Sunday, July 26, 2015

7 Keajaiban Rezeki

Rezeki Bertambah, Nasib Berubah, Dalam 99 Hari, Dengan Otak Kanan


Oleh : Ippho "Right" Santosa

Penerbit : PT Elex Media Komputindo, 2010
Tebal : 192 halaman


Tidak seperti buku lazimnya yang lain yang ditulis dengan kaidah otak kiri, yaitu yang tertata rapi seperti baris-berbaris yang cenderung "membosankan", buku ini memang mencerminkan penulisnya yang berkaidah otak kanan, yaitu ditulis dengan penuh spontanitas dan sarat akan emosi, kreativitas dan penuh imajinasi. Dan tentunya menyenangkan layaknya bercinta.

Hal tersebut seperti apa yang dapat kita baca di halaman 73.

Dalam berbisnis meski kita lebih kecil kita tidak boleh kalah sebelum berperang. Seperti inspirasi perang saat pasukan Heniando Cortes sang penakluk Mexico, atau Napoleon Bonaparte saat menguasai Eropa, atau Alexander Yang Agung saat menaklukkan Persia, atau Genghis Khan dari Mongol yang mampu menggilas China yang penduduknya 30x lebih banyak, atau yang paling dashyat adalah Francisco Pizarro dari Spanyol yang mampu melumpuhkan 6 juta penduduk Kerajaan Inca (Peru) hanya dengan 180 prajurit.

Kemenangan tersebut bukan datang dengan tiba-tiba. Sang ahli perang, Sun Tzu, mengatakan "Know yourself, know your enemy", artinya kemenangan tidak datang dengan tiba-tiba, tapi dengan mempelajari sebelumnya, yaitu memahami diri dan memahami musuh. Dalam dunia manajemen ha ini yang disebut dengan Analisa SWOT atau Analisa TOWS.

Kemudian yang tak kalah penting adalah mengenai persepsi, dimana dalam pemasaran adalah penting membangun sebuah kata di benak konsumen. Untuk menang tidak cukup hanya mengandalkan actual quality namun kita juga harus merekayasa perceived quality atau yang disebut dengan perception engineering.

Contohnya adalah apel, dimana apel Washington mempunyai persepsi sebagai buah apel yang mempunyai kualitas yang lebih unggul sehingga harganya pun lebih mahal dibandingkan yang lainnya.

Tips lain adalah kita harus mampu melakukan DNA, yaitu Dream N Action. Dimana kita boleh 1x Dream dengan 7x Action. Untuk itu kita harus seperti komputer yang mempunyai tombol Enter, dan tidak boleh layaknya manusia umumya yang tidak punya tombol Enter, namun tombol Entar.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Saturday, July 25, 2015

Let's Change

Kepemimpinan, Keberanian dan Perubahan


Oleh : Rhenald Kasali

Penerbit : PT Kompas Media Nusantara, 2014
Tebal : 278 halaman


Ukuran kecerdasan bukan terletak pada kebiasaan memakai peralatan lama tapi pada kemampuan untuk berubah (Albert Einstein).

Perubahan besar memerlukan tahap pencairan karena orang-orang lama yang berpikiran lam ingin mempertahankan kekuasaan, wewenang dan rasa nyamannya (Kurt Lewin).

Pemimpin yang tidak melakukan kesalahan maka sebenarnya pemimpin tersebut tidak melakukan apa-apa (Lord Erlington).

Pemimpin yang hebat bukan hanya sekedar melakukan perubahan tapi juga mengelola perubahan dengan manajemen perubahan.

Perubahan memang belum tentu menjanjikan adanya perbaikan, namun tanpa perubahan tak akan ada pembaruan dan kemajuan.

Perubahan selalu datang bersama resistensi, penyangkalan dan kemarahan.

Kalau kita tidak bisa melakukan perubahan, maka berhentilah menertawakan orang yang melakukan perubahan. Karena Indonesia lebih dari sekedar orang yang hanya mampu pengumbar kebencian atau sekedar orang yang pintar berbicara.

Belajar adalah sarana untuk memperbarui diri, tanpa belajar maka kita akan terperangkap hidup pada masa lalu.


