Saturday, June 20, 2020

The McKinsey Way

Teknik-Teknik Konsultan Strategis Papan Atas Dunia untuk Membantu Anda dan Bisnis Anda

Oleh : Ethan M. Rasiel

Penerbit : PT Salemba Emban Patria, 2004

Tebal : 148 halaman


Konsultan dari McKinsey terkenal akan pengabdian penuh dalam melayani klien serta kepatuhan pada jadwal yang sangat meletihkan.

Dalam menjalankan sebuah proyek, McKinsey menyebutnya sebagai engagements, dan dalam setiap proyek tim McKinsey akan mencari key drivers (pemicu kunci).

Setiap solusi dalam proyek tersebut, McKinsey akan selalu mengedepankan berdasarkan fakta, terstruktur dan didorong hipotesis. 

Apa maksud didorong hipotesis, yaitu layaknya dokter yang tidak akan langsung mempercayai kesimpulan pasien saat konsultasi awal. Namun, pastikan juga ambil waktu yang cukup untuk menguji dasar tersebut dengan fakta.

Data yang dikumpulkan didapat dari perpustakaan, database McKinsey dan dari internet.

Agar bisa menjadi sebuah satu tim dengan kesatuan yang utuh, McKinsey menganut mutually exclusive dan collectively exhaustive, yaitu saling ekslusif dan lengkap secara kolektif) yang tercermin pada setiap dokumen seperti memo internal, presentasi, email dan voice mail.

Di tengah perjalanan terkadang akan berhadapan antara idealisme akademis dengan realistis bisnis. Maka sekali lagi, letakkan bersama-sama fakta yang cukup dan gabungkan dengan pemikiran yang kreatif, maka akan tercipta solusi yang optimal.

Jangan takut untuk mengambil langkah mundur demi melihat gambaran besar.

Agar tidak terlalu lama, lakukan prinsip "memetik buah yang menggantung rendah", hal ini untuk melawan godaan melawan menimbun informasi sampai akhir studi, dengan tujuan agar klien lebih bergairah, pekerjaan menjadi lebih mudah dan semuanya happy.

McKinsey mendapatkan klien tanpa pernah "menjual", namun "memasarkan" misalnya dengan buku-buku yang diterbitkan, artikel-artikel yang diterbitkan hingga jurnal ilmiah yang diterbitkan.

Tips dalam teknik wawancara karyawan, manager atau CEO saat menggali data mulailah dari pertanyaan umum, yaitu mengenai industri secara keseluruhan. Hingga suasana menghangat dan akrab. Barulah ke pertanyaan yang lebih khusus yang terkadang lebih sensitif.

Monday, May 25, 2020

Chomsky on Anarchism


Oleh : Noam Chomsky

Penerbit : Lingkaran, 2018
Tebal : 325 halaman


Secara harfiah anarkisme atau anarki berasal dari bahasa Yunani yang mempunyai arti "tidak ada pemerintah".

Saat ini secara budaya intelektual umum, banyak yang menghubungkan "anarkisme" dengan kekacauan, kekerasan, bom dan sabotase. Sehingga anarkisme mengalami masalah misrepresentasi yang parah.

Anarkisme mencakup ide politik yang lebih ke kiri libertarian, dan anarkisme dapat dipahami sebagai jenis sosialisme sukarela yaitu sosialis libertarian atau anarko-sindikalis atau anarkis-komunis.

Banyak ide dan pikiran Noam Chomsky mengenai anarkisme. Beberapa ahli menyebutkan bahwa Chomsky adalah seorang marxis sayap kiri yang berusaha anarkisme untuk melunakkan dan memperjelas marxisme-nya.

Kaum anarkis meninggalkan elemen-elemen Marxis yang semakin terpinggirkan karena sosialisme negara.

Pada tahun 1980, seorang penulis dari Perancis menulis bahwa "anarkisme punya punggung yang luas, seperti kertas yang dapat ditulisi apap pun" dan menulis bahwa "musuh bebuyutan anarkisme tidak dapat melakukan yang lebih baik".

