Apa yang Diajarkan Orang Kaya kepada Anak-Anak Mereka tentang Uang
Oleh : Robert T. Kiyosaki
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2016
Tebal : 240 halaman
Kita akan menjadi miskin jika kita menyerah, yang terpenting bermimpi ingin kaya dan lakukan sesuatu. Teruslah berusaha dan jangan menyerah.
Jangan membuang waktu, jika kita tidak dapat mengambil keputusan, kita tidak akan pernah belajar menghasilkan uang, karena peluang datang dan pergi. Mampu mengetahui kapan harus membuat keputusan cepat adalah keterampilan yang penting.
Hidup adalah guru terbaik tapi hidup tidak mengajari dan sebagian besar kesempatan hidup tidak bicara kepadamu, hidup semata mempermainkanmu, setiap peristiwa memiliki arti.
Hidup mempermainkan kita semua, beberapa menyerah dan beberapa melawan. Hanya sedikit yang menarik pelajaran dan terus melangkah. Sebagian besar berhenti. Jika kita dapat menarik hikmah maka kita akan tumbuh menjadi pemuda yang bijak, makmur dan bahagia. Namun jika tidak, maka kita akan menghabiskan waktu dengan menyalahkan pekerjaan, menyalahkan atasan.
Jika yang salah adalah pekerjaan gantilah pekerjaan, jika yang salah adalah atasan gantilah atasanmu. Namun jika kau sadar bahwa yang salah adalah kamu sendiri, maka kamu segeralah mengubah diri, belajar sesuatu dan menjadi lebih bijak.
Kebanyakan orang ingin orang lain di dunia yang berubah, namun tidak diri mereka sendiri. Padahal lebih mudah mengubah diri sendiri dibandingkan mengubah orang lain.
Belajar membutuhkan energi, gairah dan hasrat, sedangkan amarah adalah bagian besar dari hal tersebut karena gairah adalah kombinasi cinta dan amarah.
Belajar adalah sarana memperbarui diri, tanpa belajar kita akan terperangkap pada masa lalu
Thursday, March 15, 2018
Sunday, March 11, 2018
Nabung Saham Sekarang
Strategi Investasi Saham Ramah Krisis, Crash Harga Saham Justru menjadi Peluang
Oleh : Ellen May
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2017
Tebal : 190 halaman
Kekayaan sejati adalah hidup sehat dikelilingi keluarga dan teman-teman yang dicintai, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup sejati dan bukan sekedar materi.
Dalam buku ini kita tidak diajarkan bermain saham, namun berinvestasi saham yaitu mengajak kita menjadi investor atau penanam modal, seperti investor di bidang retail dan investor institusi.
Dengan berinvestasi saham atau menabung saham atau yang juga disebut dengan dollar cost averaging, memberikan keuntungan yaitu diversifikasi pada waktu dan meminimalkan resiko. Sehingga saat harga saham naik, kita akan mendapat untung. Dan saat harga saham turun, maka kita akan mendapat saham lebih banyak.
Dengan strategi dollar cost averaging yaitu kita membeli saham dalam nominal yang sama, maka kita telah dapat mengendalikan resiko.
Dan langkah berikutnya adalah bagaiman cara kita memilih saham yang akan ditabung, salah satu tipsnya adalah memilih perusahaan yang sudah mapan. Dan tips berikutnya adalah memilih sekuritas untuk membuka rekening saham.
Oleh : Ellen May
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2017
Tebal : 190 halaman
Kekayaan sejati adalah hidup sehat dikelilingi keluarga dan teman-teman yang dicintai, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup sejati dan bukan sekedar materi.
Dalam buku ini kita tidak diajarkan bermain saham, namun berinvestasi saham yaitu mengajak kita menjadi investor atau penanam modal, seperti investor di bidang retail dan investor institusi.
Dengan berinvestasi saham atau menabung saham atau yang juga disebut dengan dollar cost averaging, memberikan keuntungan yaitu diversifikasi pada waktu dan meminimalkan resiko. Sehingga saat harga saham naik, kita akan mendapat untung. Dan saat harga saham turun, maka kita akan mendapat saham lebih banyak.
Dengan strategi dollar cost averaging yaitu kita membeli saham dalam nominal yang sama, maka kita telah dapat mengendalikan resiko.
