Saturday, June 29, 2019

The Book of Ikigai

Untuk Hidup Seimbang, Lebih Bahagia dan Panjang Umur


Oleh : Ken Mogi, Ph.D.

Penerbit : Noura PT Mizan Publika, 2018
Tebal : 190 halaman


Ikigai merupakan kata Jepang yang terdiri dari kata iki yang mempunyai arti untuk hidup dan kata gai yang mempunyai arti alasan. Sehingga untuk memiliki ikigai sebuah kesuksesan bukanlah syarat utama.

Orang yang memiliki ikigai akan cenderung menikah, mempunyai pekerjaan, memperoleh pendidikan dan raihan kecil dalam hidup lainnya. Sehingga semuanya harus didukung oleh prinsip pertama yaitu memulai dari hal yang kecil atau kodawari.

Dengan ikigai maka akan menjadi alasan untuk bangun tiap pagi sebagai gairah hidup agar bersemangat. Hal ini sesuai dengan pepatah “bangun di awal pagi adalah keuntungan 3 mon”. Dan sejalan juga dengan pepatah Inggris “the early biard catches the worm”.

Selain prinsip awali dengan hal yang kecil, prinsip ikigai yang lain adalah
  • Bebaskan dirimu
  • Keselarasan dan kesinambungan
  • Kegembiraan dari hal-hal kecil
  • Hadir di tempat dan waktu tepat

Kepuasan batin adalah lebih dari cukup untuk menyemangati hidup, sehingga kita akan tetap membuat musik meski tidak ada yang mendengarkan, kita akan tetap membuat lukisan meski tidak ada yang melihat.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Tuesday, June 18, 2019

The Road Back to You

Jalan Menuju untuk Mengenal Diri
Perjalanan Enneagram untuk Mengenal Diri


Oleh : Ian Morgan & Suzanne Stabile

Penerbit : Literatur Perkantas Jatim, 2018
Tebal : 239 halaman


Istilah Personality (kepribadian) berasal dari kata Yunani, yaitu persona yang mempunyai arti topeng. Topeng ini kita gunakan untuk menutupi diri kita agar terlindung untuk menjalani hidup sebagai kemampuan bawaan, strategi bertahan, refleks yang terkondisi dan mekanisme bertahan.

Konon pada tahun 1900, George Gurdjieff menggunakan gambar geometris 9 titik atau enneagram untuk menggambarkan tipe-tipe kepribadian. Ennea mempunyai arti sembilan, dan gram mempunyai arti gambar.

Pada tahun 1970, Oscar Ichazo menemukan enneagram dan bersama muridnya, Claudio Naranjo, mengembangkan dengan memasukkan pemahaman psikologi modern ke dalamnya.

Dari berbagai model teori kepribadian, termasuk didalamnya enneagram ini mungkin kita tidak perlu fanatik akan kebenaran dan keabsahannya, namun mengutip dari tokoh matematika George Box, bahwa bisa jadi semua model salah atau tidak akurat, namun sebagian tetap berguna bahkan sangat berguna.

Beberapa tipe dari 9 tipe kepribadian akan saya jabarkan, yaitu :

Tipe 1 : Perfeksionis
Beretika, berdedikasi dan bisa diandalkan, termotivasi oleh kemauan untuk hidup dalam cara yang benar, membuat dunia lebih baik, dan menghindar dari kesalahan dan disalahkan.

Tipe 7 : Petualang
Gembira, spontan dan suka bertualang, dimotivasi oleh kebutuhan untuk bahagia, merencanakan pengalaman yang menimbulkan semangat dan menghindari kesulitan.

Tipe 4 : Romantis
Kreatif, sensitif dan mengikuti perasaan, termotivasi oleh kebutuhan untuk dimengerti, mengalami perasaan yang sangat besar, dan menghindar dari biasa-biasa saja.

Tipe 3 : Peraih
Berfokus pada keberhasilan, sadar akan pandangan orang lain dan terfokus pada produktivitas, termotivasi oleh kebutuhan untuk meraih keberhasilan dan menghindari kegagalan.