Menurut Colin Ward dalam bukunya Anarchy in Action mengatakan bahwa masyarakat anarkis adalah sebuah masyarakat yang mengorganisasi dirinya tanpa otoritas, sudah selalu ada, terkubur di bawah tindihan negara dan birokrasinya, kapitalisme dan limbahnya, hak istimewa, nasionalisme dan pendukungnya yang berani mati, perbedaan agam dan separatisme takhayulnya.

Sedangkan menurut Rudolf Rocker, anarkisme modern sebagai "pertemuan 2 arus utama ketika dan sejak revolusi Perancis yang punya karakter ekspresif dalam kehidupan intelektual Eropa : sosialisme dan liberalisme.

Beberapa tahun lalu, kita melihat keberhasilan Pax Britannica "netral" dalam menjalankan aturan sehingga "perdagangan bisa tumbuh dan hasilnya bisa menanggulangi hilangnya kebebasan."

Federasi ekonomi bukan kekuatan politik, tepi kekuatan regulasi yang ekonomis dan administratif.

Banyak yang menyamakan prinsip Bloshevikisme adalah sebagai Marxisme praktik.

Seorang anarkis akan mengkritik demokrasi karena merupakan monopoli kekuatan terpusat dan karena demokrasi yang represtatif terbatas pada lingkup politik dan menggangu lingkup ekonomi.

Kapitalisme di negara berkembang semakin menguasasi sistem ekonomi, politik dan ideologi dengan kebijakan yang berasal dari kontrol tertinggi yang berproses dari atas ke bawah sedangkan tanggung jawab berprogres sebaliknya.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Thursday, May 21, 2020

Great Depression

Depresi Besar Ekonomi Amerika 1929-1939 dan Dampaknya Terhadap Kehancuran Ekonomi Dunia


Oleh : Dietmar Rothermund

Penerbit : Imperium, 2008
Tebal : 294 halaman


Great depression menjadi tantangan ekonomi untuk mencapai keseimbangan dari mekanisme bebas kekuatan pasar. Salah satu diantaranya menjaga keseimbangan antara supply demand atau persediaan dan permintaan, dimana sebelumnya uang dianggap hanya sebagai media tukar yang mempunyai peran netral.

Hal tersebut berlaku pada Teori moneter pra-Keynesian. Salah satu tokoh yang menetapkan pondasi standar emas adalah Sir Isaac Newton pada tahun 1717 dalam kapasitasnya sebagai master artayasa.

Lalu Keynes, sang begawan ekonomi, dalam karyanya A Treatise on Money, mencoba mengenalkan teori ekonomi baru. Pada tahun 1932 muncul Teori Uang dan Produksi, dan puncaknya terangkum pada karya General Theory of Employment, Interest and Money.

Sebelumnya, tepatnya sebelum Perang Dunia I, perekonomian suatu negara didasarkan pada standar emas internasional. Hal ini lebih menjamin stabilitas moneter karena memberikan keseimbangan dengan mekanisme yang cukup sederhana.

Salah satunya adalah Bank Inggris, yang merupakan bank swasta yang dimiliki para pemegang saham swasta juga. Bank Inggris adalah bank sentral yang tak biasa karena dimiliki oleh pribadi dan membayar keuntungan saham.

Tidak hanya di Inggris, dikarenakan memiliki sumber daya yang menguntungkan, sehingga Inggris Raya juga mampu mengelola standar emas internasional. Dan Bank Inggris juga dianggap sebagai pusat finansial dunia.

Hal tersebut terjadi sebelum Amerika Serikat merebut predikat sebagai kekuatan finansial utama dari tangan Inggris Raya, dengan Dewan Cadangan Federal yang dibentuk pada tahun 1913.

Pada tahun 1929, terjadi kebangkrutan bursa saham. Pada tahun 1930, depresi ekonomi menyebar dari Amerika ke Eropa.

Disinilah asal usul bangkitnya Amerika Serikat. Sebelum Perang Dunia, Amerika Serikat berhutang $ 4 milyar ke Eropa, namun setelah perang berakhir, sekutu Eropa berbalik berhutang $ 11 milyar kepada Amerika Serikat.

Hal ini menjadikan kemunduran Eropa, dimana pada tahun 1914 merupakan negara yang berada di posisi unggul, namun berbalik sengsara pada tahun 1945 setelah Perang Dunia.

