Wednesday, May 28, 2025

Hot Branding

Oleh : Ippho Santosa

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, 2006

Tahun : 118 halaman

Buku Hot Branding: Cara Paling Panas Mengorbitkan Merek karya Ippho Santosa adalah panduan praktis yang menyajikan 17 strategi untuk membangun dan memperkuat merek secara efektif. Ditujukan bagi para pelaku usaha, pemasar, dan profesional branding, buku ini menekankan pentingnya kreativitas, inovasi, dan pemahaman mendalam terhadap konsumen dalam menciptakan merek yang kuat dan berdaya saing tinggi.

Dalam Hot Branding, Ippho Santosa memperkenalkan berbagai pendekatan yang dapat diterapkan untuk mengorbitkan merek, di antaranya:

  1. Menekankan pentingnya konsistensi dalam kualitas dan pelayanan, serta menjaga keunikan merek agar tetap relevan di mata konsumen.
  2. Mendorong pembentukan identitas merek yang kuat dan autentik, sehingga mudah dikenali dan diingat oleh konsumen.
  3. Menggunakan storytelling untuk membangun koneksi emosional dengan konsumen, menjadikan merek lebih manusiawi dan inspiratif.
  4. Maknai Benak Konsumen: Memahami persepsi dan kebutuhan konsumen untuk menciptakan strategi pemasaran yang tepat sasaran.
  5. Memberikan berbagai alasan yang meyakinkan konsumen untuk memilih produk atau layanan yang ditawarkan.
  6. Menyadari bahwa strategi yang efektif bagi satu merek belum tentu cocok untuk merek lain; penting untuk menyesuaikan pendekatan dengan konteks dan karakteristik merek.


Buku ini tidak hanya menyajikan teori, tetapi juga dilengkapi dengan contoh-contoh nyata dan studi kasus yang memudahkan pembaca dalam memahami dan menerapkan strategi yang dibahas. Dengan gaya penulisan yang ringan dan komunikatif, Ippho Santosa berhasil menyampaikan konsep-konsep kompleks dalam dunia branding menjadi lebih mudah dipahami dan diaplikasikan.

Sewaktu bisnis berdiri pertama kali, bisnis itu hampa, maka oleh karena itu tugas si Founder untuk mengisi roh, sehingga tidak mungkin karyawan bahkan manager untuk mengemban amanah tersebut, karena impian dan kepentingan Founder tidaklah sama dan tidak mungkin sama.

Sekali lagi, dalam tahap awal "roh" ini tidak dapat didelegasikan.

Roh identik dengan brand.

Selain "roh", adalah cukup penting nama sebuah perusahaan, karena nama bisa mengubah hidup. Jeneng dulu, baru jenang atau nama dulu baru uang belakangan. Oleh karena itu nama atau merk atau brand sangat penting, brand is a necessity.

Sebuah nama merk, harus speakable (mudah diucap) dan writeable (mudah ditulis).

Sebuah brand juga harus mempunya personality, yang unik dan menyemai emotional bond.

Konsumen hanya peduli pada kesan kualitas atau kualitas yang dipersepsikan. Mindplace lalu market place.


Wednesday, May 21, 2025

Limitless

Oleh : Nick Vujicic

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, 2014

Tebal : 208 halaman


Buku Limitless karya Nick Vujicic adalah karya inspiratif yang membahas bagaimana menjalani hidup tanpa batas, meski penuh keterbatasan fisik dan tantangan mental. 

Nick, yang lahir tanpa tangan dan kaki karena sindrom Tetra-amelia, membagikan kisah hidupnya untuk menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk menyerah. Ia percaya bahwa setiap orang memiliki potensi luar biasa yang bisa dicapai jika mampu mengatasi rasa takut, keraguan, dan keputusasaan.

Melalui buku ini, Nick menawarkan prinsip-prinsip kehidupan seperti menerima diri sendiri, menemukan tujuan hidup, memiliki harapan, serta membangun keyakinan pada rencana Tuhan. Ia juga menyisipkan kisah-kisah nyata dari orang-orang yang berhasil mengatasi rintangan hidup mereka. 

