Saturday, June 13, 2015

Niccolo Machiavelli : Sang Pangeran

52 Gagasan Cemerlang


Oleh : Tim Phillips

Penerbit : Kanisius, 2013
Tebal : 156 halaman


Machiavellian adalah istilah bagi orang yang suka menipu dan selalu berbohong untuk mendapatkan dan mempertahankan kekuasaan. Yaitu meliputi "politik kotor" atau "relasi publik" merupakan termasuk machiavellian.

Pangeran yang dimaksud Niccolo Machiavelli pada hakikatnya lebih dekat dengan seorang CEO modern atau seorang Perdana Menteri. Machiavelli hanya mengatakan bahwa jika Anda memimpin, Anda memerlukan kekuadaan dan jika Anda menginginkan kekuasaan, inilah yang harus Anda lakukan untuk mempertahankan.

Nasihat dalam buku ini salah satunya yang perlu direnungkan adalah "Jika Anda tidak suka bahwa kekejaman atau kecurangan itu menguntungkan, pilihan praktis pilihan Anda adalah menyesuaikan diri dengan itu atau pindah ke tempat lain".

Karena pada hakikatnya saat kita harus memilih antara 2 pilihan yang tidak menyenangkan, maka kita harus ingat bahwa kita tidak dapat menyenangkan semua orang. Termasuk politik, bahwa politik merupakan pilihan antara yang penuh bencana dan yang tidak enak. Sehingga bagi pemimpin, lakukan itu dan tidak perlu kompromi.

Buku ini juga menelaah mengenai sejarah. Bahwa sejarah ditulis oleh para pemenang, kita jarang mendengar orang lain yang memuat orang-orang paling kuat dalam sejarah, cerita mereka hampir tidak pernah dilaporkan.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Saturday, June 6, 2015

Soft Skill

Sukses di Dunia Kerja


Oleh : Teguh Susanto

Penerbit : PT Suka Buku, 2012
Tebal : 132 halaman


Hard skill adalah kemampuan seseorang yang bersifat nyata atau kasat mata, mencakup kemampuan intelektual (IQ). Sedangkan soft skill adalah kemampuan yang bersifat abstrak, mencakup kemampuan pengelolaan emosi (EQ).

80% kesuksesan manusia ditentukan oleh bagaimana cara ia membawa diri atau mengelola emosinya di tempat kerja. Soft skill mencakup 3 hal yaitu sikap, komunikasi dan etika.

Emosi yang dimaksud disini tidak melulu bermakna kemarahan. Emosi merupakan reaksi terhadap rangsangan dari luar dan dalam seseorang, misalnya gembira, tertawa dan sedih.

Secara garis besar emosi dapat digolongkan menjadi 2, yaitu emosi positif dan emosi negatif. Orang yang menduduki jabatan yang lebih tinggi misalnya manajer sangat dianjurkan selalu menampilkan emosi yang positif. Dengan pengelolaan emosi yang positif diharapkan berbagai manfaat dapat diraih.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Monday, June 1, 2015

Key Performance Indicators

Pengembangan, Implementasi dan Penggunaan KPI Terpilih


Oleh : David Parmenter

Penerbit : PT Elex Media Komputindo, 2010
Tebal : 246 halaman


Perubahan efektif sebuah perusahaan sangat tergantung pada keakuratan penentuan pelaku utama sebagai pusat penggerak budaya baru di tempat kerja.

Analogi bawang bisa digunakan untuk menjelaskan Key Performance Indicator atau KPI, kulit luar menggambarkan kondisi keseluruhan bawang, banyaknya sinar matahari, air dan nutrisi yang diterima dan bagaimana penanganan bawang tersebut sejak panen hingga berada di rak supermarket.

Analogi yang lain mengenai Key Performance Indicator atau KPI, yaitu sebuah spedometer. Dewan direksi hanya ingin tahu berapa kecepatan sebuah mobil melaju, namun pihak manajemen perlu mengetahui informasi lebih banyak lagi karena kecepatan tersebut merupakan kombinasi dari jenis gir yang dipakai dan putaran per menit (RPM) mesin.


David Parmenter adalah seorang penulis dan konsultan manajemen yang dikenal atas kontribusinya dalam bidang manajemen kinerja dan pengukuran kinerja bisnis. Dia memiliki latar belakang yang kaya dalam konsultasi manajemen dan telah menulis beberapa buku yang terfokus pada topik ini.