Tidak hanya berkutat pada Amerika dan Eropa saja, namun juga ada peran Jawa sebagai bagian dari Hindia Belanda. Dimana pada tahun 1928 sampai 1930, Jawa adalah eksportir gula terbesar di dunia, yaitu sebesar 3 juta ton.

Pada tahun 1928 dan 1929 di Jawa terjadi pemberontakan komunis. Pada tahun 1931 sampai 1936 Hindia Belanda diperintah oleh Gubernur Jenderal de Jonge, seorang autokrat yang keras. Pada saat itu tokoh nasionalis seperti Soekarno ditahan. Pada tahun 1927, Sukarno mendirikan partai nasionalis, dimana pada tahun 1930 menyumbangkan slogan Marhaen, sehingga muncul ideologi Marhaenisme.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Friday, May 8, 2020

The Interpretation of Financial Statements

Memandu Anda Memahami Laporan Keuangan


Oleh : Benjamin Graham dan Spencer B. Meredith

Penerbit : PT Bentara Aksara Cahaya, 2019
Tebal : 165 halaman


Dalam laporan keuangan sebuah neraca menunjukkan seberapa besar uang dan hutang yang dimiliki oleh perusahaan. Perusahaan dapat diukur dari sisi aset maupun penjualan.

Disana terdapat debit atau biaya yaitu entri yang meningkatkan nilai akun aset dan yang mengurangi akun liabilitas. Dan terdapat redit yaitu entri yang meningkatkan nilai akun liabilitas dan yang mengurangi akun aset.

Modal dan laba yang tidak didistribusikan sebagai dividen dicatat sebagai surplus.

Perusahaan memiliki investasi di perusahaan lain dalam bentuk surat berharga, misalnya obligasi atau saham. Harga saham dipengaruhi oleh laba prospektif, yang merupakan sebuah nilai hasil estimasi atau perkiraan, dan transaksi di pasar saham dikendalikan oleh tren.

Harga saham biasa adalah hasil dari sekian banyak estimasi dari seperti apa kinerja laba selama 6 bulan ke depan, pada tahun berikutnya, dan bahkan lebih jauh lagi di masa depan. Pasar juga mempertimbangkan tren atau prospek masa depan dengan menggunakan rasio pada jenis perusahaan.

Ketika pada masa perekonomian mengalami depresi tidak mempengaruhi pasar, karena penilaian publik terhadap emisi individu masih cukup baik.

Terdapat aset tetap, yaitu terdiri dari akun properti (seperti tanah, bangunan, peralatan dan perabotan kantor), dan aset bergerak (seperti lokomotif, peralatan apung, peralatan kecil).

Sebuah aset dapat mengalami penyusutan atau keusangan atau deplesi atau amortisasi, yaitu hilangnya nilai secara bertahap karena usia dan pemakaian.

Ada satu aset lagi, yaitu aset tidak berwujud, yang tidak bisa disentuh, ditimbang maupun diukur. Contohnya adalah mubihah, merek dagang, paten dan sewa.

Yang termasuk aset juga adalah persediaan, dari salah satu sisi memiliki persediaan adalah baik karena memperbesar aset, namun dalam bisnis sebenarnya saldo persediaan dalam jumlah besar merupakan ha yang buruk.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Saturday, April 18, 2020

Orang-Orang Di Persimpangan Kiri Jalan

Oleh : Soe Hok Gie

Penerbit : PT Bentang Pustaka, 2005

Tebal : 358 halaman


Jauh sebelum kemerdekaan Indonesia, sejak tahun 1901, kita mengalami "krisis pemikiran" akibat dari perkenalan pendidikan Barat yang berhimpitan dengan perubahan serba cepat. Turning point adalah tahun 1926 dimana banyak terjadi pergolakan-pergolakan yang menginginkan datangnya pembaharuan.

Di awal kemerdekaan Indonesia pernah terjadi percikan api ideologi, yang terdiri dari 3 ideologi besar, yaitu Islamisme, Nasionalisme dan Marxisme. Hampir semuanya didorong oleh motif idealisme-revolusioner.

Kepercayaan bahwa revolusi merupakan lampu Aladin yang ajaib terjadi di semua kalangan pemuda, baik pemuda biasa sampai pemuda yang lebih intelektual. Dalam perjalanannya optimisme dan idealisme yang sempat menyala-nyala terkadang kemudian mati karena disiram air dingin.

