Sunday, January 31, 2021

Kaizen Strategies for Winning Through People

Menang Melalui Manusia

Bagaimana Menciptakan Program Sumber Daya Manusia untuk Memenangkan Persaingan dan Keuntungan

Oleh : Sheila Cane (in association with the Europe Japan Centre)

Penerbit : Interaksara, 1998

Tebal : 276 halaman


Secara arti Kaizen lebih tepat diartikan sebagai peningkatan dan perbaikan.

Kaizen bukanlah konsep baru, namun menawarkan sesuatu yang baru untuk mencapai sasaran baru seperti kepuasan pelanggan, penjualan dan laba dengan menetapkan standar prestasi kerja dengan memfokuskan pada elemen manusia.

Organisasi yang berhasil adalah organisasi yang menanggapi dan menerima perubahan dengan cepat.

Sebuah ilustrasi contoh yang menggambarkan secara tepat Kaizen adalah misalnya sebuah pintu lemari yang mengayun dan terus mengayun terbuka. Analogi sikap barat untuk problem tersebut adalah meminta seseorang untuk menjaga agar pintu tetap tertutup atau kita sendiri yang menutupnya.

Sedangkan sikap Kaizen, adalah mencari alasan mengapa pintu terus terbuka dan segera menghilangkan penyebab tersebut. 

Sehingga pendekatan Kaizen kontras dengan lompatan besar pada inovasi. Dalam Kaizen bagian yang penting adalah elemen kuantitatif. Sehingga Kaizen bukanlah jalan pintas.

Data yang cukup mengagetkan adalah bahwa 80% waktu dari manager Jepang digunakan untuk merencanakan, sedangkan manager Barat 80% waktu digunakan untuk bertindak.

Seorang pemimpin dalam rapat harus memastikan gar setiap orang memberikan sumbangan sehingga perlu kebijaksanaan dan pertanyaan terbuka. Di tempat ada kerusakan dalam komunikasi, bisa jadi disana terdapat sedikit komitmen pula pada tujuan organisasi. Tanpa pengertian yang jelas tentang tujuan, maka kita tidak akan memiliki tujuan untuk diusahakan, oleh karena itu tim perlu visi, dan visi tim harus mencerminkan visi perusahaan.

Tim perlu membuat catatan kegiatan tim sebagai cara yang bermanfaat untuk memonitor kemajuan evolusioner dari tim. Pemimpin tim juga harus fleksibel dan tanggap untuk mengatasi situasi yang selalu berubah. Terlalu fokus pada tugas, menekankan cara yang merusak tim, dapat berakibat tugas justru terbengkalai.

Tim yang sukses adalah tim yang memiliki semangat besar untuk mengatasi konflik. Membentuk tim yang sukses adalah dengan memperlihatkan kepada seluruh organisasi tentang apa yang bisa diraih. Kesadaran diri adalah faktor kunci. Anggota tim harus saling memberikan semangat.

Perselisihan yang terjadi secara teratur, maka diperlukan pemimpin tim yang menjadi fasilitator untuk menjadi perhatian tim. Ketegangan yang kreatif tidak perlu ditakutkan bahkan harus disambut dan digunakan secara konstruktif untuk membuat peningkatan dan mendorong inovasi.

Dalam buku ini juga diprediksi bahwa dengan era baru komunikasi, sehingga orang memungkinkan lebih banyak bekerja di rumah dengan bantuan teknologi. Untuk itu kita perlu menginvestasikan waktu agar tidak kehilangan kreativitas dan bakat sosial.


Thursday, January 21, 2021

Manajemen Konsultasi

Buku Pedoman Para Konsultan untuk Meraih Sukses di Abad Ini


Oleh : Alfred Hunt

Penerbit : Aribu Matra Mandiri, 1996

Tebal : 172 halaman


ACME (Association of Consulting Management Engineers) mendefinisikan konsultasi sebagai sebuah usaha yang diorganisir oleh orang yang berpengalaman dan terlatih untuk membantu menyelesaikan masalah manajemen dan meningkatkan operasi melalui penilaian obyektif yang didasarkan pada pengetahuan, keahlian dan analisa fakta.

Profesi konsultan akan terus ada. Metode konsultasi berbeda untuk perusahaan satu dengan lainnya.

