Tak Tahu Kapan Kisah Ini akan Berakhir
Oleh : Abdul Mukhyi
Penerbit : Nuansa, 2005
Tebal : 153 halaman
Iwan Fals terlahir dengan nama Virgiawan Listanto, di Jakarta pada tanggal 3 September 1961. Iwan Fals lahir sebagai anak kelima dari sembilan bersaudara. Bapaknya bernama Haryoso berasal dari Blitar, Jawa Timur, seorang militer dengan pangkat terakhir Kolonel, sedangkan ibunya bernama Lies yang berasal dari Solo, Jawa Tengah adalah seorang guru yang terus aktif dalam kegiatan sosial di yayasan miliknya, yang bernama Hairun Nisa.
Ke-vokal-an dan ke-kritis-an Iwan Fals berbeda dengan tokoh reformis yang lain.
Pada masa Suharto, Iwan Fals memang terlalu vokal dan berani bicara apa adanya sehingga sering membuat pemerintah pada masa itu marah. Kebanyakan artis lain dan politisi yang ada diam.
Begitu kekuasaan Suharto runtuh kondisi berbalik, semua orang berani bicara, baik artis maupun politis dan yang lain yang mengaku reformis, namun apa yang dilakukan Iwan Fals, dia malah diam.
Dalam buku ini menceritakan perjalan hidup Iwan Fals yang dibagi menjadi 8 bagian. Mulai dari bagian pertama yaitu
Perjalanan Pertama yaitu dari tahun 1961 sampai 1976
Perjalanan Kedua dari tahun 1976 sampai tahun 1981
hingga
Perjalanan Kedelapan dari tahun 2000 sampai tahun 2003
Seperti diceritakan pada bagian Perjalanan Pertama, diceritakan bahwa sewaktu duduk di bangku sekolah Iwan sudah mulai mencoba menulis lirik lagu, kadang liriknya berbahasa campuran Inggris-Indonesia, yang membuat orang tertawa.
Lagu ciptaannya itu sering dinyanyikan Iwan di sekolah saat jam-jam istirahat, tapi sambutan dari teman-temannya banyak yang mengatakan bahwa suara iwan itu fals atau sumbang.
Begitu juga candaan teman-temannya tersebut akhirnya Iwan mendapat gelar Fals. Iwan pun setuju dengan julukan Fals tersebut, sebab bagi Iwan, kalau suaranya terdengar fals atau sumbang bahkan jelek, ya wajar, tapi kalau bagus, ya syukur.
Dari kedelapan bagian itu bagian yang paling menyedihkan adalah pada Perjalanan Ketujuh, yaitu tahun 1997 sampai 2000. Pada tanggal 25 April 1997, anak pertamanya, Galang Rambu Anarki menghembuskan nafas terakhirnya di usia ke-15, karena penyakit asma yang dideritanya, tapi sayangnya beberapa media memberitakan kematian Galang karena narkotika.
Saking sedihnya karena kehilangan anaknya, Iwan Fals sampai-sampai rambut gondrongnya dipangkas habis jadi botak.
#sinopsisbuku #resensibuku
Belajar adalah sarana memperbarui diri, tanpa belajar kita akan terperangkap pada masa lalu
Tuesday, February 28, 2006
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Featured Post
Related Posts
-
Oleh : National Geograhic Penerbit : Kompas Gramedia, Desember 2013 Tebal : 13 halaman Candi Kalasan dan Candi Ratu Baka. Jejak Sejarah Ag...
-
Memupuk Masa Depan Ramah Lingkungan bagi Si Buah Hati Oleh : Manda Aufochs Gillespie Penerbit : Metagraf, 2015 Tebal : 280 halaman Green at...
-
Edisi Kedua Oleh : I Nyoman Pujawan & Mahendrawathi ER Penerbit : Guna Widya, 2010 Tebal : 320 halaman Buku ini tepat bagi ak...
-
A Practical Manual for Job-Hunters and Career-Changers Oleh : Richard N. Bolles Penerbit : Ten Speed Press, 2005 Tebal : 400 halaman Outsour...
No comments:
Post a Comment