Dan langkah berikutnya adalah bagaiman cara kita memilih saham yang akan ditabung, salah satu tipsnya adalah memilih perusahaan yang sudah mapan. Dan tips berikutnya adalah memilih sekuritas untuk membuka rekening saham.
“Nabung Saham Sekarang: Strategi Investasi Saham Ramah Krisis” oleh Ellen May adalah panduan komprehensif bagi investor pemula dan menengah yang ingin memanfaatkan momentum pasar—terutama dalam situasi krisis—sebagai peluang untuk membangun kekayaan jangka panjang. Ellen May, seorang pelopor investor wanita di Indonesia yang memulai perjalanan investasi sejak 2006 dan berhasil bangkit dari kerugian saat krisis 2008, berbagi pengalamannya untuk membantu pembaca menghindari strategi spekulatif dan beralih ke metode yang terukur dan berkelanjutan .
Buku ini menekankan bahwa nabung saham adalah strategi investasi sederhana dan efektif. Mirip seperti menabung di tabungan atau deposito, namun dengan potensi imbal hasil yang lebih tinggi jika dilakukan secara tertata dan disiplin. Caranya mudah: pilih saham-saham berfundamen kuat seperti saham blue chip, lalu beli secara rutin dalam jumlah tetap pada jangka waktu tertentu, misalnya bulanan, tanpa peduli apakah harga sedang naik atau turun.
Selain itu, Ellen memperkenalkan strategi lanjutan seperti value investing dan growth investing untuk pembaca yang siap mendalami analisis fundamental dan mencermati valuasi pasar. Hal ini cocok untuk investor sibuk yang tetap ingin memanfaatkan momentum harga selama beberapa bulan tanpa harus over trading.
Beberapa investor saham dapat berbagai keuntungan spektakuler hingga 700 persen dalam setahun, meskipun tidak semua sahamnya menguntungkan. Kisah ini mempertegas pentingnya konsistensi, pengendalian psikologi, dan portofolio yang berbasis strategi, bukan keberuntungan.
Secara keseluruhan, Nabung Saham Sekarang menyediakan panduan praktis dan mindset yang tepat untuk “mengubah krisis menjadi peluang yang sangat menguntungkan”. Bagi siapa saja yang ingin berdinamika dalam pasar saham dengan pendekatan aman, sistematis, dan visioner, buku ini adalah pintu masuk yang sempurna.
Saturday, February 10, 2018
Six Thinking Hats
Kelola Rapat Lebih Baik & Buat Keputusan Lebih Cepat
Oleh : Edward De Bono
Penerbit : PT Elex Media Komputindo, 2017
Tebal : 229 halaman
Sebelumnya sudah pernah melihat buku ini, tapi masih belum tertarik karena engga terlalu mengerti apa maksud dari Six Thinking Hats. Kemudian saat diskusi bersama para praktisi baru mendengar istilah Six Thinking Hats.
Disebutkan bahwa dengan metode Six Thinking Hats ini produktivitas berpikir di suatu intansi pegawai pemerintah meningkat sebanyak 493%. Padahal dengan meningkat menjadi 10 persen sudah cukup bagus.
Dalam metode Six Thinking Hats ini kita memang akan diajak untuk berpikir, karena pada umumnya kesulitan dalam berpikir adalah kebingungan. Gagasan ini awalnya digagas oleh "Gang of Three" yaitu Socrates, Plato dan Aristoteles.
Pemikiran Six Thinking Hats ini terdiri dari 6 yaitu
Topi Putih atau objektif, yang menandakan netral, fakta-fakta dan angka-angka
Topi Merah atau emosional, yang menandakan kemarahan, jengkel dan emosi.
Topi Hitam atau kelemahan, yang menandakan suram, serius, waspada dan hati-hati.
Topi Kuning atau positif, yang menandakan cerah, positif, optimis dan harapan.
Topi Hijau atau kreativitas, yang menandakan rumput, tumbuh-tumbuhan subur dan gagasan baru.
Topi Biru atau kendali, yang menandakan warna langit, yang tenang, dan pengendalian.
Oleh : Edward De Bono
Penerbit : PT Elex Media Komputindo, 2017
Tebal : 229 halaman
Sebelumnya sudah pernah melihat buku ini, tapi masih belum tertarik karena engga terlalu mengerti apa maksud dari Six Thinking Hats. Kemudian saat diskusi bersama para praktisi baru mendengar istilah Six Thinking Hats.