Perusahaan memerlukan konsultan karena sukar untuk menilai diri sendiri secara obyektif, sedangkan konsultan dapat berpandangan bebas, adil, tidak memihak terhadap perbedaan pendapat yang terjadi di internal perusahaan, karena umumnya di perusahaan adu argumentasi akan dimenangkan oleh pihak yang paling tanggun atau yang paling bertahan, sehingga belum tentu yang paling tepat.

Saat Perang Dunia I, pabrik masih mengutamakan tenaga manusia sehingga tumbuh union atau serikat kerja dan terjadilah kenaikan upah, untuk itu diperlukan perkembangan peningkatan metode kerja.

Saat Perang Dunia II, para konsultan memperbaiki operasi pabrik, memecahkan masalah produksi, mengembangkan program untuk melatih pekerja baru.

Saat Perang Korea, jasa konsultan digunakan sebagai batu loncatan ke arah operasi yang menguntungkan.

Saat Perang Dingin, banyak perusahaan yang mengalokasikan fasilitas produksi ke luar negeri, sehingga untuk itu diperlukan para konsultan dalam hal teknik pengusahaan, pemasaran, studi pasar, pengembangan organisasi.

Saat Era Komputer, para konsultan mentransfer ketrampilan mereka dengan penemuan ilmu manajemen dengan menggunakan matematika untuk menyelesaikan problem bisnis dalam bidang perencanaan produksi, kontrol inventory, produksi, distribusi, perencanaan finansial dan capital budgeting.

Di Amerika terdapat 3500 perusahaan konsultasi pada tahun 1975, sebagian besar merupakan perusahaan kecil yang terdiri 2-5 orang saja. Umumnya mereka adalah bisnisman yang sudah pensiun bekerja lalu memberikan jasa-jasa konsultasi.

Perusahaan konsultasi yang besar misalnya adalah Booz, Allen & Hamilton dan McKinsey & Co.

Jasa konsultasi mempunyai ruang lingkup yang luas. Salah satunya adalah Manajemen Umum, mulai dari studi organisasi, survey umum, perencanaan jangka panjang, penilaian top manajemen, kompensasi eksekutif, pencarian eksekutif.

Namun secara umum, jasa konsultasi ada pada 3 bidang, yaitu pabrik, perdagangan dan jasa. Menurut survey pada tahun 1971, terdapat sebanyak 49% dalam bidang pabrik, mulai dari metode dasar analisa dan kerja studi waktu.

Sebuah jasa konsultasi terdapat beberapa faktor yang perlu dibahas dalam perjanjian kerja, yang pertama dan utama adalah pengakuan dari klien bahwa dia sedang menghadapi sebuah problem.

Konsultan yang baik harus mempunyai integritas, yaitu kejujuran dan keterbukaan.

Thursday, January 14, 2021

Hikayat Jember

Seri Ceritera Rakyat

Diceritakan kembali oleh : T. Nooriyah

Penerbit : PT Indahjaya Adipratama, 2006

Tebal : 43 halaman

Dalam sampul depan buku, disebutkan merupakan seri ceritera rakyat dari Jawa Timur. Namun dalam isi buku disebutkan merupakan kisah legenda dari Sunan Kudus, yang berada di Jawa Tengah.

Dikisahkan Sunan Kudus dan interaksinya dengan Sunan Kedu, yang kemudian dari salah satu peristiwa yang melibatkan kedua tokoh tersebut berada di sebuah desa yang kini disebut dengan desa Jember yang sekarang berada di tengah kota Kudus, Jawa Tengah.

Selain itu juga disebutkan juga 3 anak dari Sunan Kudus yang bernama Raden Bagus Jaka, Raden Ariya Getas dan Nyi Nden Lastari.

Salah satu kelebihan dari Sunan dalam buku ini disebutkan adalah weruh sadurung winarah, atau sudah mengetahui sebelum dialami, yaitu saat anak-anak Sunan Kudus menceritakan sesuatu kepada ayahanda tercinta.