Anak tipe 1 selalu berusaha menjadi anak teladan dengan mengetahui aturan dan menaati secara detail. Sejak kecil mereka kritis. Mereka terkadang menghindari olahraga yang tidak bisa mereka kuasai.

Anak tipe 1 perlu dinasihati bahwa melakukan kesalahan merupakan sesuatu yang normal, dan bahwa melakukan kesalahan merupakan proses belajar dan bertumbuh. Pastikan anak tipe 1 ditegur saat tidak ada orang lain

Anak tipe 7 merupakan anak yang tidak suka diikat, mereka butuh fleksibilitas. Hal ini bukan berarti mereka malas, bukan sama sekali, bahkan mereka selalu bergerak dan tidak pernah mau berhenti. Jika mereka mengalami kebosanan, mereka bisa menjadi hiperaktif dan cerewet, pikiran mereka berputar cepat dan menjadi pemarah.

Anak tipe 4 cenderung murung, kemurungan berbeda dengan depresi. Kemurungan mereka terkadang bisa berlebihan. Tipe 4 ini merupakan tipe paling rumit dalam tipe kepribadian enneagram. Mereka merasa berbeda dan sering disalahmengerti oleh orang lain, sehingga mereka berusaha menciptakan ruang bagi diri mereka sendiri.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Monday, June 17, 2019

Investasi ala Orang Gajian


Tanpa Tipu-Tipu, Tanpa Korupsi Waktu

Oleh Vigo Arland Jusuf
Penerbit : Bhuana Ilmu Populer, 2017
Tebal : 106 halaman


Di awal buku aku mendapatkan pencerahan mengenai Asuransi Syariah, yaitu dimana yang diasuransikan bukanlah jiwa, namun yang diasuransikan adalah dampak finansial yang mungkin muncul atas tiadanya pencari nafkah.

Terdapat beberapa aturan dalam investasi, yaitu :
  1. Dont put all your eggs in one basket
  2. Ujian investasi adalah waktu
  3. More investment less consumption
  4. Follow the nature of the product
  5. Jangan melawan pasar kecuali kita memiliki uang yang sangat banyak
  6. Jadikan investasi sebagai kegiatan rutin
  7. Lebih disiplin dengan bantuan pihak ketiga

Sedangkan musuh investasi adalah sebagai berikut :
  1. Inflasi
  2. Ketidakdisiplinan
  3. Salah memilih produk investasi

Ada 2 produk investasi yang menjadi favorit orang, yaitu Logam Mulia dan Properti. Properti memberikan cashflow dan capital gain, sedangkan emas sebagai pelindung nilai aset anda. Emas bisa menjadi proxy apakah satu investasi untung atau tidak karena harganya yang stabil.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Sunday, May 12, 2019

Go-Jek for Every Need


Oleh : Doni Wijayanto

Penerbit : Tiga Serangkai, 2018
Tebal : 198 halaman


Konon ojek berasal dari kata objek atau ngobjek yang menggunakan sepeda kayuh sebagai kendaraan yang ditaksikan, terutama di pedesaan karena infrastruktur jalan yang masih dalam kondisi kurang baik, hingga ojek sepeda sebagai alternatif transportasi di Pelabuhan Tanjung Priok pada tahun 1970-an.

Berawal tanggal 13 Oktober 2010 dari call center yang melayani pesanan ojek sebanyak 10 orang melalui telepon atau sms selama 5 tahun, kemudian Go-jek berubah menjadi aplikasi starup teknologi dengan berbagai keunggulan dengan melayani jasa transportasi, pengiriman barang, pemesanan tiket, pembersihan rumah, kecantikan dan pijat.

Pada tahun 2010 itu rata-rata setiap hari melayani jasa sebanyak 60 pelanggan. Pada bulan Oktober 2010, Go-jek sudah mempunyai 200 armada.

Adalah Nadiem Makarim yang melakukan modernisasi bisnis ojek dari pangkalan menjadi bisnis transportasi sebagai bentuk pergeseran kultur di Indonesia. Semula Nadiem bekerja di Rocket Internet sejak November 2011 selama 10 bulan.

