahaya merupakan partikel quantum yang lebih halus daripada materi.
Setelah penciptaan alam semesta, kemudian malaikat ditugasi untuk mengurusi berbagai peristiwa yang terjadi di alam semesta.
Disebutkan bahwa satu hari malaikat setara dengan 50.000 tahun waktu manusia. Hal ini bisa menggambarkan dan menjelaskan kecepatan malaikat. Kita bisa mengacu kepada rumus relativitas waktu dari Einstein, yaitu sesuatu yang bergerak mendekati kecepatan cahaya akan mengalami dilatasi waktu. Artinya waktu bisa mulur menjadi lebih panjang. Jika kita hitung, maka kecepatan malaikat mendekati kecepatan cahaya, yaitu mencapai 0,9999C.
Cahaya adalah entitas dengan kecepatan tertinggi di alam semesta, namun meski demikian, gaya gravitasi bisa berdinamika secara real-time.
Bahkan bintang-bintang bisa runtuh disebabkan oleh gaya anti-gravitasi yang lebih besar dibandingkan gaya gravitasinya, yang disebut dengan ledakan supernova. Sampai-sampai cahaya pun bisa terjebak didalamnya dan tidak bisa keluar yang disebut dengan black hole.
Saturday, June 12, 2021
Workless Earnmore Part 2
Kerja Lebih Cerdas Sehingga Mendapatkan Hasil Lebih
Oleh : Tung Desem Waringin
Penerbit : Larunocom, 2021
Tebal : 170 halaman
Pilihlah bisnis yang dapat menghasilkan income yang lebih besar hingga workless earnmore, yaitu bisnis yang mempunyai nilai tambah dibanding bisnis lainnya, yakni dapat memberi lebih dari sekedar yang diterima.
Misal karpet yang kita jual mempunyai garansi selama 30 hari, bila rusak diganti baru.
Kemudian bisnis yang mempunyai manfaat, sehingga menjadi solusi bagi kebanyakan orang.
Produk atau jasa yang kita tawarkan harus dapat dipercaya. Untuk memperkuat hal tersebut minta lah customer untuk memberikan review atau testimoni.
Sebagai karyawan yang baik dan yang produktif, maka karyawan wajib melapor dan memberikan laporan tindakan dan laporan hasil. Belum hasil tidak apa-apa, tapi minimal karyawan tersebut lapor.
Salah satu yang terpenting dalam bisnis adalah penawaran. Bahkan lebih penting dibandingkan produk dan jasanya sendiri. Karena penawaran merupakan bagian dari marketing.
Terakhir yang tidak kalah penting adalah kontrol keuangan. Mulai dari memperhatikan cashflow, memperhatikan laporan laba rugi. Dan menerapkan dual control, atau harus ada 2 yang memegang keuangan.
Friday, May 21, 2021
Manajemen Bencana
Respons dan Tindakan terhadap Bencana
Oleh : Hadi Purnomo - Ronny Sugiantoro
Penerbit : MedPress, 2010
Tebal : 120 halaman
Selain gempa bumi, letusan gunung api bencana juga kerap terjadi akibat perubahan iklim (climate change) dan gejala La-Nina dan El-Nino. Dengan global warming yang makin menjadi, apakah bencana itu merupakan human error, atau act of God dalam bentuk act of natural?
Ki Hadjar Dwantara telah memberikan petuah bijak yaitu niteni, niroake dan nambahi untuk memahami dan mengenali peristiwa bencana yang terjadi. Yaitu memahami, meniru dan mendapatkan nilai tambah dari peristiwa bencana tersebut.
Hal ini sebagai upaya untuk tetap bertahan hidup (to learn and to survive), sehingga kita bisa bebas dari bencana (free from disasters), namun pada kenyataannya kita hanya akan bisa hidup damai berdampingan dengan bencana (living with disasters).
