Lebih Banyak Lagi Penjelasan Ilmiah tentang Peristiwa Sehari-hari
Oleh : Robert L. Wolke
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2004
Tebal : 264 halaman
Buku ini berisi obrolan ringan seputar ilmu fisika ringan dan terkesan sepele, oleh karena itu buku berjudul "Kalo Eisntein Lagi Cukuran Ngobrolin Apa Ya?" yang bermaksud adalah yang keluar saat Einstein saat cukur rambut pasti hal yang berbau Fisika pula.
Awal buku dijelaskan mengenai pergerakan bumi yang sangat cepat, meski kita dapat duduk dengan tenang. Bumi berputar pada porosnya dengan kecepatan 1600 km per jam, sedangkan bumi bergerak mengelilingi matahari dengan kecepatan super cepat, yaitu 107.000 km per jam.
Mengapa langit berwarna biru? Hal ini dikarenakan oleh cahaya biru yang dihamburkan oleh nitrogen, oksigen dan molekul lain yang membentuk udara. Molekul-molekul ini paling baik dalam menghamburkan panjang gelombang paling pendek, sehingga cahaya biru dihamburkan sepuluh kali lebih banyak daripada cahaya merah.
Belajar adalah sarana memperbarui diri, tanpa belajar kita akan terperangkap pada masa lalu
Wednesday, March 15, 2006
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Featured Post
Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck
Novel Tenggelamnya Kapal Van der Wijck karya Haji Abdul Malik Karim Amrullah (Hamka) merupakan kisah tentang cinta, pengorbanan, kehormatan...
Related Posts
-
Oleh : Paulo Coelho Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, 2009 Tebal : 213 halaman The Alchemist adalah novel karya Paulo Coelho yang pertama...
-
Kode Bentuk Kehidupan Manusia Oleh : Kazuo Murakami Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, 2019 Tebal : 152 halaman Pertanian yang menggunakan b...
-
Novel Tenggelamnya Kapal Van der Wijck karya Haji Abdul Malik Karim Amrullah (Hamka) merupakan kisah tentang cinta, pengorbanan, kehormatan...
-
Penulis : Shimada Minoru Penerbit : PT Elex Media Komputindo, 2013 Tebal : 196 halaman Buku yang ditulis oleh Shimada Minoru jika di...
-
Pemulihan Jasad: Tak Usah Lelah, Biarkan Jasad Menyembuhkan Lukamu adalah buku karya Erwin K. Awan dan T.Fany.R yang mengajak pembaca meliha...

No comments:
Post a Comment