Pada bulan April 2013, Nadiem menjabat sebagai Chief Innovation Officer di startup Kartuku.

Pada tahun 2014 Nadiem mulai fokus full time di Go-jek terlebih saat itu mulai santer investor yang tertarik terhadap konsep ride sharing. Dengan jumlah sebanyak 1.000 armada.

Pada tanggal 20 Januari 2015, Go-jek diluncurkan dengan jumlah yang telah men-download aplikasi tersebut sebanyak 650.000 orang. Dengan melayani sekitar 500 pesanan tiap hari.

Bulan April 2015, jumlah armada adalah sebanyak 3.000 armada. Pada bulan tersebut Go-jek telah melayani order 3.000 hingga 4.000 tiap hari.

Pada Agustus 2015, jumlah armada Go-jek naik signifikan dari 20.000 armada menjadi 80.000 armada hanya dalam 20 hari.

Pada bulan Juni 2016, Go-jek telah mampu melayani 450 ribu pesanan tiap hari, dengan armada sebanyak 200.000 armada.

Akhir tahun 2017, Go-jek mempunyai sekitar 10 juta pelanggan aktif.

Kekuatan ekonomi informal telah menjadi kekuatan ekonomi terbesar kedua di dunia, misalnya barang bajakan, penjiplak merk, PKL dan penyelundupan. Kekuatan tersebut adalah sebesar US$ 10 triliun per tahun di seluruh dunia.

Go-jek mempunyai banyak pesaing, misalnya GrabBike, GrabTaxi, Uber, BajajApp, Trans-Jek, WheelLine, BangJek, OjekSyar’i, Blu-Jek

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Thursday, April 18, 2019

MarkPlus on Strategy

12 Tahun Perjalanan MarkPlus&Co Membangun Strategi Perusahaan


Oleh : Hermawan Kertajaya
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2003
Tebal : 362 halaman


Strategic Marketing Plus 2000 merupakan Version 1.0 yang menjadi pondasi sebagai model pertama, dimana ditemukan pada tahun 1994 yang menjadi tajam dan teruji setelah beberapa proyek konsultasi.

Kemudian lahir Version 2.0 yaitu The 18 Guiding Principles of Marketing Company, yang masih mengajukan tesis bahwa semakin turbulen dan tidak menentu perubahan lingkungan bisnis, maka konsep marketing tradisional harus semakin kritis diuji dan diredefinisikan.

Tahun 1998, MarkPlus&Co mendesain Version 3.0 yaitu Sustainable Marketing Enterprise. Dan pada tahun 2000 juga muncul Version 4.0 yaitu Value Creating Business di tengah maraknya new economy dan e-business.

Networking merupakan proses yang terdiri dari hubbing & webbing, sehingga terjadi interaksi antar individu bahkan antar perusahaan, yang dapat terjadi di intra-company ataupun extra-company. Dalam intra company diperlukan infrastruktur seperti ERP (Enterprise Resource Planning).

Sedangkan pada extra-company diperlukan infrastruktur SCM (Supply Chain Management) atau CRM (Customer Relationship Management).

Agar ES (Enterprise System) seperti ERP, SCM, CRM ataupun KM (Knowledge Management) dapat berjalan dengan baik, maka diperlukan dukungan dari manajemen senior dan manajemen puncak, kemampun end user ditingkatkan dan mengelola resistensi yang timbul.

Saat masa transisi implementasi ES, kita akan menghadapi 4 fase, yaitu :
  1. Fase penolakan (denial)
  2. Fase resistensi (resistence)
  3. Fase eksplorasi (exploration)
  4. Fase komitemen (commitment).