Disebutkan bahwa dengan metode Six Thinking Hats ini produktivitas berpikir di suatu intansi pegawai pemerintah meningkat sebanyak 493%. Padahal dengan meningkat menjadi 10 persen sudah cukup bagus.
Dalam metode Six Thinking Hats ini kita memang akan diajak untuk berpikir, karena pada umumnya kesulitan dalam berpikir adalah kebingungan. Gagasan ini awalnya digagas oleh "Gang of Three" yaitu Socrates, Plato dan Aristoteles.
Pemikiran Six Thinking Hats ini terdiri dari 6 yaitu
Topi Putih atau objektif, yang menandakan netral, fakta-fakta dan angka-angka
Topi Merah atau emosional, yang menandakan kemarahan, jengkel dan emosi.
Topi Hitam atau kelemahan, yang menandakan suram, serius, waspada dan hati-hati.
Topi Kuning atau positif, yang menandakan cerah, positif, optimis dan harapan.
Topi Hijau atau kreativitas, yang menandakan rumput, tumbuh-tumbuhan subur dan gagasan baru.
Topi Biru atau kendali, yang menandakan warna langit, yang tenang, dan pengendalian.
Thursday, February 1, 2018
No Gain Without Pain
Pengen Prestasi, Ya Kerja Keras
Oleh : Farel Rossy
Penerbit : Flashbook, 2014
Tebal : 192 halaman
Rintangan itu mesti dihadapi bukan untuk dihindari, karena 10% kesuksesan itu merupakan akibat dari bakat, sedangkan sisanya 90% merupakan hasil dari buah kegigihan. Dan sukses itu sendiri adalah mereka yang berhasil menuntaskan keinginannya.
Sukses tidak melulu diukur terhadap harta dan kekayaan. Karena kesuksesan hanyalah alat menuju kebahagian. Jadi buat kriteria kesuksesanmu sendiri, lalu berusahalah sekuat tenaga untuk mencapainya.
Pada umumnya orang yang tidak sukses bukan karena kurangnya kemampuan, tapi karena kurangnya keinginan. Selain keinginan itu sendiri, perlu juga dibarengi dengan kebiasaan, misalnya kerja keras dan usaha. Dan agar kebiasaan tadi terwujud, maka pupuklah motivasi kuat dan tekad yang bulat.
Kerja keras dan usaha kesannya pahit di awal, tapi jangan lupa akan manis di belakang. Dan perlu diingat bahwa yang kita lakukan nanti tidak akan membuahkan hasil seketika, karena sukses adalah sebuah proses dan sukses juga adalah hadiah dari perjalanan panjang.
Mari ciptakan kesempatan dan keberuntungan kita sendiri, jangan hanya duduk diam dan menunggu rejeki jatuh dari langit.
Stop think and action now.
Oleh : Farel Rossy
Penerbit : Flashbook, 2014
Tebal : 192 halaman
Rintangan itu mesti dihadapi bukan untuk dihindari, karena 10% kesuksesan itu merupakan akibat dari bakat, sedangkan sisanya 90% merupakan hasil dari buah kegigihan. Dan sukses itu sendiri adalah mereka yang berhasil menuntaskan keinginannya.
Sukses tidak melulu diukur terhadap harta dan kekayaan. Karena kesuksesan hanyalah alat menuju kebahagian. Jadi buat kriteria kesuksesanmu sendiri, lalu berusahalah sekuat tenaga untuk mencapainya.
Pada umumnya orang yang tidak sukses bukan karena kurangnya kemampuan, tapi karena kurangnya keinginan. Selain keinginan itu sendiri, perlu juga dibarengi dengan kebiasaan, misalnya kerja keras dan usaha. Dan agar kebiasaan tadi terwujud, maka pupuklah motivasi kuat dan tekad yang bulat.
Kerja keras dan usaha kesannya pahit di awal, tapi jangan lupa akan manis di belakang. Dan perlu diingat bahwa yang kita lakukan nanti tidak akan membuahkan hasil seketika, karena sukses adalah sebuah proses dan sukses juga adalah hadiah dari perjalanan panjang.
Mari ciptakan kesempatan dan keberuntungan kita sendiri, jangan hanya duduk diam dan menunggu rejeki jatuh dari langit.
Stop think and action now.