Terlebih di Indonesia yang terletak di ring of fire, yaitu jalur lingkaran gempa dengan panjang 1.200 km karena dampak dari bertemuanya 3 lempeng besar dunia, yaitu lempeng Indo-Australia, lempeng Eurasia dan lempeng Pasifik.
Sekaligus berada pada pertemuan 3 sistem pegunungan, yaitu pegunungan Alpine Sunda, pegunungan Circum Pasific dan pegunungan Circum Australia sehingga di Indonesia mempunya lebih dari 500 gunung serta diantaranya terdapat 128 gunung aktif.
Hal tersebut menjadikan pisau bermata dua, paradox of plenty, yaitu disisi satu merupakan kekayaan alam yang tiada tara sebagai harapan sedangkan sisi lain merupakan potensi bencana.
Bencana besar di Indonesia sudah terjadi di masa lampu, mulai dari ledakan gunung berapi Toba di masa pra sejarah sekitar 75.000 tahun yang lalu hingga sekarang menjadi danau Toba, lalu yang paling dekat adalah pada abad 19 ledakan gunung berapi Tambora dan Krakatau.
Untuk itu diperlukan sekali manajemen bencana berupa siklus penanganan bencana (disaster management cycle) yang terdiri dari 4 fase, mulai dari fase mitigation, fase preparedness, response dan recovery.
Fase mitigation adalah fokus pada pengurangan akibat negatif bencana. Fase preparedness adalah menekankan pada keselamatan masyarakat, fase response adalah koordinasi antar berbagai pihak, dan fase recovery adalah fase aktivitas penilaian dan rehabilitasi kehancuran.
Wednesday, May 19, 2021
CEO Wisdom 3
Strategi 25 Pemimpin Asli Indonesia dalam Membesarkan Organisasi
Oleh : A.M. Lilik Agung
Penerbit : PT Elex Media Komputindo, 2015
Tebal : 202 halaman
Cukup banyak tips-tips yang bisa dicatat dari para CEO dalam buku ini mengenai wawasan dalam hal leadership dan management. Diantaranya dari 25 pemimpin organisasi ini adalah Dwi Soetjipto, Handry Satriago dan Ignasius Jonan.
Dalam sebuah perusahaan, performance management sangat perlu dilaksanakan dengan adil dan terbuka, sehingga tidak ada lagi istilah "urut kacang". Sehingga tidak ada lagi faktor senioritas yang sering tidak produktif yang dapat membuat karyawan yang berkinerja prima menjadi demotivasi, yang juga kadang kala membonsai para talenta muda yang bertumbuh cepat. (halaman 163 : RJ Lino, CEO Pelabuhan Indonesia 2).
Untuk itu perlu dilakukan suatu perubahan. Dalam proses berubah terdapat 3 fase yaitu Unfreezing (pencairan), Changing (perubahan) dan Refreezing (pembekuan kembali). Pada fase perubahan kita tidak hanya menyasar orang, namun juga sistem, struktur, budaya dan teknologi. (halaman 137 : Nur Pamudji, CEO PLN).
Dalam menyikapi perubahan yang tanpa henti, maka kita harus memiliki kaki kanan kokoh pada budaya perusahaan, namun kaki kiri lentur terhadap perubahan. Yaitu konservatif terhadap hal integritas, respek dan tanggung jawab. Namun moderat terhadap ranah konsep, inovasi dan teknologi. (halaman 48 : Handojo Selamet Muljadi, CEO Tempo Group).
Namun pada akhirnya jangan lupa untuk hidup seimbang, yaitu sukses berkarier dalam membangun bisnis, juga sukses diri pribadi dalam membangun keluarga, sehingga keluarga harmonis, bisnis berbiak. Untuk itu perlu ada 3 peran sebagai pemimpin, yaitu manajerial, etikal dan spiritual. (halaman 29 : Budiarto Halim, CEO Erajaya Group).