#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Sunday, July 12, 2015

Biografi Ali bin Abi Thalib


Oleh : Prof. DR. Ali Muhammad Ash-Shalabi

Penerbit : Pustaka Al-Kautsar, 2012
Tebal : 710 halaman


Buku yang sangat tebal sekali ini sangat lengkap menceritakan kehidupan Ali bin Abi Thalib sedari kecil hingga dewasa menjadi Khalifah. Selain menceritakan biografi dengan runtun dan lengkap, juga dibahas mengenai fikih Amirul Mukminin.

Yang akan aku cukil dari buku biografi Ali adalah mengenai peringatan Ali terhadap berbagai penyakit yang berbahaya terutama penyakit hati, yaitu diantaranya adalah :
1. Kemaksiatan
2. Banyak angan dan mengikuti hawa nafsu
3. Riya (pamer)
4. Ujub (bangga pada diri sendiri)

Ali menjelaskan bahwa tanda orang yang riya adalah malas melakukan kebaikan jika dalam keadaan sendiri namun akan menjadi bersemangat melakukan kebaikan jika mendapatkan pujian dan otomatis akan berkurang jika mendapatkan celaan.

Disebutkan pula bahwa pada masa itu perbuatan riya termasuk syrik kecil.

Ujub merupakan penyakit bagi orang yang berilmu yang dapat menghancurkan amal kebaikan seseorang dan dapat membinasakan diri pelakunya.

Ujub merupakan sikap yang kadang muncul saat melakukan amal kebaikan. Ujub merupakan penyakit yang menjauhkan keikhlasan.

Sikap ujub akan mendorong seseorang untuk melakukan kesombongan.

Riya lebih berkaitan dengan orang lain, sedangkan ujub berkaitan dengan diri sendiri.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Saturday, July 11, 2015

Persuasion

Persuasion The Art of Influencing People


Oleh : Dr. James Borg

Penerbit : Daras Books, 2014
Tebal : 353 halaman


Mempengaruhi merupakan keahlian utama yang harus dimiliki untuk bertahan dan meraih kesuksesan.

Orang yang mempunyai kemampuan luar biasa adalah orang yang dapat menyakinkan orang lain dan dapat membuatnya sepaham dengan dirinya dan mampu membuat orang lain melakukan apa yang diinginkan.

Menurut Aristoteles, agar menjadi persuasif, maka kita harus mempunyai 3 elemen, yaitu
  • Ethos (etika)
  • Pathos (daya tarik emosional)
  • Logos (logika)

Selain 3 elemen diatas, juga terdapat elemen lain yang harus kita pahami dan kita laksanakan, yaitu sebagai berikut.

Empati, yaitu kemampuan untuk membaca emosi orang lain dan memahami perspektif orang lain.
Menyimak, yaitu menyerap pemahaman terhadap apa yang dikatakan oleh orang lain.
Komunikasi, yang tidak hanya sekedar bicara, tapi juga mengekspresikan perasaan dalam bentuk non-verbal.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Saturday, July 4, 2015

Step by Step Main Reksadana untuk Pemula

Panduan untuk Bisnis Investasi Reksadana plus Strategi Jitu Memulainya


Oleh : Elekson Marojahan, S.E., dkk

Penerbit : Cemerlang Publishing, 2014
Tebal : 145 halaman


Diakhir buku sekelumit diceritakan 2 tokoh yang ahli investasi, yaitu Warren Buffet dan George Soros. Yang paling fenomenal tentu adalah George Soros, karena dia mempunyai strategi yang kontroversial dalam berinvestasi dengan pendekatan "theory of reflexity" yaitu teori yang menjelaskan hubungan antara pemikiran dan realitas sehingga menyebabkan gelembung ekonomi.

George Soros tertarik melakuan investasi pada negara berkembang, dan dengan kemampuannya George Soros melakukan analisa dan memprediksi kapan waktu yang tepat dia menarik keseluruhan modalnya.

Dengan strategi yang dia gunakan pada tahun 1982 dalam waktu singkat George Soros memperoleh 1.2 milyar dolar, pada tahun 1992 George Soros juga pernah memperoleh keuntungan Rp 9.9 trilyun. Dan tentunya yang paling fenomenal adalah pada tahun 1998 yang menyebabkan negara Asia Tenggara termasuk Indonesia mengalami krisis moneter.

Tapi buku ini lebih banyak membahas mengenai investasi, terutama yang menyangkut reksadana.