Buku MarkPlus on Strategy: 12 Tahun Perjalanan MarkPlus & Co Membangun Strategi Perusahaan merupakan salah satu karya penting Hermawan Kartajaya bersama tim MarkPlus & Co yang merangkum pengalaman mereka selama lebih dari satu dekade dalam membantu berbagai perusahaan menyusun strategi bisnis dan pemasaran. Buku ini diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama pada 2002 (dan kemudian dicetak ulang beberapa kali), dengan ketebalan sekitar 362 halaman. Berbeda dengan buku strategi yang bersifat sangat teoritis, karya ini berisi kumpulan konsep, model, dan studi kasus nyata yang lahir dari pengalaman konsultasi MarkPlus dalam menghadapi berbagai dinamika bisnis di Indonesia maupun Asia.

Gagasan utama buku ini adalah bahwa strategi bukanlah dokumen yang dibuat sekali lalu disimpan, melainkan proses yang harus terus diperbarui mengikuti perubahan lingkungan bisnis. Hermawan Kartajaya menunjukkan bahwa dunia usaha selalu bergerak akibat perubahan teknologi, globalisasi, perilaku konsumen, hingga kondisi ekonomi. Karena itu, perusahaan tidak cukup hanya memiliki produk yang baik, tetapi juga harus memiliki kemampuan membaca perubahan dan beradaptasi lebih cepat dibandingkan pesaingnya.

Pada bagian awal, penulis memperkenalkan kerangka berpikir strategis yang dikembangkan MarkPlus. Menurutnya, strategi yang efektif harus dibangun berdasarkan pemahaman mendalam terhadap pelanggan, kompetitor, serta kemampuan internal perusahaan. Ketiga unsur tersebut harus dianalisis secara seimbang agar perusahaan mampu menemukan posisi yang unik di pasar dan menciptakan keunggulan yang berkelanjutan.

Salah satu konsep yang banyak dibahas adalah Formula 3C (Company, Customer, dan Competitor). Penulis menjelaskan bahwa keberhasilan strategi bergantung pada kemampuan perusahaan memahami tiga aspek tersebut secara bersamaan. Perusahaan harus mengetahui kekuatan dan kelemahannya sendiri, memahami kebutuhan pelanggan yang terus berubah, sekaligus mengantisipasi langkah para pesaing. Dengan memahami hubungan ketiganya, strategi tidak lagi bersifat reaktif, tetapi menjadi lebih proaktif dan visioner.

Buku ini juga membahas perubahan besar menuju New Economy, ketika internet, digitalisasi, dan teknologi informasi mulai mengubah cara perusahaan beroperasi. Hermawan Kartajaya menjelaskan bahwa kemajuan teknologi bukan sekadar menghadirkan alat baru, melainkan mengubah cara perusahaan berkomunikasi dengan pelanggan, membangun merek, mendistribusikan produk, hingga menciptakan nilai tambah. Gagasan ini menjadi salah satu alasan mengapa buku tersebut dianggap cukup visioner pada masanya.

Pembahasan berikutnya menyoroti pentingnya customer-centric marketing, yaitu strategi yang menempatkan pelanggan sebagai pusat seluruh aktivitas perusahaan. Menurut penulis, perusahaan tidak lagi cukup hanya menjual produk, tetapi harus memahami pengalaman pelanggan secara menyeluruh. Loyalitas pelanggan lahir ketika perusahaan mampu memberikan solusi yang relevan, pelayanan yang konsisten, dan hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan.

Salah satu nilai tambah buku ini adalah banyaknya studi kasus dari perusahaan-perusahaan nasional maupun internasional. Hermawan Kartajaya menunjukkan bagaimana berbagai organisasi menghadapi perubahan pasar, krisis ekonomi, perkembangan teknologi, serta persaingan global. Dari kasus-kasus tersebut, pembaca diajak memahami bahwa tidak ada satu strategi yang berlaku untuk semua perusahaan. Strategi harus selalu disesuaikan dengan karakter industri, kondisi pasar, dan perubahan perilaku konsumen.

Penulis juga membahas dampak krisis ekonomi terhadap dunia usaha. Dalam kondisi penuh ketidakpastian, perusahaan yang bertahan bukanlah yang terbesar, melainkan yang paling adaptif. Oleh karena itu, strategi harus mampu membantu perusahaan mengelola risiko, melakukan inovasi, serta menemukan peluang baru di tengah situasi yang sulit. Krisis dipandang bukan hanya sebagai ancaman, tetapi juga sebagai momentum untuk melakukan transformasi bisnis.

