Saturday, July 26, 2003

Plato

90 Menit Bersama


Oleh : Paul Strathern

Penerbit : Erlangga, 2001
Tebal : 57 halaman


Aristokles adalah putra pasangan dari Ariston (ayahnya) dan Solon (ibunya) yang lahir pada 428 SM. Aristokles merupakan pemain gulat yang dikarenakan dahi dan dadanya yang lebar dan rata maka dia terkenal dengan sebutan Plato.

Selama 9 tahun, Plato belajar kepada gurunya, Sokrates, mengenai gagasan sang filsuf yang ajarannya sangat menyerang. Kemudian Plato melakukan perjalanan selama 12 tahun dimana dia berkelana dan bertemu dengan tokoh-tokoh dibelahan negara lain, seperti Euklides, Pythagoras, Dionysius, Anniceris.

Sehingga kemudian Plato mempunyai filsafat yang terkenal yaitu Teori Idea.

Pada tahun 386 SM, Plato membeli sebidang tanah di kawasan hutan kecil Akademe untuk mendirikan sekolah. Sekolah tersebut diberi nama Akademia. Akademia ini dianggap merupakan universitas pertama di dunia.

Karya selanjutnya dari Plato yang terkenal adalah Republika yang diawali dengan pertanyaan "Apakah Keadilan itu?". Republika disampaikan dalam bentuk dialog antara Sokrates dengan Plato yang merumuskan gagasan Plato mulai dari kebebasan berbicara, feminisme, pengendalian kelahiran (keluarga berencana), hak milik publik dan hak milik pribadi.

Sunday, June 1, 2003

Test Personaliti


Oleh : Dr. H. Yul Iskandar., psi., PhD

Penerbit : Yayasan Dharma Graha, 1994
Tebal : 96 halaman

Personaliti tidak mengenal benar dan salah, tidak mengenal baik dan buruk, tapi tergantung pada untuk apa dan kepada siapa hal itu dipergunakan. Jadi lebih kepada sesuai atau tidak sesuai, cocok atau tidak cocok, tepat atau tidak tepat.

Satu hal yang menarik perhatianku ada pada halaman ke-39, yaitu mengenai Obsesi-Kompulsi. Dimana personaliti obsesi adalah orang dengan ide, pikiran atau impuls yang mengganggu dalam kehidupan sehari-hari.

Pikiran yang dimaksud adalah kekerasan, terkontaminasi penyakit atau keragu-raguan dalam mengerjakan sesuatu, yang diwujudkan dalam tingkah laku reaksi dan obsesi, dimana tingkah laku tersebut sebenarnya untuk menetralisir personaliti obsesi.

Salah satu contoh perilaku personaliti obsesi yang harus melakukan sesuatu dengan sempurna akan menunjukkan perilaku mengulang-ulang memeriksa pekerjaannya berkali-kali.

Perilaku lain orang dengan personaliti obsesi takut ketularan penyakit, sehingga secara kompulsi akan menghindari berjabat tangan atau salaman dengan orang lain, dan jika pun berjabat tangan maka akan membersihkan dan mencuci tangan berkali-kali.

Jika ada pikiran untuk melawan obsesinya, maka dengan otomatis dia akan menjadi sangat cemas yang luar biasa.

Tuesday, April 22, 2003

Mengukur Prestasi Tim


Oleh : Gloria E. Bader, Audrey E. Bloom, Richard Y. Chang

Penerbit : PT Pustaka Binaman Pressindo, 1999
Tebal : 103 halaman


Organisasi yang berhasil mengubah dirinya dari kelompok kerja tradisional menjadi tim mandiri terbukti telah memperoleh banyak manfaat - keputusan yang lebih baik, komitmen yang besar dan peningkatan mutu.

Namun salah satu tantangan menjadi tim mandiri adalah menata kembali sistem pengukuran prestasi agar sesuai struktur tim yang baru.

Buku panduan ini menjawab tantangan tersebut dengan menyediakan alat ukur yang berharga untuk mengukur keefektifan tim pada 2 bidang kritis yaitu hasil kerja tim dan dinamika tim itu sendiri.

Dalam buku ini banyak berisi teori dan penjelasan serta survey dan angket penelitian dengan tujuan untuk mengukur prestasi tim secara subyektif dan obyektif.

Sejarah Al-Quran

"Nyawa" Sebuah Peradaban


Oleh : Abdullah Al-Zanjani

Penerbit : Hikmah, 2000
Tebal : 121 halaman


Masa turunnya Al-Quran dibagi menjadi 2, yaitu sebelum hijrahnya Nabi Muhammad dan sesudah hijrah.

Masa pertama adalah saat Nabi Muhammad tinggal di Makkah selama 12 tahun 5 bulan 12 hari, terhitung sejak tanggal 17 Ramadhan tahun ke-41 dari kelahirannya, sampai Rabbi Al-Awal tahun ke-54 sejak kelahirannya.

Masa kedua adalah setelah Nabi Muhammad hijrah dan tinggal di Madinah.

Nabi Muhammad adalah ummi, yaitu orang yang tidak dapat membaca dan menulis. Sehingga setelah Nabi Muhammad menerima ayat atau surah Al-Quran dan menghafalnya, lalu Nabi Muhammad menyampaikan dan membacanya kepada para sahabatnya dan menyuruh mereka menghafalkannya.