Saturday, January 9, 2021

The Parable of The Pipeline

Perumpamaan Saluran Pipa

How Anyone Can Build a Pipeline of Ongoing Residual Income in the New Economy

Oleh : Burke Hedges

Penerbit : Network TwentyOne Indonesia, 2002

Tebal : 169 halaman


Penting memiliki usaha sendiri, karena saluran pipa kita merupakan saluran kehidupanmu. Oleh sebab itu penting melakukan diversifikasi. Jika kita hanya memiliki satu, maka itu adalah kehidupan saja, yang disebut dengan pola pembawa ember. Yang artinya kita adalah membarter waktu kita dengan uang.

Dengan memiliki saluran pipa lainnya maka kita akan dapat memiliki kebebasan pribadi baik keuangan dan ketentreman, yang disebut dengan saluran pipa. Untuk itu setiap hari kita perlu menetapkan sasaran yang akan dicapai.

Dengan mempunyai saluran air, maka air akan terus mengalir, baik saat kita sedang bekerja maupun tidak. Air akan tetap mengalir saat kita makan bahkan saat di akhir minggu.

Analogi pembawa ember vs saluran pipa air juga dapat dicontohkan antara semut vs belalang. Selama musim panas, semut giat menyimpan biji-bijian untuk musim dingin mendatang sebagai usaha menyisihkan waktunya saat musim panas.

Sedangkan belalang merupakan hewan bermental pembawa ember, dimana setelah mendapatkan uang langsung dihabiskan dan lalu menghabiskan waktunya untuk bermain-main dibawah sinar matahari.

Kekayaan itu tidak sama dengan penghasilan. Karena kekayaan itu adalah hasil dari kerja keras, keuletan, perencanaan dan disiplin diri.

Kunci untuk membangun saluran pipa adalah efisiensi. Efisiensi mempunyai arti membuat jadi ringan, sehingga hasil yang kita peroleh akan menjadi berlipat ganda. Efisiensi ada 2, yaitu efisien waktu dan efisiensi uang.

Contoh efisiensi waktu adalah merekrut pegawai. Sedangkan contoh efisiensi uang adalah menanamkan modal di bursa saham.

Para jutawan umumnya menabung 15% hingga 20% dari penghasilan. Selain itu para jutawan bijak menginvestasikan uang untuk pembangunan pipa seperti saham, obligasi dan usaha-usaha lainnya.

Monday, December 21, 2020

Meraih Keuntungan dengan Lean Manufacturing

Cara Mudah Memahami dan Menerapkan Lean Manufacturing


Oleh : Wishnu AP

Penerbit : PT Elex Media Komputindo, 2008

Tebal : 115 halaman


Dalam buku ini dibahas metode Lean Manufacturing yang meliputi 5R, 3R, Visual Control dan inovasi logistik.

Dimana yang dimaksud 5R adalah Ringkas Rapi Resik Rawat Rajin.

Yang dimaksud 3R adalah Right Place, Right Amount dan Right Container.

Profit perusahaan tidak semata-mata berasal dari peningkatan dari jumlah penjualan, namun juga dipengaruhi oleh sistem kerja dan kondisi lingkungan kerja.

Dan metode-metode diatas merupakan basic innovation. 

-

Meraih Keuntungan dengan Lean Manufacturing: Mengoptimalkan Efisiensi dengan 5R, 3R, Visual Control, dan Inovasi Logistik

Buku Meraih Keuntungan dengan Lean Manufacturing memaparkan bagaimana konsep Lean Manufacturing dapat diterapkan untuk mencapai efisiensi yang lebih tinggi dalam proses produksi dan operasi perusahaan. 

Dalam buku ini, penulis memberikan berbagai metode yang relevan untuk industri manufaktur, mulai dari prinsip dasar Lean hingga aplikasi praktis melalui pendekatan 5R, 3R, Visual Control, dan inovasi logistik.

5R: Pilar Dasar Efisiensi Kerja

5R adalah metode yang berasal dari Jepang untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih efisien dan produktif. Tujuan utamanya adalah menciptakan tempat kerja yang rapi, bersih, dan teratur. Berikut penjelasan masing-masing komponen 5R:

  1. Ringkas (Seiri): Memilih dan memisahkan barang-barang yang diperlukan dan tidak diperlukan di tempat kerja. Barang yang tidak berguna harus dihilangkan untuk mengurangi gangguan dan memperlancar alur kerja.