Alasan paling mendasar mengapa kita harus berinvestasi adalah karena nilai mata uang dan nilai tukar rupiah terus merosot. Dengan berinvestasi maka artinya kita berkomitmen menggunakan aset yang ada sekarang untuk mendapatkan keuntungan di masa depan.

Keuntungan reksadana adalah tidak membutuhkan modal besar. Modal ini akan diolah dan diatur oleh manager investasi ke dalam berbagai produk investasi seperti saham dan obligasi. Sehingga bagi kita yang awam mengenai saham dan obligasi merupakan langkah tepat jika kita berinvestasi pada reksadana.

Yang perlu diperhatikan bahwa terdapat beberapa kekurangan reksadana yaitu diantaranya adalah biaya sales, biaya tahunan, biaya jasa manager investasi, biaya jasa bank kustodian dan pajak capital gain.

Dalam reksadana ada konstanta yang perlu diperhatikan secara berkala, yaitu NAB atau Nilai Aktiva Bersih. Nilai Aktiva Bersih ini adalah nilai investasi setelah dikurangi semua biaya kewajiban kita, atau definisi lainnya adalah harega beli maupun harga jual dari unit penyertaan reksadana.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Saturday, June 27, 2015

How to Win Friends & Influence People


Oleh : Dale Carnegie

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2015
Tebal : 321 halaman


Seni komunikasi adalah bahasa kepemimpinan. Sehingga kita perlu mempunyai kemampuan ketepatan dalam komunikasi, karena hal tersebut sangat penting sebab kata yang salah atau salah dimenngerti bisa menimbulkan bencana.

Komunikasi merupakan manifesi dari pikiran, niat dan kesimpulan tentang orang disekitar kita.

Terdapat 2 level pengaruh, yaitu
1. Orang mengikuti kita karena apa yang kita lakukan kepada mereka
2. Orang mengikuti kita karena siapa diri kita

Prinsip dasar komunikasi adalah
1. Jangan mengkritik
2. Jangan mengutuk
3. Jangan mengeluh

Dalam buku ini juga diceritakan kisah kebesaran hati Presiden Abraham Lincoln yang kecewa kepada Jenderal George Meade karena kaburnya Jenderal Robert E. Lee pada perang Gettysburg, namun alih-alih Lincoln mengkritik dan menghukum Meade, Lincoln memilih dan mempertahankan bahkan meningkatkan wibawanya yang kemudian menjadi kekuatan untuk kebaikan sipil kotanya.

Lincoln tahu kapan menutup mulut dan kapan membuka mulut.

Saat kita mencoba sebuah kritik untuk melakukan perubahan, sebenarnya kita telah membuat 2 langkah mundur. Karena pihak yang dikritik akan defensif dan skeptis, sehingga kritik kita dapat menjadi bumerang yang kembali ke kita sendiri.

Untuk kita harus
1. Mempunyai semangat untuk menyemangati dan menasihati, bukan semangat untuk membantah
2. Lawan keinginan untuk menjelek-jelekkan orang lain
3. Buat pesan kita menjadi berarti
4. Tenangkan diri kita saat berkomunikasi

Saat membuat keputusan dari 2 pilihan, pilihlah jalan yang lebih memberikan pengaruh yaitu yang menjunjung tinggi martabat manusia.

Dalam berinteraksi kita harus mampu memberikan penguatan kebaikan dibandingkan pujian kepada orang lain. Penguatan kebaikan membutuhkan pengamatan khusus kepada orang lain sehingga orang lain akan merasa dirinya penting.

Jadi jika kita ingin merubah seseorang mulailah dengan mengingat kembali kebaikan akan kepribadiannya agar sesuatu dalam dirinya bangkit dibandingkan kita mengkritik dengan menunjukkan kesalahan-kesalahannya berulang kali.


Untuk mempengaruhi orang lain bertindak, pertama-tama kita harus mengetahui keinginan dari orang lain. Sebuah analoginya adalah kesulitan seseorang saat menarik sapi untuk dimasukkan kekandang. Orang lain yang bijak mengetahui bahwa sapi tadi sedang makan rumput, sehingga tidak mau ditarik, lalu dia memberikan makanan dengan tangannya ke mulut sapi sambil menuntun masuk kedalam kandang.

