Kisah Nyata Super Inspiratif Orang-Orang Kere yang Bisa Menjadi Juragan Kakap Super Kaya
Oleh : Fathur Rasyid
Penerbit : Buku Biru, 2010
Tebal : 172 halaman
Orang menyebut mereka kelas teri, tak berarti, tak terlihat. Tapi itu dulu. Kini nama mereka dikenal luas di senatero jagat. Mereka telah mencapai derajat kesuksesan super tinggi nan menakjubkan. Tak ada lagi orang yang memandang mereka dengan sebelah mata.
Silvester Stallone, Soihiro Honda, Raymond Krock, Henry Ford, Eka Tjipta, Liem Soe Liong, Oprah Winfrey dan JK Rowling adalah sederet nama yang kini merajai dunia. Mereka menempati papan teratas orang terkaya dunia. Sebuah pencapaian yang luar biasa. Dan tahukah Anda bahwa semua itu diperjuangkan dari nol.
Disini kita akan mendapatkan kisah 30 cerita dari 30 tokoh yang mampu meraih kesuksesan dari nol yang menjadi inspirasi kita.
Salah satu tokoh adalah Liem Soei Liong, dimana dia bermula dari upah sebagai buruh tahu hingga mejadi pengusaha sukses dengan mendirikan Grup Salim yang melahirkan Indofood, Indomobil, Indocement, Indosiar, Bogasari dan BCA.
Dikisahkan pada tahun 1938, Tiongkok dilanda Perang Dunia II. Sebagaimana pemuda-pemuda Tiongkok lainnya yang ingin menghindari perang Om Liem juga mendatangi Indonesia untuk mencari damai.
Om Liem yang saat itu berusia 21 tahun mendarat di Indonesia di kota Surabaya. Empat hari dia tertahan di pelabuhan tidak ada makan dan tidak ada minum karena tidak menjemputnya. Akhirnya setelah 4 hari, kakaknya menjemputnya dan membawanya ke Kudus untuk memulai bekerja di perusahaan rumahan.
Di Kudus Om Liem membuat kerupuk dan tahu. Pada tahun 1940-an, Jepang masuk ke Indonesia. Usaha yang dirintisnya dengan susah payah hancur lebur.
Seiring dengan bergantinya waktu, Om Liem pindah ke Jakarta. Disanalah usahanya mulai besar dan menjadi orang terkaya di Asia.
Om Liem adalah orang yang memiliki bakat dan naluri bisnis yang luar biasa. Selain itu Om Liem adalah pekerja keras, pantang menyerah dan tekun.
Pesan Om Liem salah satunya adalah "Jika ingin sukses jangan berpangku tangan saja. Semasa muda, bekerjalah habis-habisan. Bersemangatlah dan efektif dalam menggunakan waktu. Jangan cuti lama-lama, jangan selalu jalan-jalan, dan jangan tidur cepat. Jangan pula mudah menyerah pada kesulitan"
#sinopsisbuku #resensibuku
Belajar adalah sarana memperbarui diri, tanpa belajar kita akan terperangkap pada masa lalu
Saturday, June 11, 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Featured Post
Related Posts
-
Oleh : National Geograhic Penerbit : Kompas Gramedia, Desember 2013 Tebal : 13 halaman Candi Kalasan dan Candi Ratu Baka. Jejak Sejarah Ag...
-
Memupuk Masa Depan Ramah Lingkungan bagi Si Buah Hati Oleh : Manda Aufochs Gillespie Penerbit : Metagraf, 2015 Tebal : 280 halaman Green at...
-
Edisi Kedua Oleh : I Nyoman Pujawan & Mahendrawathi ER Penerbit : Guna Widya, 2010 Tebal : 320 halaman Buku ini tepat bagi ak...
-
A Practical Manual for Job-Hunters and Career-Changers Oleh : Richard N. Bolles Penerbit : Ten Speed Press, 2005 Tebal : 400 halaman Outsour...
No comments:
Post a Comment