Tokoh Marxisme di Indonesia diantaranya adalah Tan Malaka yang tidak pernah tunduk kepada Moskow, berbeda dengan Musso yang mendapat sebutan Stalin Indonesia. Musso sewaktu muda pernah dikader oleh H.O.S Tjokroaminoto di Surabaya pada tahun 1920-an, bersama dengan Alimin dan Soekarno.

Ada yang menarik dari tulisan Sjahrir, dimana kemenangan tidak dapat dicapai dengan semangat melulu, tetapi juga dengan perorganisasian yang rapi. Sedangkan D.N. Aidit mencatat bahwa di masa awal banyak tengkulak-tengkulak rakyat yang berebut kursi, yang memegang catatan jumlah rakyat mereka wakili, namun rakyat tidak pernah melihat bahkan rakyat tidak pernah kenal padanya.

Pada masa lalu, sejumlah partai pecah. Jika semula partai lama mempunyai 2 tokoh, salah satu tokoh sebagai gas dan tokoh lain sebagai rem. Dan saat pecah, maka partai yang berjalan tanpa rem akan berjalan secara radikal. Sedang partai lainnya hanya mempunyai rem dan tidak mempunyai gas sehingga mandek dan kehilangan vitalitas dan keberanian dan pemikiran baru, pada akhirnya memfosil.

Tidak sehatnya udara politik Indonesia saat itu terlihat saat kekuatan politik tertentu yang memainkan perasaan sebagian rakyat sehingga tidak puas pada masalah dasar negara Indonesia, seperti masalah perbaikan ekonomi dan penyehatan struktur tenaga produksi RI, sehingga melumpuhkan demokrasi, bahkan dapat membahayakan Republik Indonesia. Untuk itu pemerintah dengan tentara yang efisien dan satu komando menjadi alat negara yang ampuh dan kebal terhadap agitasi kekuatan politik lain.

Sunday, March 22, 2020

50 Cara Kaya Ala Richard Branson


Kerja itu Senang-Senang, Uang pun Akan Datang
Belajar Menikmati Hidup dari Richard Branson

Oleh : Astrid Savitri

Penerbit : Genesis Learning, 2018
Tebal : 193 halaman


Richard Branson yang menderita disleksia malah merasa beruntung karena dengan disleksia yang dideritanya membuatnya selalu menjaga agar komunikasi tetap efisien dan mengharuskannya untuk pandai melakukan delegasi karena kekurangannya tersebut.

Delegasi adalah keterampilan yang sangat penting bagi seorang leader.

Richard Branson adalah seorang manager yang baik, hal ini ditunjukkan kemampuannya dalam  mengelola hubungan baik dengan orang lain, dan kemampuannya membuat sebuah tim hebat dalam mengembangkan bisnisnya.

Kebiasaan lain dari Richard Branson yang penting untuk ditiru adalah kebiasaan mencatat untuk mengingat sesuatu. Tidak perlu menggunakan gadget yang canggih, Branson cukup menggunakan buku catatan kemana pun dia pergi.

Dengan buku catatan, Branson mencoret-coret dan mencatat semua apa yang perlu diselesaikan dan yang perlu dilakukan. Maka kita harus membuat daftar, lebih banyak untuk mendengar dan sedikit untuk bicara.

Bagi Richard Branson, sebuah peluang seringkali muncul dalam bentuk kegagalan.

Salah satu cara untuk mengatasi kegagalan atau rintangan adalah dengan memecahkan persoalan besar menjadi bagian-bagian kecil. Dari kegagalan waktu ke waktu, kisah sukses pengusaha adalah sebuah kisah adaptasi, revisi dan perubahan yang konstan.

Prinsip hidup Richard Branson yang aku suka adalah "Lakukan segera".

Screw it, Let's Do it".

Dalam hidup kita harus mempunyai impian, karena tanpa impian tidak akan ada petualangan. Jangan biarkan orang lain meyakinkan kita bahwa gagasan dari impian kita kelewat optimis atau terlalu idealis. Dan nilai sebuah impian tidak hanya diukur pada hasil, tapi dari inspirasi yang datang dari perjalanan mencapainya. Sehingga dalam bisnis bukan mengenai banyaknya uang yang akan kita dapatkan.