Parmenter sering memberikan wawasan tentang cara mengembangkan dan menerapkan Key Performance Indicators (KPIs) untuk meningkatkan kinerja organisasi. 

Key Performance Indicators (KPIs) adalah ukuran yang terdefinisi dengan jelas yang digunakan oleh organisasi untuk mengevaluasi tingkat keberhasilan dalam mencapai tujuan dan sasaran strategis mereka. KPIs memberikan gambaran singkat tentang kinerja suatu organisasi atau proyek dengan fokus pada aspek-aspek kritis yang paling mempengaruhi keberhasilan. Mereka membantu dalam memonitor progres, mengidentifikasi tren, dan memberikan dasar untuk pengambilan keputusan yang informasional.

KPIs harus dapat diukur dengan jelas dan terukur dalam istilah kuantitatif. Ini memungkinkan pemantauan kinerja yang objektif dan perbandingan data dari waktu ke waktu.

KPIs harus bersifat spesifik, fokus pada aspek-aspek kritis kinerja, dan tidak terlalu umum. Pemilihan KPIs yang tepat membantu mencegah kebingungan dan memastikan bahwa upaya organisasi difokuskan pada area yang benar-benar penting.

KPIs harus realistis dan dapat dicapai. Mereka harus mencerminkan ambisi organisasi, tetapi juga harus mempertimbangkan sumber daya dan kendala yang ada.

KPIs seharusnya tidak hanya menjadi indikator pasif tetapi juga alat yang mendukung pengambilan keputusan. Informasi yang dihasilkan dari KPIs seharusnya memberikan wawasan yang berguna bagi pemimpin organisasi untuk membuat keputusan yang informasional.

KPIs memerlukan pemantauan berkelanjutan untuk memastikan bahwa organisasi tetap pada jalur untuk mencapai tujuan mereka. Perubahan dalam KPIs dapat menjadi sinyal peringatan atau kesempatan untuk perbaikan.


#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Saturday, May 30, 2015

Change Your Habits

Karena Kebiasaanmu Hari Ini adalah Cermin Masa Depanmu


Oleh : Isnaeni DK

Penerbit : Caesar Media Pustaka, 2014
Tebal : 214 halaman


Buku ini mencakup beberapa topik penting seperti bagaimana mengenali kebiasaan buruk, mengatasi rintangan yang muncul saat mencoba mengubah kebiasaan, dan membuat rencana aksi untuk mencapai tujuan. Buku ini juga berisi beberapa tips praktis untuk membantu membentuk kebiasaan baik yang berkelanjutan, termasuk mengelola waktu dengan efektif, meningkatkan kualitas tidur, dan menjaga kesehatan fisik dan mental.

Dalam buku ini, Isnaeni DK mengajarkan pembaca untuk menggunakan teknik-teknik psikologi dan strategi perubahan perilaku yang telah terbukti efektif untuk membantu mengubah kebiasaan buruk menjadi kebiasaan baik. Dia juga memaparkan beberapa contoh kasus nyata dari orang-orang yang telah berhasil mengubah kebiasaan buruk mereka dan mencapai tujuan hidup yang lebih baik.

Secara keseluruhan, buku "Change Your Habits" oleh Isnaeni DK dapat menjadi panduan praktis yang berguna bagi siapa saja yang ingin mengubah kebiasaan buruk mereka dan mencapai tujuan hidup yang lebih baik.

Salah satu tokoh dunia yang aku sukai adalah John F. Kennedy, dan buku ini juga mengutip salah satu dari pernyataan beliau, yaitu "Waktu adalah kekuatan, bila kita memanfaatkan seluruh waktu, kita sedang berada di atas jalan keberuntungan".

Pada bab pertama salah satu yang diuraikan dalam buku ini adalah mengenai kecerdasan yang dimiliki oleh manusia, pada umumnya yang dipakai standard masyarakat adalah kecerdasan logika matematika, padahal masih ada beberapa klasifikasi kecerdasan, misalnya kecerdasan linguistik, kecerdasan visual, kecerdasan musik, kecerdasan intrapersonal, kecerdasan interpersonal kecerdasan kinestetik dan kecerdasan naturalis.

Sehingga orang pasti memiliki kelebihan dan kekurangan berdasarkan klasifikasi kecerdasan tersebut. Sehingga segala kekurangan merupakan hal yang wajar, tinggal bagaimana kita mengelola kelebihan dan kekurangan kita untuk meraih cita-cita dan kesuksesan.