Dari kisah diatas, maka dapat disimpulkan bahwa
1. Pengaruh membutuhkan intuisi dibandingkan intelektualitas
2. Pengaruh membutuhkan tangan yang lembut


Siapa yang merendahkan diri seperti padi maka akan diagungkan, sedangkan siapa yang membesarkan diri sendiri maka akan direndahkan oleh orang lain, karena akan mempunyai sedikti teman sejati dan pengaruhnya dangkal dan tidak tahan lama.


Tersenyum merupakan sinyal bahwa kita bahagia bersama orang lain, sehingga orang lain pun dapat bahagia saat berinteraksi dengan kita. Untuk itu di dunia digital diciptakan emoji atau emoticon untuk mengklarifikasi pesan yang kita sampaikan.


Menyimak perkataan orang lain merupakan kekuatan untuk mengubah hati dan pikiran sehingga kita dapat mengerti kemauan orang lain. Sebuah contoh yang amat tepat adalah saat Dave Caroll, seorang musisi, yang komplain karena seorang pegawai United Airlines melempar gitarnya yang seharga $ 3.500 dan perlu biaya $1.200 untuk memperbaiki gitarnya.

Namun United Airlines kurang menyima dengan baik permintaan dan komplain dari Dave Caroll. Sehingga Dave Caroll membuat lagu pada tahun 2009, dengan judul "United Breaks Guitars", dia mengharapkan jika United Airlines tidak mau menyimak, maka pendengar musiknya mau mendengarnya.


Dave Caroll mengharapkan setidak-tidaknya ada 1 juta pendengar musiknya di Youtube dalam waktu 1 tahun, tapi ternyata hanya dalam waktu 2 minggu setelah diupload, sudah terdapat 4 juta yang mendengarnya.

Hal tersebut menyebabkan saham United Airlines turun 10% dan mengalami kerugiana $180.000.000 atau setara dengan 51.000 gitar milik Dave Caroll.


Aturan emas di sejarah manusia adalah "Jangan lakukan sesuatu yang tidak ingin kita terima dari orang lain", atau dalam kata lain "Perlakukanlah orang lain seperti kita ingin diperlakukan oleh mereka".

Aturan emas diatas diajarkan oleh Zoroaster pada 2500 tahun yang lalu di Persia, diajarkan pula oleh Konfusius di China pada 2400 tahun yang lalu, juga diajarkan oleh Budha di Sungai Gangga dan oleh Nabi Isa atau Yesus.


Komunikasi adalah masalah penyampaian. Dalam sebuah perselisihan sebenarnya perbedaan yang ada hanyalah tipis dibandingkan yang kita pikirkan sehingga negosiasi merupakan hal yang lebih produktif.

Dibalik keyakinan bahwa orang lain yang salah, dibaliknya tersirat bahwa kita tidak ingin ditolak. Lebih baik selalu menghindari sudut yang berbahaya dengn menyelamatkan orang lain dari rasa malu. Karena orang yang bersalah tersebut akan memusuhi kita.

Selalu gunakan pendekatan diplomatis, karena bisa jadi kita salah dan ada kemungkinan orang lain benar, karena tidak kebenaran yang mutlak dan tidak ada orang yang salah 100%.


Kebaikan hati dan keramahan selalu lebih kuat dibandingkan amarah dan pemaksaan. Sebuah analogi yang cocok adalah saat matahari dan angin berkompetisi untuk berlomba siapa yang mampu melepaskan jaket yang dipakai oleh orang. Pertama angin bertiup sekencang-kencangnya, yang terjadi adalah orang tersebut memegangi jaket sekuat-kuatnya. Lalu angin menyerah.

Setelah itu matahari yang sebelumnya bersembunyi dibalik awan lalu keluar dan menyinari bumi dengan hangat, lalu orang tersebut sambil menyeka mukanya lalu melepaskan jaketnya.

Dalam hal ini kita lebih baik mempengaruhi orang dengan cara kita keterlibatan sebagai level yang lebih tinggi dengan menyentuh nilai inti seseorang dibandingkan dengan cara membangkitkan minat orang dengan berbagai cara.


Kesuksesan adalah mengenai kemitraan dan kemajuan. Karena itu jika kita melihat acara penghargaan Oscar atau Music Award, maka sang pemenang akan mengucapkan pidato dengan menyebutkan orang-orang yang ikut serta dibalik kesuksesan sang pemenang.