Wednesday, January 31, 2018
Supply Chain Management
Edisi Ketiga
Oleh : I Nyoman Pujawan & Mahendrawathi ER
Penerbit : Andi Offset, 2017
Tebal : 374 halaman
Buku Supply Chain Management edisi kedua terbitan tahun 2010 sudah aku beli pada tahun 2014. Namun kemudian pada tahun 2017 muncul buku Supply Chain Management edisi ketiga. Daftar isi dari buku Supply Chain Management edisi ketiga adalah sebagai berikut :
Oleh : I Nyoman Pujawan & Mahendrawathi ER
Penerbit : Andi Offset, 2017
Tebal : 374 halaman
Buku Supply Chain Management edisi kedua terbitan tahun 2010 sudah aku beli pada tahun 2014. Namun kemudian pada tahun 2017 muncul buku Supply Chain Management edisi ketiga. Daftar isi dari buku Supply Chain Management edisi ketiga adalah sebagai berikut :
- Pengantar tentang Supply Chain Management
- Strategi Supply Chain
- Perancangan Produk Baru dalam Perspektif Supply Chain Management
- Konfigurasi Jaringan Supply Chain
- Pengelolaan Permintaan dan Perencanaan Produksi
- Mengelola Persediaan pada Supply Chain
- Manajemen Pengadaan
- Manajemen Transportasi dan Distribusi
- Distorsi Informasi dan Bullwhip Effect
- Pengukuran Kinerja Supply Chain
- Teknologi Informasi dalam Manajemen Rantai Pasok
- Mengelola Rantai Pasok Global
Thursday, January 18, 2018
Shahih Bukhari Muslim
Al-Lu'lu' wal Marjan
Oleh : Muhammad Fu'ad Abdul Baqi
Penerbit : PT Elex Media Komputindo, 2017
Tebal : 1208 halaman
Hadist mutawatir adalah hadist yang diriwayatkan oleh perawi yang banyak pada setiap tingkatan sanad-nya, hingga menurut akal tidak mungkin para perawi tersebut sepakat untuk berdusta dan memalsukan hadist.
Hadist shahih adalah hadist yang bersambung sanad-nya, diriwayatkan oleh orang adil dan daya ingat yang sempurna dibandingkan yang lain, terbebas dari kejanggalan dan cacat.
Dalam buku hadist ini dibagi dan diklasifikan menjadi beberapa bab, yaitu sebagai berikut :
Oleh : Muhammad Fu'ad Abdul Baqi
Penerbit : PT Elex Media Komputindo, 2017
Tebal : 1208 halaman
Hadist mutawatir adalah hadist yang diriwayatkan oleh perawi yang banyak pada setiap tingkatan sanad-nya, hingga menurut akal tidak mungkin para perawi tersebut sepakat untuk berdusta dan memalsukan hadist.
Hadist shahih adalah hadist yang bersambung sanad-nya, diriwayatkan oleh orang adil dan daya ingat yang sempurna dibandingkan yang lain, terbebas dari kejanggalan dan cacat.
Dalam buku hadist ini dibagi dan diklasifikan menjadi beberapa bab, yaitu sebagai berikut :
- Kitab iman
- Kitab bersuci
- Kitab haidh
- Kitab shalat
- Kitab masjid dan tempat shalat
- Kitab sholat bagi musafir dan qashar
- Kita hari Jumat
- Kitab shalat 2 hari Raya
- Kita shalat istisqa
- Kitab shalat kusuf
- Kitab jenazah
- Kitab zakat
- Kitab puasa
- Kitab i'tikaf
- Kitab haji
- Kitab nikah
- Kitab menyusui
- Kitab talaq
- Kitab li'an
- Kitab memerdekan budak
- Kitab jual beli
- Kitab al-masaqah
- Kitab faraidh
- Kitab hibah
- Kitab wasiat
- Kitab nadzar
- Kitab aiman
- Kitab qasamah
- Kitab hudud
- Kitab putusan hukum
- Kitab luqathah
- Kitab jihad
- Kitab imaroh
- Kitab memburu dan menyembelih binatang yang bisa dimakan
- Kitab udh-hiyyah
- Kitab minuman
- Kitab pakaian dan perhiasan
- Kitab adab
- Kitab salam
- Kitab ruqyah
- Kitab tuntunan menggunakan kata-kata yang sopan dan beradab
- Kitab syi'ir
- Kitab mimpi
- Kitab tentang keutamaan
- Kitab keutamaan sahabat
- Kitab kebaikan, silaturrahim dan adab
- Kitab qadar
- Kitab ilmu
- Kitab dzikir, doa, tobat dan istighfar
- Kitab tobat
- Kitab sifat orang munafiq dan hukum terkait dengan mereka
- Kitab surga, penghuninya dan kenikmatannya
- Kitab tanda-tanda hari kiamat dan berbagai fitnah (ujian)
- Kitab zuhud dan kelembutan hati
- Kitab tafsir
Monday, December 25, 2017
The Disc Codes
Cara Cepat Menguasai Kode Sukses Manusia
Oleh : Edysen Shin BBA, CPBA, CPVA
Penerbit : PT Alfa Cemerlang Edindo, 2017
Tebal : 156 halaman
Konon pada tahun 400 SM, Hippocrates seorang Yunani telah mempelajari cara berjalan, gaya manusia berbicara dan ekspresi wajah manusia menjadi 4 kategori. Dan berdasarkan penelitian bahwa komunikasi memiliki komposisi 55% terhadap gerakan tubuh, 38% terhadap nada suara dan 7% terhadap perkataan.