Buku ini bukan hanya motivasional, tetapi juga praktis, memberikan panduan tentang bagaimana memupuk pola pikir positif dan keberanian dalam menghadapi tantangan hidup.

Limitless adalah ajakan terbuka bagi pembaca untuk bangkit, tak peduli seberapa berat masa lalu atau kondisi saat ini. Dengan semangat dan iman, kata Nick, kita semua dapat menjalani hidup yang bermakna dan penuh harapan.

Wednesday, May 14, 2025

Educated a Memoir

Oleh : Tara Westover

Penerbit : Random House, 2018

Tebal : 316 halaman

Buku Educated: A Memoir karya Tara Westover adalah kisah nyata tentang perjuangan seorang perempuan muda yang tumbuh dalam keluarga fundamentalis Mormon di pegunungan Idaho dan kemudian berhasil meraih pendidikan hingga jenjang tertinggi. 

Tara lahir dari keluarga yang menolak pendidikan formal, layanan kesehatan modern, dan institusi pemerintahan. Ia tidak pernah menginjak bangku sekolah hingga usia 17 tahun, dan dibesarkan dalam lingkungan yang penuh kekerasan, kerja kasar, serta doktrin-doktrin ekstrem ayahnya.

Meskipun terisolasi, Tara perlahan mulai mempertanyakan dunia di sekitarnya. Dorongan untuk belajar tumbuh dalam dirinya. Ia kemudian belajar secara otodidak dan berhasil masuk ke Brigham Young University, lalu melanjutkan studinya hingga ke Cambridge dan Harvard. 

Dalam prosesnya, Tara harus menghadapi kenyataan pahit tentang keluarganya dan mengambil keputusan sulit untuk menemukan jati diri serta kebebasannya.

Educated bukan hanya cerita tentang pendidikan akademik, tetapi juga tentang transformasi diri, kekuatan kehendak, dan pencarian identitas dalam menghadapi latar belakang yang keras dan membatasi. 

Buku ini menginspirasi pembaca untuk memahami bahwa pendidikan bukan hanya soal gelar, tapi juga kemampuan untuk melihat dunia dengan cara yang lebih luas dan sadar.

Wednesday, May 7, 2025

Storyworthy

Oleh : Matthew Dicks

Penerbit : New World Library, 2018

Tebal : 266 halaman


A little heavy for a foreword maybe, but when you tell stories, you do yourself a kind favor by taking a moment to write your name in the wet cement of life before you head to whatever is next.

Telling stories about your life lets people know they're not alone, and it lets some of the people closest to you - like family and loved one - see your life apart from the context of family and without kind of revisionist hindsight we can sometimes fall into concerning the ones we love most.

In fact the simplest stories about the smallest moments in our lives are often the most compelling.

Why do you share so much of yourself?

As benign and boring and inconsequential as it might seem, what was the most storyworthy moment from my day?

The storytellers are the protagonists, so they are able to bring their own vulnerability, authenticity and grit to the tales.

We start at the end.

Begin story at the start of our journey.

Do you feel as if you're on the train with me?

In its best form, storytelling is time travel.

I believe that every story has a perfect entry point.

-

Buku Storyworthy karya Matthew Dicks adalah panduan praktis dan inspiratif tentang seni bercerita, ditujukan bagi siapa saja yang ingin menjadi komunikator yang lebih efektif—baik dalam kehidupan pribadi, profesional, maupun di atas panggung. Dicks, seorang pencerita ulung dan pemenang berbagai kompetisi storytelling, membagikan teknik-teknik yang telah ia gunakan untuk mengubah pengalaman sehari-hari menjadi kisah yang menyentuh dan berkesan.

Inti Buku: Menemukan dan Menyampaikan Kisah yang Bermakna

Dicks menekankan bahwa setiap orang memiliki kisah yang layak untuk diceritakan. Kisah-kisah terbaik sering kali berasal dari momen-momen kecil dalam kehidupan sehari-hari yang membawa perubahan atau pencerahan pribadi. Ia menyebut momen-momen ini sebagai "five-second moments"—detik-detik singkat yang mengubah cara kita memandang dunia atau diri sendiri. Dengan menggali dan memahami momen-momen ini, kita dapat menciptakan cerita yang autentik dan menggugah.