Saat bekerja kita mudah untuk terjebak dalam rutinitas, sehingga perlu adanya tantangan baru untuk keluar dari lingkaran rutinas tersebut.

Richard Branson juga mempunyai prinsip YOLO, You Only Live Once, sehingga banyak sekali kegiatan hingga kegiatan ektrem yang dilakukan oleh Branson.

Richard Branson sudah terbiasa mandiri, kebiasaan hidup mandiri dapat meningkatkan kepercayaan diri terutama dalam menangani persoalan hidup, karena mereka lebih siap untuk bertindak tanpa menunggu ijin atau dukungan dari orang lain.

Satu prinsip dari Richard Branson yang menarik adalah jika kita masih berbicara tentang apa yang kita lakukan kemarin, maka itu berarti kita masih belum melakukan apa pun pada saat ini.

Ada pepatah Inggris yang menarik, yaitu "The man in the street often has more common sense than many big bosses", yang artinya orang-orang jalanan lebih masuk akal daripada para big bos.

Pantau penggunaan gadget agar tidak menguasai hidup kita, karena seharusnya kita lah yang mempunyai kuasa untuk menguasasi peralatan termasuk gadget.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Saturday, March 7, 2020

Kafepedia

A - Z tentang Bisnis Kafe


Oleh : Damaya Ardian

Penerbit : Laksana, 2019
Tebal : 180 halaman


Berdasarkan penelitian Statistik Small Business Administration, sebanyak 50% usaha baru gagal pada tahun pertama, sedangkan 47.5% lainnya gagal dalam kurun waktu 5 tahun, dan sisanya 2.5% berhasil.

Kafe berbeda dengan restoran, karena kafe lebih berfokus untuk tempat nongkrong untuk berlama-lama sambil ngobrol.

Namun banyak kafe yang menyesuaikan dengan kebiasaaan orang Indonesia, yaitu jika tidak menyantap nasi makan belum kenyang, sehingga banyak kafe yang juga menyediakan menu berat, sehingga muncullah istilah kafe & resto, kafe & bar, kafe & bistro atau pun kafe & eatery.

Salah satu tema dan konsep kafe adalah yang bergaya industrial, yaitu kafe dengan interior warna monokrom, natural dan asli apa adanya, disertai dengan desain yang mewah tapi kasual. Misalnya dengan materi baja, logam atau metal dan kayu sehingga memberikan kesan maskulin.

Kafe berasal dari bahasa Perancis, yaitu cafe, yang berarti kopi, yaitu pada tahun 1669 saat utusan sultan Mohammed IV membawa beberapa karung biji kopi ke Perancis.

Pada tahun 1672, Pascal sang pengusaha muda dari Armenia menjual kopi secara umum untuk semua kalangan.

Pada tahun 1696, India mengirim bijih kopi Arabica ke Pemerintahan Belanda di Batavia untuk ditanam di Indonesia.

Pada tahun 1711, bijih kopi mulai dieskpor dari Indonesia ke Eropa.

Kemudian para penjelajah dan pedagang dunia membawa kopi ke Inggris pada abad ke-18, dan muncullah bisnis kafe yang disebut dengan "Penny University" atau penghasil uang.

Pada tahun 1839, melalui jalur perdagangan kopi pun ke wilayah Italia, yang kemudian dikenal dengan caffe dan akhirnya menyebar ke Amerika dan muncul istilah cafetaria.

Pada tahun 1878, berdiri kafe pertama kali di Indonesia yang bernama Tek Sun Ho yang didirikan oleh Liaw Tek Soen.

Untuk mendirikan kafe tidak hanya dibutuhkan modal berupa materi, barang, atau uang. Modal yang secara fisik berupa finansial memang penting. Tapi juga terdapat modal non materi yang tidak kalah penting, yaitu pengetahuan, skill, passion dan kerja keras.

Saat mendirikan kafe yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah strategi pemasaran dan promosi yang efisien dan cerdas, agar kafe kita diketahui oleh calon pelanggan

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Featured Post

Wow Marketing

Oleh : Hermawan Kartajaya Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, 2015 Tebal : 239 halaman Marketing 1.0 : Product centric marketing, dimana obj...

Related Posts