  2. Rapi (Seiton): Menyusun barang-barang yang diperlukan dengan cara yang teratur dan mudah diakses. Ini mencakup pengaturan alat, peralatan, dan material kerja dengan sistematis sehingga memudahkan pekerja untuk mengambil dan menyimpan barang.

  3. Resik (Seiso): Membersihkan area kerja secara rutin untuk menghindari akumulasi kotoran atau bahan yang dapat mengganggu aktivitas kerja. Kebersihan tempat kerja menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas dan keselamatan kerja.

  4. Rawat (Seiketsu): Mempertahankan standar yang telah ditetapkan pada langkah sebelumnya. Standar ini mencakup cara menyusun, menjaga kebersihan, dan mengatur barang. Konsistensi dalam penerapan 5R ini membantu dalam mempertahankan efisiensi yang telah dicapai.

  5. Rajin (Shitsuke): Menciptakan kebiasaan yang baik dan disiplin dalam mengikuti prosedur yang telah ditetapkan. Disiplin ini menjadi budaya yang melekat di setiap tingkatan organisasi, memastikan setiap pekerja memahami dan mematuhi aturan yang ada.

3R: Right Place, Right Amount, Right Container

Pendekatan 3R adalah metode untuk meningkatkan manajemen persediaan dan aliran material dalam proses produksi. 3R mencakup:

  1. Right Place (Tempat yang Tepat): Menyusun material dan barang di tempat yang tepat, sehingga memudahkan akses dan mengurangi waktu pencarian. Ini membantu mempercepat alur kerja dan menghindari penundaan.

  2. Right Amount (Jumlah yang Tepat): Mengelola inventaris dengan jumlah yang tepat. Ini berarti hanya menyimpan barang sesuai kebutuhan untuk menghindari kelebihan inventaris yang menghabiskan ruang dan sumber daya.

  3. Right Container (Wadah yang Tepat): Menggunakan wadah atau tempat penyimpanan yang sesuai untuk setiap jenis barang. Wadah yang tepat membantu melindungi barang, mempercepat identifikasi, dan mempermudah pengelolaan persediaan.

Visual Control: Mengoptimalkan Pemantauan Kerja

Visual Control adalah teknik manajemen yang bertujuan untuk membuat kondisi di tempat kerja menjadi lebih mudah dipahami dan dipantau. Melalui kontrol visual, setiap orang dapat melihat informasi penting mengenai status operasional secara langsung, tanpa perlu bertanya atau mencari informasi tambahan. Berikut beberapa elemen utama dari Visual Control:

  1. Labeling dan Signage: Setiap area kerja, alat, dan bahan diberi label yang jelas untuk memudahkan identifikasi. Informasi visual ini membantu pekerja mengetahui lokasi, status, dan prosedur yang berlaku.

  2. Andon System: Sistem lampu yang menunjukkan status produksi, apakah berjalan normal, mengalami masalah, atau memerlukan perhatian khusus. Dengan sistem ini, masalah dapat segera diidentifikasi dan ditangani tanpa penundaan.

  3. Kanban: Sistem kartu visual yang digunakan untuk mengatur alur produksi berdasarkan permintaan pelanggan. Kanban membantu mengelola persediaan secara efisien, menghindari produksi berlebih, dan memastikan bahwa barang selalu tersedia sesuai kebutuhan.

  4. Floor Markings: Penggunaan garis dan warna di lantai untuk menandai area kerja, jalur lalu lintas, dan lokasi penyimpanan. Ini membantu mengurangi kebingungan dan meningkatkan efisiensi dalam pergerakan barang dan orang di tempat kerja.

Inovasi Logistik: Meningkatkan Efisiensi Rantai Pasok

Inovasi dalam logistik merupakan komponen penting dalam mencapai keunggulan kompetitif dalam Lean Manufacturing. Dengan fokus pada efisiensi aliran barang, waktu pengiriman, dan biaya distribusi, beberapa inovasi logistik yang diuraikan dalam buku ini adalah:

  1. Pengelolaan Rantai Pasok Berbasis Lean: Mengadopsi prinsip Lean dalam rantai pasok, mengurangi pemborosan di setiap titik, dari pemasok bahan baku hingga distribusi produk akhir. Fokusnya adalah pada pengurangan lead time, pengendalian persediaan, dan optimalisasi distribusi.