Teknik "Homework for Life"

Salah satu metode utama yang diperkenalkan dalam buku ini adalah "Homework for Life". Dicks menganjurkan untuk meluangkan waktu setiap hari guna merefleksikan dan mencatat satu momen yang paling berarti atau menonjol. Praktik ini tidak hanya membantu dalam mengumpulkan bahan cerita, tetapi juga meningkatkan kesadaran diri dan apresiasi terhadap kehidupan sehari-hari.

Struktur dan Penyampaian Cerita

Dalam menyusun cerita, Dicks menyarankan untuk memulai dari titik perubahan emosional, kemudian membangun narasi yang mengarah ke momen tersebut. Ia juga menekankan pentingnya kejutan dalam cerita untuk memicu respons emosional dari pendengar, serta menjaga cerita tetap fokus dan relevan. Dengan pendekatan ini, cerita menjadi lebih menarik dan mudah diingat.

Aplikasi Luas dalam Kehidupan

Meskipun ditulis oleh seorang pencerita profesional, Storyworthy menawarkan wawasan yang berguna bagi siapa saja. Baik untuk meningkatkan keterampilan komunikasi dalam presentasi bisnis, mempererat hubungan pribadi, maupun sekadar menjadi pendengar yang lebih empatik, buku ini memberikan alat dan motivasi untuk menjadikan cerita sebagai sarana transformasi pribadi dan sosial.

Secara keseluruhan, Storyworthy adalah buku yang mengajarkan bahwa setiap orang memiliki cerita yang berharga untuk dibagikan. Dengan teknik dan latihan yang tepat, kita dapat mengubah pengalaman sehari-hari menjadi kisah yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi dan menghubungkan kita dengan orang lain.

Wednesday, April 30, 2025

Giant Steps

Perubahan Kecil yang Membuat Perbedaan Besar

Oleh : Anthony Robbins

Penerbit : Phoenix Publishing House

Tebal : 386 halaman


Beberapa hal yang amat sederhana dapat membuat perbedaan besar. Misalnya dengan cara berkomitmen dalam 7 hari ke depan untuk menghabiskan 1 menit, sebanyak 5x satu hari.

Keberanian yang tidak digunakan akan menghilang, komitmen yang tidak dilatih akan memudar, hasrat yang tidak diungkapkan akan lenyap.

Bangkitkan keingintahuan, kehidupan menjadi kesenangan belajar tiada akhir.

Nyalakan hasrat anda, bangkitkan perasaan gairah dan hasrat.

Yang menarik adalah banyak orang yang memiliki pengalaman yang sama, tapi menerjemahkan dengan cara yang sangat berbeda.

Tubuh manusia adalah gambaran terbaik dari jiwa manusia.

Rahasia hidup adalah memberi.

Tingkat kesehatan fisik menciptakan rasa emosional kebugaran yang diperlukan untuk mengubah tantangan menjadi kesempatan.

Wednesday, April 23, 2025

Turning Loss Into Profit

Terobosan untuk Mendongkrak Kinerja

Oleh : Wawang Sukmoro

Penerbit : Gramedia Pustaka

Tebal : 268 halaman


Sebelum melakukan sesuatu, mempersiapkan diri adalah rahasia keberhasilan.

Pahami dulu siapa anda, kepalanya semut atau ekornya gajah.

Untuk menghasilkan produk bermutu, produktivitas tinggi dan biaya yang bersaing, seorang individu harus dapat menguasai alat atau tool produktivitas yang disebut dengan Best Practice Manufacturing & Excellence, yaitu diantaranya:

  • Sistem Manajemen Mutu Standar Internasional : ISO 9001, ISO 14001 dan OHSAS 18001
  • Statistic Process Control
  • 5S, Lean Manufacturing & Total Productive Maintenance
  • Six Sigma
  • Computer Management System : SAP, MRP dan ERP  

Beberapa keterampilan supervisory adalah sebagai berikut:

  • Planning
  • Organizing
  • Directing
  • Coordinating
  • Controlling

Seorang manager harus mampu menjadi pemimpin, dimana seorang pemimpin itu harus memperhatikan hal-hal kecil tapi tidak mengerjakan hal-hal kecil. Beberapa sikap seorang manajer yaitu :

  • Selalu bersikap baik
  • Memberikan arahan yang jelas
  • Berkomunikasi efektif
  • Selalu memberi semangat
  • Selalu mengasah kemampuan dan ketrampilannya

Namun patut diingat bahwa baik saja tidak cukup, bila perlu dilakukan dengan cara yang hebat.