Di berbagai bagian buku, Hermawan Kartajaya menekankan bahwa strategi harus diterjemahkan menjadi tindakan nyata. Sebuah visi yang baik tidak akan menghasilkan perubahan apabila tidak diikuti implementasi yang konsisten. Karena itu, strategi perlu didukung oleh budaya organisasi, kepemimpinan, sumber daya manusia, dan sistem yang mampu menggerakkan seluruh perusahaan menuju tujuan yang sama.

Secara keseluruhan, MarkPlus on Strategy merupakan buku yang memadukan teori pemasaran, strategi korporasi, dan pengalaman praktis dalam dunia bisnis. Melalui berbagai model, konsep, dan studi kasus, Hermawan Kartajaya menunjukkan bahwa strategi terbaik adalah strategi yang selalu berkembang mengikuti perubahan lingkungan. Di tengah persaingan yang semakin dinamis, perusahaan yang mampu memahami pelanggan, beradaptasi dengan teknologi, dan terus berinovasi akan memiliki peluang lebih besar untuk bertahan sekaligus memenangkan pasar. 


#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Saturday, March 23, 2019

Theory of The Emotions

Analisis Teori Emosi


Oleh : Jean-Paul Sartre

Penerbit : Ecosystem Publishing, 2017
Tebal : 100 halaman

--

"Teori Emosi" oleh Jean-Paul Sartre menggali secara mendalam sifat dan fenomena emosi manusia dari sudut pandang filsafat eksistensialis. Dalam buku ini, Sartre mengeksplorasi bagaimana emosi mempengaruhi pengalaman manusia dan bagaimana manusia berinteraksi dengan dunia di sekitarnya melalui emosi.

Salah satu poin kunci dalam buku ini adalah konsep bahwa emosi bukanlah entitas internal yang terpisah dari individu, tetapi merupakan hasil dari interaksi individu dengan dunia luar. Sartre menolak pandangan tradisional tentang emosi sebagai sesuatu yang terjadi pada subjek dan menggantikannya dengan pemahaman bahwa emosi adalah manifestasi dari hubungan antara subjek dan objek di dunia.

Sartre juga menggali konsep kebebasan dan tanggung jawab dalam konteks emosi. Menurutnya, manusia memiliki kebebasan untuk memilih bagaimana mereka bereaksi terhadap situasi, termasuk bagaimana mereka merespons emosi. Dengan demikian, emosi dipandang sebagai manifestasi dari pilihan dan tindakan individu, bukan sebagai reaksi pasif terhadap rangsangan eksternal.

Selain itu, Sartre menyoroti pentingnya kesadaran dalam pengalaman emosional. Menurutnya, kesadaran akan diri sendiri dan dunia di sekitarnya adalah prasyarat bagi pengalaman emosional yang autentik dan bermakna. Tanpa kesadaran, emosi menjadi sekadar reaksi mekanis terhadap stimulus, bukan manifestasi dari pengalaman manusia yang unik dan individual.

Meskipun buku ini menantang pemahaman konvensional tentang emosi, kontribusinya terhadap pemikiran filosofis tidak bisa diabaikan. "Teori Emosi" oleh Jean-Paul Sartre menawarkan sudut pandang yang inovatif dan provokatif tentang sifat manusia dan pengalaman emosional, dan tetap menjadi bahan bacaan yang penting bagi mereka yang tertarik dalam eksplorasi filsafat manusia.

--

Wiliam James memiliki teori yang dikenal Peripheric, yaitu bahwa emosi adalah kesadaran atas gangguan psikologis, sehingga berdasarkan teori tersebut berbicara tentang emosi yang menyebabkan gejala-gejala fisik pada orang yang merasakannya adalah melakukan sebaliknya.

Teori Dembo dalam pandangan Sartre, bahwa kemarahan adalah jalan keluar alternatif dari kesulitan ketika semua jalan lain terhalang, ini juga disebut sebagai frustasi, sehingga kita akan menjadi kurang kritis terhadap diri sendiri.