Kini dalam perkembangannya manusia digolongkan menjadi 4 golongan, yaitu
D = Dominant / Dominan
I = Influence / Intim
S = Steady / Stabil
C = Compliance / Cermat
Dari keempat kategori tersebut akan kita kupas 2 saja, yaitu I dan C.
I = Influence / Intim
Orang yang termasuk golongan Influence sangat bersahabat, sangat proaktif, sifat lainnya adalah
C = Compliance / Cermat
Sifat dari orang yang tergolong pada Compliace adalah
Oleh : Edysen Shin BBA, CPBA, CPVA
Penerbit : PT Alfa Cemerlang Edindo, 2017
Tebal : 156 halaman
Konon pada tahun 400 SM, Hippocrates seorang Yunani telah mempelajari cara berjalan, gaya manusia berbicara dan ekspresi wajah manusia menjadi 4 kategori. Dan berdasarkan penelitian bahwa komunikasi memiliki komposisi 55% terhadap gerakan tubuh, 38% terhadap nada suara dan 7% terhadap perkataan.
Kini dalam perkembangannya manusia digolongkan menjadi 4 golongan, yaitu
D = Dominant / Dominan
I = Influence / Intim
S = Steady / Stabil
C = Compliance / Cermat
Personaliti manusia merupakan suatu konsep kompleks yang dapat dibagi ke dalam berbagai dimensi. Salah satu pendekatan yang populer adalah model D.I.S.C. yang membagi personaliti menjadi empat tipe utama: Dominant (Dominan), Influence (Pengaruh), Steady (Stabil), dan Compliance (Cermat). Setiap tipe memiliki ciri-ciri khasnya sendiri yang memengaruhi cara individu berinteraksi dengan dunia sekitarnya. Mari kita telaah lebih lanjut masing-masing tipe personaliti ini:
Dominant (Dominan).
Individu dengan tipe personaliti Dominan cenderung menunjukkan sifat-sifat kepemimpinan yang kuat. Mereka memiliki kecenderungan untuk mengambil inisiatif, mengontrol situasi, dan mengambil keputusan dengan tegas. Karakteristik yang dominan dan percaya diri membuat mereka mampu mengejar tujuan mereka tanpa ragu-ragu. Mereka cenderung menonjol dalam lingkungan yang menuntut ketegasan dan pengambilan keputusan yang cepat.
Influence (Pengaruh).
Tipe personaliti Influence cenderung ceria, ramah, dan ekspresif. Mereka menikmati interaksi sosial dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lain dengan pesona dan karisma mereka. Individu dengan tipe ini biasanya sangat komunikatif, suka bekerja dalam tim, dan mampu memotivasi orang lain. Mereka sering kali menjadi pusat perhatian dalam situasi sosial dan suka berkolaborasi untuk mencapai tujuan bersama.
Steady (Stabil).
Individu dengan tipe personaliti Steady dikenal karena kesabaran, ketenangan, dan keterpercayaan mereka. Mereka cenderung mencari stabilitas dalam hubungan dan lingkungan mereka. Sifat empati dan perhatian membuat mereka menjadi teman yang baik untuk didengarkan dan dipercaya. Mereka lebih suka menghindari konflik dan bekerja dalam suasana yang harmonis. Keberanian dan konsistensi adalah nilai-nilai yang dihargai oleh individu dengan tipe personaliti ini.