Empati adalah kekuatan dengan kemurahan hati dan pengertian sehingga dapat menjadi kemakmuran dalam hubungan manusia, dimana terdapat faktor yang mempengaruhinya, yaitu
1. Kehidupan kita saat kecil hingga dewasa
2. Keyakinan kita
3. Status ekonomi dan karier kita

Kompetisi merupakan sarana yang diperlukan untuk menuju yang terbaik, karena tantangan dan rintangan merupakan cara yang terbaik untuk membangkitkan sisi terbaik dari kita. Tantangan yang mengispirasi yang terkenal adalah Teddy Roosevelt, yang masa kecilnya sakit-sakitan, lalu sang ayah memberikan tantangan bahwasanya Roosevelt memiliki otak yang jenius, tapi tanpa tubuh yang sehat maka otak tidak akan bekerja maksimal.

Akhirnya Roosevelt berlatih dengan keras sehingga mempunyai tubuh yang sehat dan kuat hingga mampu terjun ke sungai yang dingin dan mampu mendaki 7 gunung yang tinggi. Karena pada dasarnya orang tidak ingin direndahkan, tapi senantiasa ingin ditinggikan, karena visinya diangkat maka itu adalah tantangan bagi mereka.


Otak kita sering sibuk akan hal perilaku negatif, sehingga kita frustasi dengan keadaan yang ada, hal ini dapat membentuk persepsi kita akan realitas. Saat kita akan mengkritik orang lain, kita awali terlebih dahulu dengan pujian, berikutnya kita beri saran yang membangun dengan menggunakan kata penghubung "dan", jauhi penggunaan "tetapi".

Pada dasarnya manusia secara alami tidak suka diperintah, untuk itu kita sebagai pemimpin harus mampu manjadi katalisator agar semua menjadi merasa terlibat dengan melontarkan pertanyaan, sehingga akan memancing kreativitas dan inovasi serta memberikan perubahan semangat dalam memecahkan masalah.

Pujian dan semangat merupakan motivasi terbaik untuk meningkatkan potensi yang ada dan untuk mengatasi tantangan dan rintangan. Karena secara alami manusia ingin diberi apresiasi dan merasa penting. Caranya adalah dengan menunjukkan kemampuan orang tersebut sehingga nantinya akan mampun mencapai tujuan tersebut.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Monday, June 15, 2015

Ensiklopedi Halal Haram Makanan

Menjawab Tuntas Hukum Makanan dari Perayaan Hari Raya selain Islam, Syirik, hingga Hukum berbagai Jenis Binatang yang Ada di Indonesia


Oleh : Yazid Abu Fida'

Penerbit : Pustaka Arafah, 2014
Tebal : 208 halaman


Buku ini pernah aku jumpai di Gramedia Expo Surabaya, cuma tidak langsung aku beli karena ada buku lain yang aku beli. Seminggu kemudian saat aku kembali ke Gramedia yang berada di Dyandra Expo ternyata buku tersebut sudah tidak ada. Entah sold out entah berpindah tempat. Karyawan Gramedia yang ikut membantu mencari pun menyerah.

Kemudian aku pergi ke toko buku Gunung Agung yang berada di Delta Surabaya Plaza. Disana aku cari keliling-keliling rak buku juga tidak ada. Dibantu oleh karyawan toko buku Gunung Agung pun tidak ada hasil.

Akhirnya buku Ensiklopedi Halal Haram Makanan aku temukan di toko buku Gramedia di Sidoarjo yang baru buka. Aku beli pas saat grand opening toko buku Gramedia Sidoarjo yang terletak di Lippo Plaza ini.

Bab yang mau aku baca adalah mengenai hukum dari halal haram daging binatang yang sering dijumpai karena masih simpang siur, yaitu :

  • Bekicot
  • Belatung
  • Belut
  • Cacing
  • Gajah
  • Katak
  • Kelelawar
  • Kepiting
  • Kura-kura
  • Laron
  • Tokek
  • Ular


Dan dibuku ini dibahas tuntas dengan dalil dan referensi yang ada.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Featured Post

Wow Marketing

Oleh : Hermawan Kartajaya Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, 2015 Tebal : 239 halaman Marketing 1.0 : Product centric marketing, dimana obj...

Related Posts