  2. Teknologi Just-In-Time (JIT): Produksi hanya dilakukan berdasarkan permintaan aktual, menghindari persediaan berlebih, dan mengurangi biaya penyimpanan. Teknologi ini memungkinkan barang tiba tepat waktu ketika diperlukan, mengurangi waktu tunggu, dan meningkatkan efisiensi operasional.

  3. Penggunaan Teknologi Digital dan Automation: Memanfaatkan teknologi digital, seperti sensor IoT, RFID, dan perangkat lunak manajemen logistik untuk mengoptimalkan alur informasi dan barang di seluruh rantai pasok. Automation juga membantu mempercepat proses produksi dan mengurangi kesalahan manusia.

  4. Distribusi Berbasis Data: Analisis data digunakan untuk mengidentifikasi pola distribusi yang paling efisien, mengurangi biaya transportasi, dan mempercepat waktu pengiriman. Informasi real-time memungkinkan perusahaan untuk mengambil keputusan yang lebih cepat dan tepat dalam merespons permintaan pasar.

Keuntungan Menerapkan Metode 5R, 3R, Visual Control, dan Inovasi Logistik

Dengan menggabungkan metode 5R, 3R, Visual Control, dan inovasi logistik, perusahaan dapat meraih berbagai keuntungan seperti:

  1. Peningkatan Efisiensi Produksi: Proses yang lebih terstruktur dan rapi membantu mempercepat alur kerja, mengurangi waktu henti, dan meningkatkan produktivitas.

  2. Penghematan Biaya: Pengurangan pemborosan dalam aliran produksi dan logistik membantu mengurangi biaya operasional secara signifikan.

  3. Kualitas yang Lebih Baik: Pemantauan visual dan pemilahan barang yang tepat meningkatkan kualitas produk, mengurangi cacat, dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

  4. Lingkungan Kerja yang Lebih Baik: Area kerja yang bersih, terorganisir, dan mudah dipahami meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan pekerja.

  5. Respons yang Lebih Cepat terhadap Permintaan Pasar: Dengan manajemen persediaan yang lebih baik dan alur informasi yang transparan, perusahaan dapat lebih responsif terhadap perubahan permintaan pelanggan.

Penutup

Meraih Keuntungan dengan Lean Manufacturing adalah buku yang memberikan panduan komprehensif untuk perusahaan yang ingin meningkatkan efisiensi dan mengurangi pemborosan dalam proses produksi. Melalui pendekatan praktis seperti 5R, 3R, Visual Control, dan inovasi logistik, perusahaan dapat mencapai efisiensi yang lebih tinggi, mengurangi biaya, dan meningkatkan kualitas produk. Pendekatan ini juga menekankan pentingnya budaya perbaikan berkelanjutan dan adaptasi teknologi untuk menghadapi tantangan industri yang terus berkembang.

Artikel ini menekankan pentingnya implementasi konsep Lean Manufacturing yang bukan hanya sebagai alat manajemen produksi, tetapi juga sebagai filosofi yang mendorong efisiensi dan inovasi di semua aspek organisasi, termasuk logistik dan manajemen persediaan.

Sunday, November 22, 2020

Marissa Mayer

Keputusan-Keputusan Kontroversial & Misi Menyelamatkan Yahoo dari Kebangkrutan

Oleh : Nicholas Carlson

Penerbit : Mizan Media Utama, 2015

Tebal : 366 halaman


Tahun 1963, J.C.R Licklider menulis dan menawarkan "Intergalactic Computer Network"

Tahun 1974, Vinton Cerf, Yogen Dalal dan Carl Sunshine mengemukakan "internetworking", yang kemudian kita kenal sebagai "internet".

Tahun 1989, Tim Berners-Lee dan Robert Cailliau memperkenalkan "World Wide Web" sebuah sistem dimana kita bisa meng-klik tautan untuk mengakses informasi.

Tahun 1992, mahasiswa Berkeley meluncurkan ViolaWWW.

Tahun 1994, David Filo dan Jerry Yang membuat daftar berisi semua situs yang disukai, yang diberi nama Jerry's Guide to The World Wide Web, kemudian berganti menjadi David and Jerry's Guide to The World Wide Web, dan lalu berubah menjadi Yahoo yang merupakan singkatan dari Yet Another Hierarchical Officious Oracle.