Pada jamannya, para penulis menulis ayat Al-Quran pada pelepah, batu dan sobekan kain dan kadang-kadang diatas sura dan potongan kulit atau tulang. Semua itu disebut dengan suhuf.

Dalam buku ini dapat ditarik kesimpulan bahwa pengumpulan Al-Quran terdiri dari 3 tahap, yaitu:

Pertama adalah pengumpulan ayat-ayat ketika pertama kali diturunkan, ayat-ayat ini dikumpulkan di atas daftar-daftar yang umum dipakai pada masa itu dan diajukan kepada Nabi Muhammad.

Kedua, terjadi pada masa khalifah Abu Bakar, saat itu Al-Quran dikumpulkan di antara 2 loh dan ditulis di atas potongan-potongan kulit.

Ketiga, terjadi pada masa khalifah Utsman bin Affan yaitu unifikasi bacaan untuk seluruh kaum muslimin.

Terjemahan pertama Al-Quran ke dalam bahasa latin sebagai bahasa ilmiah di Eropa terjadi pada tahun 1143 yang dilakukan oleh Robert Kennett yang dibantu oleh Pedroditoledo bersama seorang sarjana Arab lainnya. Al-Quran masuk ke Eropa melalui Andalusia. Tujuan terjemahan ini ditujukan kepada Prerre Di Clunij.

Saturday, April 5, 2003

Bung Karno dan Pemfosilan Pikiran-Pikiran Soekarno



Oleh : Benedict Anderson

Penerbit : Bamboe Roentjing, 2001
Tebal : 57 halaman


Banyak pemikiran tokoh bangsa yang sudah membatu seperti fosil, perlu setidaknya kita membacanya kembali.

Bung Karno menjadi ahli waris sinkretisme lama dan asli, sekaligus politikus modern sehingga sinkretisme ini dalam bentuk baru.

Dalam seiring waktu manusia seolah ditakdirkan kekurangan ide baru sehingga terlihat kurang kesegaran atau keluwesan pikiran karena proses mentua.

Jaman dulu pemimpin atau raja terutama dalam tradisi kerajaan Jawa dianggap sebagai makhluk unik sebagai penerima wahyu dari Tuhan atau Dewa dan sama sekali bukan primus inter pares.

Hal yang menarik lainnya adalah mengenai keruwetan yang timbul saat Kepala Negara, Pemimpin Bangsa dan Maharaja saling melebur.

Pernyataan lain adalah mengenai berkumandangnya retorika revolusioner yang berkobar-kobar tanpa beleid yang praktis, kongkrit dan berpandangan jauh untuk melaksanakannya, mirip tancap gas tanpa masuk persneling. Mesinnya jadi panas tapi mobil tidak jalan.

Tuesday, January 21, 2003

Manajemen Proyek Berbasis Internet


Oleh : V. Christianto dan I Made Wiryana

Penerbit : PT Elex Media Komputindo, 2002
Tebal : 139 halaman


Definisi dari proyek adalah suatu tugas unik yang tidak berulang yang dilaksanakan dengan mengkoordinasikan berbagai sumber dibatasi oleh waktu atau mempunyai tanggal awal dan tangga akhir serta mempunyai perencanaan biaya.

Selain faktor teknis dan administrasi, yang menjadi faktor keberhasilan manajemen proyek adalah manajemen komunikasi baik komunikasi internal (komunikasi antar tim) maupun komunikasi eksternal (komunikasi dengan pihak luar).

Dalam buku ini kita bisa mendapatkan pengetahuan tentang mengoptimalkan proses dalam manajemen proyek, mereduksi resiko dan meningkatkan kualitas kerjasama, mencapai sasaran proyek pada tingkat biaya yang lebih efisien.

Friday, January 17, 2003

Cinta dan Keterasingan


Penulis : Khoirul Rosyadi

Penerbit : LKiS Yogyakarta, 2000
Tebal : 123 halaman

Cinta adalah kekuatan yang tulus dan jujur, juga damai serta anti kekerasan, untuk menapaki kehidupan yang kaya warna dan beraneka ragam ini. Untuk itu cinta bisa mengatasi dan melampaui apa saja mulai dari ras, bahasa, agama dan ideologi.

Itulah secuplik yang ada di buku Cinta dan Keterasingan. Di dalamnya banyak dibahas definisi cinta yang dikupas oleh ahli filsafat, mulai dari Plato, Aristoteles, Freud, Erich Fromm hingga Karl Max.

Erich Fromm lahir di Frankfurt pada panghujung abad ke-20 (1900). Menurut dia, cinta produktif adalah solusi bagi masyarakat yang terasing. Cinta produktif adalah sebuah cinta yang memberi ruang kebebasan, penghormatan bagi yang dicintainya tanpa adanya penindasan ataupun penjajahan dengan alasan cinta itu sendiri.

Featured Post

Wow Marketing

Oleh : Hermawan Kartajaya Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, 2015 Tebal : 239 halaman Marketing 1.0 : Product centric marketing, dimana obj...

Related Posts