Dalam Six Sigma, satu sigma artinya terdapat 697.672 kerusakan produk dalam setiap satu juta produk. Atau setara dengan tingkat produktivitas 31% saja.

Sebagian besar perusahaan beroperasi antara 3 sampai 4 sigma, yaitu setara dengan tingkat produktivitas 93% hingga 99%.

Untuk itu perlu dilakukan corrective action (Kaizen), waste removal (Lean), variation reduction (Six Sigma Improvement) dan robust design (Design for Six Sigma).

Untuk melakukan perbaikan (Kaizen) perlu ada pengakuan (Hansei). 

Rumus umum perbaikan adalah Value Add + Non Value Add + Waste = 100%.

3 hal penting dalam transfromasi adalah purpose (maksud dan tujuan), process dan people (orang).

Dalam briefing sebelum bekerja, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan sebagai pembukaan untuk membangkitkan semangat akan pentingnya mutu dan keselamatan kerja.



Wednesday, April 16, 2025

Batavia

Kisah Jakarta Tempo Dulu

Oleh : Intisari

Penerbit : Intisari, 1988


Buku Batavia: Kisah Jakarta Tempo Doeloe merupakan kumpulan artikel yang diterbitkan oleh majalah Intisari pada tahun 1988, dalam rangka memperingati ulang tahun Jakarta ke-461. Disunting oleh Threes Susilastuti, buku ini menghimpun tulisan-tulisan dari berbagai penulis seperti Irawati, Junus Nur Arif, Mary Jane, Mulyawan Karim, Siswadhi, Anu Trh, dan Tota Tobing. Dengan total 192 halaman, buku ini menyajikan kisah-kisah menarik tentang sejarah dan kehidupan masyarakat Batavia, yang kini dikenal sebagai Jakarta.

Melalui narasi yang ringan dan informatif, buku ini mengajak pembaca untuk menelusuri jejak sejarah kota Batavia. Dari kisah Oey Tambahsia, seorang pemuda kaya keturunan Tionghoa yang terkenal karena gaya hidup mewahnya hingga akhirnya dihukum mati, hingga legenda Si Pitung, tokoh Betawi yang dikenal sebagai "Robin Hood" lokal dengan kemampuan menghilang secara gaib. Buku ini juga menggambarkan perkembangan kota Batavia dari sebuah benteng di daerah Pasar Ikan yang kemudian berkembang ke selatan, melahirkan kawasan-kawasan seperti Pasar Senen, Tanah Abang, dan Weltevreden.

Selain itu, buku ini menyoroti kehidupan sosial masyarakat Batavia, termasuk gaya hidup mewah kalangan atas, penggunaan air dari Kali Ciliwung oleh orang Belanda, serta keberadaan gedung-gedung megah seperti hotel, gedung kesenian, dan pertemuan yang menjadi simbol kemakmuran saat itu. Beberapa bangunan tersebut masih berdiri hingga kini, seperti Museum Fatahillah yang dulunya merupakan Balai Kota Batavia.

Buku ini juga membahas berbagai aspek budaya dan kehidupan sehari-hari masyarakat Batavia, seperti transportasi dengan trem dan perahu, hiburan seperti bioskop bisu dan musik tanjidor, serta pengaruh budaya Portugis dan Prancis. Dengan ilustrasi dan foto-foto menarik, Batavia: Kisah Jakarta Tempo Doeloe menjadi sumber informasi yang berharga bagi siapa saja yang ingin memahami sejarah dan perkembangan Jakarta dari masa ke masa.

Featured Post

Gung Ho

Oleh : Ken Blanchard Penerbit : Elex Media Komputindo, 2021 Tebal : 188 halaman Buku Gung Ho!: Turn On the People in Any Organization karya...

Related Posts