Tahun 1995, Yahoo adalah internet itu sendiri. Berawal dari start-up kemudian mnejadi proyek bernilai 128 miliar dolar dalam 5 tahun.

Kemunduran Yahoo ini sangat terlihat saat Brad Garlinghouse melakukan survey terhadap respon kepada 30 orang, tahun 2006. Saat disebutkan Paypal, semua orang kompak menuliskan "pembayaran", saat diucapkan Google, semua kompak menuliskan "pencarian", saat disebutkan eBay, semua menulis "lelang", namun saat disebutkan Yahoo, setiap orang menuliskan hal yang berbeda-beda.

Yahoo tidak fokus.

Kisah Laura Beckman, cukup menginspirasi. Jika orang biasa memilih bergabung dengan tim Voli junior agar bisa mendapatkan jam bermain, namun Laura lebih memilih masuk di tim Voli senior, denga konsekuensi lebih banyak berada di bangku cadangan. Namun hal tersebut menjadi hal positif, karena setahun kemudian, Laura menjadi tim inti, sedangkan temannya yang dari tim Voli junior menjadi cadangan. Laura lebih memilih berlatih dengan pemain lebih bagus setiap hari sehingga di kemudian hari bisa menjadi pemain yang lebih baik.  

Begitu juga dengan Marissa Ann Mayer, yang lebih memilih bekerja di Google, sebuah start-up kecil yang dirasa akan berkembang, daripada menjadi konsultan di firma McKinsey yang sudah tawarannya sebenarnya sudah dia terima. 

Mayer, dengan aspek gugupnya, namun memiliki kecerdasan, fokus dan komitmen yang tinggi. Selain itu, kelebihan Mayer lainnya adalah pertama selalu mengingat detail terkecil, kedua sejak kecil merupakan perencana tingkat dunia, dan ketiga sepenuh jiwa raga.

Tiap keputusan yang dia ambil selalu berdasarkan fakta dan riset, sehingga tahun 2000 dia menjadi Chief of Product.

Tahun 2012, Mayer menjadi CEO Yahoo dengan gaji tahunan sebesar 1 juta dolar dan bonus sebesar 2 juta dolar. Dia bergabung digelar dengan karpet ungu yang dianggap sebagai CEO penyelamat, pahlawan super dan selebritas Yahoo.

Namun, meskipun Mayer hebat sebagai insinyur peranti lunak, namun dia harus belajar banyak sebagai insinyur keuangan. Mayer sangat berpengalaman di dunia industri internet karena aktif dalam pengembangan produk, namun tidak mempunyai pengalaman dalam bisnis periklanan Google karena jarang terlibat dalam monetisasi dan penjualan produk.

Di Yahoo, Mayer memperkenalkan FYI, rapat mingguan sebagaimana di Google terdapat TGIF.

Tidak seperti kebanyakan CEO, yang berdasarkan tes kepribadian Myers-Briggs termasuk ENFP (Extrovert-Intuitive-Feeling-Perceiving), Mayer adalah sosok ISTJ (Introvert-Sensing-Thinking-Judging).

ENFP adalah sosok yang antusias, ramah, pada menginspirasi dan memotivasi, bahkan terkadang terlalu terbuka dan menyanjung secara berlebihan. Sedangkan ISTJ adalah sosok yang fokus pada diri sendiri, sangat terus terang, taat pada tugas, tidak pernah melanggar aturan, tahan bekerja dalam waktu lama, dan terkadang tidak sadar perasaan orang lain.

Yahoo pernah menerapkan QPR (Quarterly Performance Reviews), sejenis OKR (Objectives and Key Result) yang pernah dijalankan di Google untuk mengukur kinerja dan efektivitas dari karyawan, divisi dan perusahaan. Dengan OKR, target akan lebih terukur.

Hasil dari OKR maka memetakan karyawan menjadi 5 kategori, yaitu 10% akan masuk dalam kategori A (jauh melampaui), 25% kategori B (melampaui), 50% kategori C (memenuhi), 10% kategori D (kadang meleset), dan 5% kategori E (meleset).