Dalam bab keempat, juga dibahas mengenai kegagalan, dimana sikap dalam buku ini agar supaya kita menganggap kegagalan merupakan bagian dari sejarah perjalanan hidup kita dalam menggapai cita-cita dan kesuksesan.

Saat kita mengalami kegagalan, saat kita berada di bawah roda nasib yang berputar yaitu dimana saat kita merasa kondisi kita merupakan hal yang terburuk di dunia, kita merasa orang yang paling tidak beruntung, maka cobalah sesekali kita berusaha keluar lalu melihat luasnya dunia dengan beraneka manusia dan makhluk maka kita akan sadar bahwasanya hidupa kita masih lebih baik karena masih belum apa-apa dibandingkan kehidupan yang ada diluar sana.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Sunday, May 24, 2015

Slide Design Mastery

How to Design World Class Slide Presentation


Oleh : Mustofa Thovids

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2014
Tebal : 124 halaman


Pada jaman dahulu jika akan membuat presentasi di depan kelas adalah menggunakan OHP atau Over Head Projector, namun sekarang dengan semakin majunya teknologi kita dapat lebih efektif dalam melakukan presentasi yaitu dengan menggunakan LCD Projector.

Mengapa presentasi menjadi sangat penting, karena ternyata dalam kesuksesan tidak hanya dapat diukur dengan mematenkan penemuan atau bagaimana perusahaan dibangun, tapi juga dengan bagaimana cara kita dalam memasarkan ide kita. Sehingga presentasi adalah alat komunikasi dalam bisnis.

Bahkan konon presentasi dalah komunikasi dengan visual sudah dimulai 25.000 tahun yang lalu yaitu saat ditemukannya lukisan di Gua Altamira, Spanyol.

Dalam membuat presentasi, dalam buku ini kita akan diajari 3 hal, yaitu
  1. Planning
  2. Design
  3. Delivery

Juga tedapat 3 hal lain yang harus diikuti dalam membuat presentasi, yaitu
  1. Why
  2. What
  3. How

Sebelum membuat slide presentasi yang tidak kalah penting adalah membuat sketsa atau yang disebut dengan storyboard yang berisi gambaran dari presentasi dan bagaimana cara membuatnya, sehingga saat anda membuatnya nanti kita akan tetap pada jalur yang sudah direncanakan.

Kaidah lain yang perlu diingat adalah kesederhanaan, yaitu dimana kesederhanaan akan membuat hal yang paling penting akan jadi terlihat. Selain kesederhanaan yang tak kalah penting adalah kejelasan pesan yang hendak kita sampaikan di setiap slide.

Untuk itu perlu ditunjang dengan pemilihan tipografi yang baik, pemilihan warna yang sesuai, pemilihan background yang tepat dan penggunaan chart yang cocok.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Sunday, May 17, 2015

Blak-Blakan Resep Sukses Ciputra

Seperti Apa Perjuangan Ciputra Hingga Menjadi Konglomerat


Oleh : Maskur Anhari

Penerbit : Kobis, 2014
Tebal : 180 halaman


Tjie Tjin Hoan atau yang lebih dikenal dengan Ciputra merupakan pengusaha sukses Indonesia yang bergerak di bidang properti dibawah bendera Pembangunan Jaya, Metropolitan Development dan Ciputra Development yang mempunyai julukan yaitu Sang Begawan Properti dan Bapak Real Estate.

Proyek pertama dari Ciputra adalah Proyek Senen yaitu pusat perbelanjaan modern seluas 8 hektar di Jakarta Pusat. Proyek lainnya yang tak kalah fenomenal adalah Taman Impian Jaya Ancol, yaitu pusat rekreasi keluarga yang menjadi favorit keluarga seluruh Indonesia.

Selain 2 proyek diatas, juga masih ada proyek yang dikerjakan oleh Ciputra yang juga tak kalah mentereng, misalnya Pondok Indah, Bintaro Jaya, Bumi Serpong Damai, Citra Raya Surabaya.