Emosi bukanlah sebuah karakter yang tetap, karena emosi bukanlah bagian dari esensi manusia, yang tergantung kepada subyek dihadapannya dengan perasaan yang fluktuatif. Emosi ini merupakan kejadian yang terjadi dan berlangsung berulang. Kita bisa memilih untuk mengontrol emosi dan bukan sebaliknya.

Karya lain dari Jean-Paul Sartre yang terkenal adalah Being and Nothingless.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Thursday, February 7, 2019

Womenomics

Membuat Aturan Main Sukses Anda Sendiri


Oleh : Claire Shipman & Katty Kay

Penerbit : Tiga Kelana, 2010
Tebal : 245 halaman


Secara definisi, womenomics adalah kekuatan, sebuah gerakan yang akan membuat anda mendapatkan kerja dan kehidupan yang anda inginkan.

Sebuah keterpurukan bagi perusahaan yang gagal memahami kemampuan wanita dan menekan kebutuhan untuk memperkerjakan lebih banyak wanita serta meyakinkan mereka untuk memproduksi, menjual dan memperlakukan barang sesuai dengan cara yang wanita butuhkan.

Seiring dengan banyaknya generasi baby boomer (orang yang lahir sesudah Perang Dunia II sampai awal 1960-an) yang pensiun, akan banyak posisi yang kosong.

Bekerja lebih cerdas, bukan lebih keras merupakan konsep yang sederhana dan elegan. Untuk itu kita perlu bekerja lebih sedikit tapi tetap mencapai target, sehingga untuk itu kita harus mengerti dimana sebaiknya mengarahkan sumber energi, karena energi dan waktu adalah komoditas yang tidak terbatas untuk itu harus digunakan dengan efek maksimal.

80% hasil yang berguna datang dari sekitar 20% usaha yang masuk. Hukum dan teori ini disebut dengan Law of the Vital Few, yang berarti rata-rata karyawan menyia-nyiakan 80% waktunya untuk pekerjaan yang tidak produktif atau dalam usaha untuk terlihat produktif.

Terdapat penelitian di Glasgow dan Universitas Pasiley Skotlandia pada tahun 2018, bahwa lebih dari sepertiga responden merasa stress dengan email dan kewajiban untuk membalasnya dengan cepat, sehingga hal ini menunjukkan kesalahan pengelolaan sebagai sumber stres para karyawan.

Otak wanita dirancang untuk melihat dan memprediksi setiap skenario, sehingga menjadikan bahan bakar berlebih bagi kecerdasan dan menyia-nyiakan waktu. Karena wanita tidak mengkhawatirkan pekerjaan kita tapi juga pekerjaan orang lain, jadi ingatlah bahwa kita adalah manusia yang tidak sempurna. Wanita terkadang cenderung perfeksionis sehingga menjadi tidak percaya kepada orang lain.

Wanita cenderung berpikir “Apakah ini baik di mata dunia?”, berbeda dengan yang pria pikirkan, yaitu “Oke, ini cukup baik di mata saya”.

Orang sukses tidak akan pernah mencoba melakukan segala hal, namun mereka akan melakukannya satu persatu dan dengan mendelegasikan kepada orang lain, sehingga memungkinkan bakat karyawannya untuk lebih berkembang.

Promosi diri adalah bagian dasar dunia bisnis, untuk itu kita perlu memberitahukannya kepada orang yang tepat.

Kunci antara bekerja lebih cerdas adalah dengan menjadi promotor diri yang cerdas dengan fokus pada tugas dengan “profil tinggi” yang benar-benar diperhatikan oleh atasan.

Terdapat prinsip 3 esensial C dalam dunia kerja, yaitu
  1. Clarity : kejelasan
  2. Confidence : kepercayaandiri
  3. Commitment : komitmen
#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Featured Post

Different Seasons

Oleh : Stephen King Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, 2025 Tebal : 512 halaman Yang menarik dari buku Novel Different Seasons adalah cerpen...

Related Posts