Thursday, May 6, 2021
Alasan-alasan Konyol dan Keren Kenapa Aku Suka Lari Jarak Jauh
Oleh : Matthew Inman
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2015
Tebal : 147 halaman
Para pelari sering mendeskripsikan sebuah fenomena yang dikenal sebagai "membentur tembok", dimana "tembok" diibaratkan sebagai titik dalam berlari dimana secara fisik dan emosional mereka merasa kalah.
Aku lari karena itu membuatku merasa lebih baik.
Betapa penting dalam hidup tidak harus menjadi kust, tapi merasa kuat.
Lari bukan mengenai membangun kekuatan, namun mengenai menemukan kekuatan dan menilai diri sendiri setiap hari.
Begitulah nasib pelari, melalui rasa sakit dapat menemukan kedamaian.
Ketika lari, dunia menjadi hening.
Sukses dalam lari maraton bukanlah akibat latihan, melainkan berkat menguyur diri di pos bantuan.
Wednesday, April 28, 2021
Aku
Berdasarkan Perjalanan Hidup dan Karya Penyair Chairil Anwar
Oleh : Sjuman Djaya
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2016
Tebal : 155 halaman
- kalau sampai waktuku
- kumau tak seorang kan merayu
- tidak juga kau
- tak perlu sedu sedan itu
- aku ini binatang jalang
- dari kumpulannya terbuang
Diatas adalah penggalan syair yang dibacakan secara tidak sengaja bersamaan antara Rangga dan Cinta dalam film AADC (Ada Apa Dengan Cinta) yang pertama.
Puisi dari Chairil Anwar tersebut ada dalam buku yang berjudul Aku, yang dibukukan atau lebih tepatnya akan difilmkan oleh Sjuman Djaya.
Ya benar, Sjuman Djaya sudah menulis skenario tentang hidup Chairil Anwar. Namun skenario tersebut tidak jadi dilaksanakan. Sjuman Djaya semasa hidup membuat karya sebanyak 16 karya dalam jangka waktu 14 tahun.
Karya Sjuman Djaya hampir selalu meraih Piala Cintra dari FFI (Festival Film Indonesia). Sebagian judul film karya Sjuman Djaya misalnya Si Doel Anak Betawi dan Si Mamad (1973), Si Doel Anak Modern (1976)
Semula Chairil Anwar sebagai penyair dianggap merusak tatanan nilai sastra yang sudah ada sebelumnya, hal ini dikarenakan Chairil Anwar lebih suka menggunakan bahasa yang dekat dengan percakapan sehari hari.
Namun syair puisi dari Chairil Anwar merupakan aktualitas kehidupan dan hasil dari kristal perenungan. Sehingga dapat menggugah daya hidup pembacanya dan sehingga dapat menjangkau nilai yang lebih universal.
Chairil Anwar lahir di Medan pada tanggal 26 Juli 1922 dan meninggal di Jakarta pada tanggal 28 April 1949 saat masih berumur 26 tahun. Karya dia diperkirakan sejumlah 96 karya, termasuk 70 puisi.
Featured Post
Different Seasons
Oleh : Stephen King Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, 2025 Tebal : 512 halaman Yang menarik dari buku Novel Different Seasons adalah cerpen...
Related Posts
-
Oleh : Stephen King Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, 2025 Tebal : 512 halaman Yang menarik dari buku Novel Different Seasons adalah cerpen...
-
Oleh : Saini K.M Penerbit : Balai Pustaka, 2001 Tebal : 102 halaman Ada tokoh dalam sejarah Nusantara yang hidupnya seperti sebuah legenda. ...
-
Ada cinta yang datang dengan bunga. Ada cinta yang datang dengan puisi. Tetapi ada juga cinta yang datang dengan cara yang aneh, nyeleneh, k...
-
Ada kalanya sebuah keputusan yang pada awalnya terasa seperti keterpaksaan justru menjadi pintu menuju kehidupan yang sama sekali tidak pern...
-
Oleh : John C. Maxwell Penerbit : Interaksara, 2003 Tebal : 144 halaman Kerja Sama Membuat Impian Menjadi Kenyataan ( Teamwork Makes the Dr...