Ada 10 nasehat dari Ciputra yang diulas dalam halaman 105 di buku ini yaitu

  1. Tidak boleh menghambur-hamburkan waktu
  2. Harus memiliki mentor yang berpengalaman
  3. Baca buku berkualitas
  4. Berkumpulah dengan orang yang tepat
  5. Hadiri acara yang sesuai
  6. Anggaplah diri anda pribadi yang lebih serius dari yang lain
  7. Kuasai bidang anda sebaik mungkin
  8. Jangan ragu menunjukkan keahlian dan hasil kerja anda
  9. Mulai dari usia dini
  10. Miliki passion yang tinggi
#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Sunday, May 3, 2015

The Devil's Advocate

100 Aturan Bisnis yang Harus Anda Kuasai


Oleh : Caspian Woods

Penerbit : PT Elex Media Komputindo, 2013
Tebal ; 267 halaman


Awalnya aku kira buku ini ada hubungannya dengan salah satu film favoritku yang berjudul sama yaitu The Devil's Advocate, yaitu film apik yang diperankan oleh Keanu Reeves yang berperan sebagai Kevin Lomax, seorang pengacara pemula yang hidup cukup sederhana di Florida.

Dalam film tersebut selain Keanu Reeves juga bermain Judith Ivey sebagai Alice, yaitu ibu Kevin Lomax yang merupakan penganut Katolik taat, lalu ada Charlize Theron sebagai Mary Ann, istri dari Kevin Lomax dan yang menjadi film ini menjadi kuat adalah karakter John Milton yang diperankan dengan bagus oleh Al Pacino.

Inti dari film tersebut adalah godaan setan yang dimana setan itu sendiri bisa berwujud apapun, bahkan yang berwujud manusia. Setan tiada hentinya memperdaya dan memanipulasi manusia. Orang yang diperdaya setan kebanyakan yang cinta kepada dunia secara berlebihan dan memiliki ambisi yang tak pernah tercapai sebelumnya sehingga dapat memengaruhi alam bawah sadar dan perilaku manusia.

Tapi sekali lagi buku ini bukan membicarakan film tersebut.

Buku ini mengajak kita untuk berpikir lain dalam menyikapi dalam dunia bisnis atau dunia yang serupa. Jika orang lain berpikir ZIG maka kita juga harus bisa berpikir ZAG.

Buku ini dibagi menjadi 7 hal besar, yaitu
1. Kepemimpinan
2. Strategi
3. Inovasi
4. Penjualan dan Pemasaran
5. Staf
6. Keuangan
7. Pribadi

1. Kepemimpinan
Apa tugas kita sebagai pemimpin? Pemimpin adalah orang yang bertugas menjelaskan puncak gunung kepada bawahan dan menjelaskan mengapa puncak gunung itu merupakan tempat yang sangat bagus untuk dicapai, serta untuk mencapai puncak gunung dijelaskan pula tantangan-tantangan dan jurang-jurang dalam perjalanan itu.

2. Strategi
Bussiness plan atau perencanaan bisnis memang diperlukan tapi setelah itu kita harus lebih cepat dan fleksibel dalam menjalankan misi dari visi yang telah ditetapkan. Dalam bisnis, taktik jauh lebih penting dibandingkan strategi.

3. Inovasi
Bagaimana menyikapi kegagalan. Mari kita contoh Thomas Alva Edison dimana dia telah menemui 1000 kegagalan dalam membuat 1 lampu, beliau berucap "Saya tidak mengalami kegagalan sebanyak seribu kali, tapi saya telah sukses berhasil menemukan 1000 cara untuk TIDAK membuat sebuah lampu".

4. Penjualan dan Pemasaran
Seorang psikolog dari Jerman, Hermann Ebbinghaus menemukan dalam penelitiannya bahwa manuisa akan lupa sebanyak 60% dari informasi yang didapatkan setelah 1 jam dipelajari. Oleh karena itu dalam membuat presentasi buatlah 3 fokus saja.

5. Staf
Delegasi tugas adalah tentang memberikan kewenangan yang cukup kepada yang cukup sesorang untuk menjalankan sesuatu. Jika itu terasa sakit dan menakutkan, itulah sebuah delegasi.

6. Keuangan
Banjir uang pinjaman dalam bentuk utang dapat merusak bisnis kita dibandingkan kokain, karena hal tersebut dapat membuat kecanduan.

7. Pribadi
Seekor singa sangat gesit dan buas dalam menangkap mangsanya, namun sesekali singa juga bermalas-malasan dengan berjemur dibawah bayang-bayang sebuah pohon di Afrika. Sebuah pepatah berkata "Berikan pekerjaan yang sulit kepada seorang pemalas dan dia akan melakukan dengan cara yang paling mudah untuk dilakukan".

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Featured Post

Wow Marketing

Oleh : Hermawan Kartajaya Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, 2015 Tebal : 239 halaman Marketing 1.0 : Product centric marketing, dimana obj...

Related Posts