Konsekuensi negatif dari sistem tersebut adalah para karyawan akan secara aktif saling menjatuhkan. Sehingga hal ini akan menurunkan motivasi karyawan.

Akankah kemunduran Yahoo akan menuju ketiadaan?

Sunday, November 15, 2020

It’s Injury Time

150 Inspirasi Hidup dari Keseharian Kita dan Sepakbola

Kumpulan Kolom Injury Time Tabloid Soccer

Oleh : Angryanto Rachdyatmaka

Penerbit : PT Elex Media Komputindo, 2008

Tebal : 335 halaman


Sejak duduk di bangku SMA, saat terbit tabloid Soccer edisi perdana, yang terbit pertama kali aku sudah membelinya. Tidak seperti jaman sekarang, dimana untuk membaca preview dan review pertandingan bola bisa langsung didapat sesegera mungkin.

Berbeda.

Tidak hanya preview dan review pertandingan bola, ada 1 hal yang aku suka dari tabloid soccer, yaitu kolom Injury Time. Isinya segar dan inspiratif. Beberapa hal yang menarik diantaranya sebagai berikut ini.

  • Menang tanpo ngasorake alias menang tanpa merendahkan (artikel 2 : Dahaga Ahmad Dhani)
  • Mengalah tak selamanya berarti kalah, bukan (artikel 3 : Kearifan Para Penentu)
  • Senang dipuji karena kegagalan orang lain atau ikut tersenyum melihat keberhasilan orang lain karena tahu Anda punya andil di dalamnya (artikel 4 : Melepas Emas)
  • Berjuang menaklukkan tantangan adalah hal hebat, tapi lebih hebat adalah orang yang berani mengambil keputusan setelah menimbang kemampuan sendiri (artikel 18 : Keberanian untuk Menyerah)
  • Hidup di dunia seperti ada di neraka, padahal tugas kita adalah membuat supaya hidup di dunia seperti di surga (artikel 37 : Sumbu di Surga)
  • Kalau kamu tidak puas dengan perusahaan, doronglah untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, kalau tidak bisa keluarlah (artikel 47 : Melepas Keterbatasan)
  • Pada dasarnya kita semua adalah cermin berjalan, selalu memunculkan bayangan tertentu, entah baik, entah buruk, dari setiap perkataan, perbuatan bahkan pikiran (artikel 55 : Cermin Berjalan)
  • Filosofi si tukang jahit sangat sederhana, mengukur setiap orang sesuai ukurannya masing-masing (artikel 63 : Jadilah Tukang Jahit)
  • Tiap kita punya peran yang dibatasi dimensi waktu dan ruang (artikel 83 : Tebu tanpa Sepah)
  • Jangan mudah menyerah, temukan sebuah alasan untuk tetap bertahan dalam badai sekencang apa pun (artikel 108 : Menemukan Alasan)
  • Kadang, kita terlalu percaya pada potensi dan lupa melihat wujud nyatanya (artikel 109 : Jangan Hanya Sekali)
  • Aturan harusnya tetap aturan. Sebodoh apapun kelihatannya, pastilah menegakkan aturan itu ada gunanya juga (artikel 118 : Menjadi Bodoh Karena Aturan)
  • Menang tak berarti menjadi raja dunia, dan kalah tak otomatis menjadi sang pecundang (artikel 120 : Main-main Kok Marah)
  • Selamat mencintai mereka yang tidak sempurna dengan cara yang sesempurna mungkin (artikel 123 : Antara Agnes dan Hughes)
  • Sebuah buku, nyaris mustahil dibaca tanpa membuat lipatan penanda. Berharap buku kita mulus tanpa lipatan sama artinya dengan membiarkan hidup kita jalan di tempat (artikel 125 : Lipatan Buku Kita)
  • Diam adalah simbol perlawanan, efektif atau tidak untuk mengatasi sebuah masalah, minimal kita sudah mencegah terjadinya kesalahan baru (artikel 145 : Melawan dalam Diam)


Featured Post

Kerja Sama Membuat Impian Menjadi Kenyataan

Oleh : John C. Maxwell Penerbit : Interaksara, 2003 Tebal : 144 halaman Kerja Sama Membuat Impian Menjadi Kenyataan ( Teamwork Makes the Dr...

Related Posts