Wednesday, November 22, 2023

Jurnal Pemikiran Keagamaan & Kebudayaan

Oleh : PP Pemuda Muhammadiyah

Penerbit : Graha Grafindo, 2011

Tebal : 138 halaman


Islam yang berkemajuan, merupakan idiom atau istilah yang dicetuskan oleh KH Ahmad Dahlan, agar umat kerja keras dan kemandirian supaya kita memiliki pemahaman ajaran agama yang benar sesuai Al-Quran dan Sunah Rasul, serta jauh dari penyakit TBC yaitu Takhayul, Bid'ah dan Churafat.

Sebagai agama yang berkemajuan dalam pemikiran umatnya, sehingga Islam dalam bahasa Jawa juga disebut sebagai agami nalar.

Iman adalah energi kendali, yang berarti mengembangkan kualitas integritas, keadilan, cinta, rahmat, perhatian dalam diri manusia, penguatan jiwa, transformasi, bebas dari dogma, entah itu religionisme, politik atau filosofis.



Buku Jurnal Pemikiran Keagamaan & Kebudayaan yang diterbitkan oleh PP Pemuda Muhammadiyah merupakan kumpulan gagasan intelektual yang merefleksikan pergulatan pemikiran kaum muda Islam dalam membaca relasi antara agama, kebudayaan, dan dinamika masyarakat modern. Jurnal ini hadir sebagai ruang dialektika, tempat nilai-nilai keislaman dipertemukan dengan realitas sosial, politik, dan budaya yang terus berubah, sekaligus menjadi medium untuk merawat tradisi berpikir kritis dalam tubuh gerakan Muhammadiyah.

Isi jurnal ini menampilkan beragam tulisan yang mengulas persoalan keagamaan tidak semata-mata sebagai doktrin normatif, melainkan sebagai panduan etis yang hidup dan kontekstual. Agama dipahami sebagai sumber nilai yang harus mampu menjawab tantangan zaman, mulai dari isu keadilan sosial, kemanusiaan, pluralisme, hingga problem moral di tengah modernitas. Para penulis dalam jurnal ini berusaha menunjukkan bahwa Islam tidak berada di ruang hampa, melainkan selalu berdialog dengan budaya dan realitas sosial di mana umatnya hidup.

Dalam aspek kebudayaan, jurnal ini menyoroti pentingnya memahami budaya sebagai ekspresi kolektif masyarakat yang tidak selalu bertentangan dengan nilai keislaman. Pemuda Muhammadiyah memposisikan diri sebagai agen kultural yang berupaya menjembatani tradisi dan pembaruan. Tulisan-tulisan dalam jurnal ini membahas bagaimana kebudayaan lokal, seni, bahasa, dan tradisi masyarakat dapat dibaca secara kritis tanpa harus ditolak mentah-mentah, selama tidak bertentangan dengan prinsip tauhid dan nilai kemanusiaan universal.

Jurnal ini juga memperlihatkan perhatian besar terhadap peran pemuda sebagai motor perubahan. Pemuda tidak hanya dipandang sebagai pewaris masa depan, tetapi sebagai subjek aktif yang bertanggung jawab membangun peradaban. Gagasan tentang kepemimpinan, etika sosial, dan tanggung jawab intelektual menjadi benang merah yang menghubungkan berbagai tulisan. Pemikiran keagamaan dalam jurnal ini diarahkan agar tidak eksklusif dan dogmatis, melainkan inklusif, transformatif, serta berpihak pada kemaslahatan umat dan bangsa.

Dalam konteks kebangsaan, Jurnal Pemikiran Keagamaan & Kebudayaan menegaskan komitmen Pemuda Muhammadiyah terhadap nilai-nilai Pancasila, demokrasi, dan keutuhan Indonesia. Agama diposisikan sebagai kekuatan moral yang memperkuat persatuan, bukan alat konflik atau polarisasi. Melalui refleksi historis dan analisis kontemporer, jurnal ini menunjukkan bahwa Islam dan keindonesiaan bukan dua entitas yang saling meniadakan, melainkan dapat saling menguatkan dalam membangun masyarakat yang adil, beradab, dan berkemajuan.

Secara keseluruhan, buku Jurnal Pemikiran Keagamaan & Kebudayaan merupakan cerminan semangat intelektual Pemuda Muhammadiyah dalam merawat tradisi berpikir, berdialog, dan berijtihad. Jurnal ini tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi pemikiran, tetapi juga sebagai ajakan untuk terus menghidupkan diskursus keagamaan yang kritis, terbuka, dan relevan dengan tantangan zaman. Ia menjadi bukti bahwa agama, ketika dipadukan dengan nalar dan kepekaan sosial, mampu menjadi sumber inspirasi bagi lahirnya peradaban yang lebih manusiawi dan berkeadaban.

No comments:

Post a Comment

Featured Post

Banten Kota Pelabuhan Jalan Sutra

Oleh : Hasan Muarif Ambary Penerbit : Departemen Pendidikan Nasional, 1997 Tebal : 175 halaman Buku Banten Kota Pelabuhan Jalan Sutra mengun...

Related Posts