Compliance (Cermat).
Tipe personaliti Compliance ditandai dengan kecenderungan untuk mengikuti aturan, standar, dan prosedur. Mereka cenderung memiliki fokus yang tinggi terhadap detail dan akurasi. Konservatif dan terorganisir, mereka menonjol dalam lingkungan yang membutuhkan ketelitian dan kepatuhan terhadap prosedur. Kemampuan analitis dan kehati-hatian membuat mereka mampu menangani tugas yang membutuhkan perencanaan dan evaluasi yang cermat.
Implikasi dalam Kehidupan Sehari-hari.
Pemahaman tentang model D.I.S.C. dapat memberikan wawasan yang berharga dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk lingkungan kerja, hubungan interpersonal, dan pengembangan diri. Dengan mengenali tipe personaliti seseorang, kita dapat lebih efektif berkomunikasi, berkolaborasi, dan membangun hubungan yang sehat. Penting untuk diingat bahwa setiap individu unik, dan kombinasi dari keempat tipe personaliti ini dapat bervariasi dalam tingkat yang berbeda-beda.
Sementara model D.I.S.C. dapat memberikan kerangka dasar untuk memahami personaliti manusia, penting untuk diingat bahwa manusia memiliki kompleksitas yang tak terbatas. Namun demikian, pemahaman tentang berbagai tipe personaliti dapat menjadi alat yang berguna dalam memperkuat keterampilan interpersonal dan memperkaya pengalaman hidup kita.
Dari keempat kategori tersebut akan kita kupas 2 saja, yaitu I dan C.
I = Influence / Intim
Orang yang termasuk golongan Influence sangat bersahabat, sangat proaktif, sifat lainnya adalah
- Outgoing & people
- Suka bicara
- Master of creating networks & relationships
- Mudah mengekspresikan perasaannya
- Mudah percaya pada orang lain
- Optimis namun kurang realistis
- Semua orang adalah sahabat dia
- Melupakan agenda awal
- Suka spontan dan mengalir
- Pelupa dan tidak pendendam
- Populer, biasanya dikenal banyak orang
- Menjadi narsis, mempromosikan diri sendiri
- Menjadi bawel yang menjengkelkan
- Contoh orang yang tinggal di Italia, Irlandia, Kuba dan Yunani
- Tokoh terkenal : Oprah Winfrey
C = Compliance / Cermat
Sifat dari orang yang tergolong pada Compliace adalah
- Reserved & task
- Fokus pada pekerjaan
- Luar biasa pada detail dan prosedur
- Sangat mengikuti sistem dan peraturan
- Tidak mudah percaya pada orang lain
- Perhitungan pada waktu, uang dan sumber daya yang lain
- Jika terlambat 5 menit saja akan merasa sangat risih
- Senang dengan angka, data dan daftar / list
- Disiplin dan perfeksionis
- Sangat menjaga barang dan milik mereka
- Memiliki kehidupan dan kualitas tinggi
- Penuh pertimbangan dan suka mempersiapkan sesuatu jauh-jauh hari
- Diplomatis
- Contoh orang yang tinggal di Jepang, Jerman, Swedia dan Singapura
- Tokoh terkenal : Steven Spielberg
#resensibuku
#sinopsisbuku
#potretbuku
#sinopsisbuku
#potretbuku
Subscribe to:
Posts (Atom)
Featured Post
Wow Marketing
Oleh : Hermawan Kartajaya Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, 2015 Tebal : 239 halaman Marketing 1.0 : Product centric marketing, dimana obj...

Related Posts
-
Melangkah Pasti ke Dunia Kerja Oleh : Maya Arvini Penerbit : GagasMedia, 2014 Tebal : 201 halaman Sebagai pejuang karier kita dit...
-
Sebuah Karya Mega-Fenomenal dari Cendekiawan Muslim Abad Pertengahan Oleh : Ibnu Khaldun Penerbit : Pustaka Al-Kautsar, 2001 Tebal :...
-
Sang Penemu Aljabar Oleh : Corona Bezina Penerbit : PT Gramedia, 2013 Tebal : 119 halaman Mempunyai nama lengkap Abu Ja'far M...
-
Oleh : Pramoedya Ananta Toer Penerbit : Lentera Dipantara Tebal : 551 halaman Minke, merupakan tokoh utama, seorang anak pribumi yang sekola...
-
Oleh : Klaus Schwab and Thierry Malleret