Tuesday, August 12, 2003

Rahasia Sukses Dakwah dan Bisnis Aa Gym


Oleh : Yudi Pramuko

Penerbit : Taj Mahal, 2003
Tebal : 126 halaman


Aa Gym sebagai seorang tokoh adalah seorang yang sukses dalam bidang dakwah sekaligus sukses dalam mengembangkan bisnisnya. Dengan MQ atau Manajemen Qolbu sebagai merk dagangnya dalam melebarkan usaha bisnisnya.

Apa saja rahasia sukses dakwah dan bisnis Aa Gym, berikut adalah rahasia suksesnya:
- Ikhlas
- Tidak meminta-minta
- Bermimpi besar
- Sujud, taubat dan ikhtiar
- Bahasa sederhana
- Nadanya meneduhkan
- Tidak menyalahkan pihak lain
- Memfokuskan pada perbaikan diri sendiri
- Menggunakan sentuhan teknologi canggih
- Orientasi solusi bukan masalah
- Proses, bukan hasil

-

1. Ikhlas

Salah satu prinsip utama yang dipegang Aa Gym adalah keikhlasan. Baginya, setiap tindakan harus dilakukan karena Allah semata, bukan karena ingin mencari pujian atau keuntungan pribadi. Dalam dakwah maupun bisnis, keikhlasan menjadi kunci agar segala aktivitas bernilai ibadah dan mendatangkan keberkahan.

2. Tidak Meminta-Minta

Aa Gym berprinsip bahwa seorang dai atau pebisnis harus memiliki kemandirian finansial. Ia tidak suka meminta-minta, tetapi lebih mengandalkan usaha dan kerja keras untuk membangun pesantren dan bisnisnya. Dengan begitu, ia tetap menjaga harga diri dan memberikan contoh nyata tentang pentingnya berusaha.

3. Bermimpi Besar

Sukses tidak bisa diraih tanpa mimpi besar. Aa Gym selalu memiliki visi yang jelas dalam setiap langkahnya, baik dalam berdakwah maupun membangun bisnis. Dari pesantren Daarut Tauhiid hingga bisnis berbasis syariah, semuanya lahir dari impian besar yang diwujudkan melalui langkah-langkah nyata.

4. Sujud, Taubat, dan Ikhtiar

Kesuksesan yang hakiki bagi Aa Gym tidak hanya diukur dari segi materi, tetapi juga spiritual. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya sujud, taubat, dan ikhtiar dalam setiap perjuangan. Taubat menjadi langkah awal dalam memperbaiki diri, sedangkan sujud adalah bentuk ketundukan kepada Allah. Setelah itu, ikhtiar dilakukan secara maksimal dengan usaha yang terbaik.

5. Bahasa Sederhana

Gaya ceramah Aa Gym yang khas adalah penggunaan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh semua kalangan. Ia tidak menggunakan istilah-istilah yang sulit atau membebani pendengarnya dengan teori yang rumit. Dengan begitu, pesan dakwahnya lebih mudah diterima dan diingat oleh masyarakat.

6. Nadanya Meneduhkan

Selain bahasa yang sederhana, Aa Gym juga memiliki nada bicara yang lembut dan menenangkan. Hal ini membuat ceramahnya terasa lebih nyaman didengar, tidak menghakimi, dan mampu menyentuh hati banyak orang. Nada yang meneduhkan juga penting dalam membangun komunikasi bisnis yang baik dengan pelanggan dan rekan usaha.

7. Tidak Menyalahkan Pihak Lain

Dalam berdakwah dan berbisnis, Aa Gym selalu mengedepankan sikap positif. Ia tidak suka menyalahkan pihak lain, tetapi lebih fokus pada introspeksi diri. Bagi Aa Gym, menyalahkan orang lain hanya akan membuang energi dan tidak menyelesaikan masalah.

8. Memfokuskan pada Perbaikan Diri Sendiri

Salah satu nasihat terkenal dari Aa Gym adalah “Mulai dari diri sendiri, mulai dari hal yang kecil, dan mulai sekarang.” Ia percaya bahwa perubahan besar dalam masyarakat harus dimulai dari perbaikan diri sendiri terlebih dahulu. Prinsip ini juga ia terapkan dalam bisnis, dengan selalu meningkatkan kualitas produk dan layanan secara bertahap.

9. Menggunakan Sentuhan Teknologi Canggih

Aa Gym memahami bahwa dakwah dan bisnis harus mengikuti perkembangan zaman. Oleh karena itu, ia memanfaatkan teknologi canggih untuk menyebarkan pesan-pesannya. Media sosial, YouTube, aplikasi dakwah, hingga platform bisnis digital menjadi alat penting dalam menjangkau lebih banyak orang.

10. Orientasi Solusi, Bukan Masalah

Dalam menghadapi berbagai tantangan, Aa Gym selalu berorientasi pada solusi, bukan berlarut-larut dalam masalah. Ia mengajarkan untuk tidak mengeluh atau menyerah, tetapi mencari cara terbaik untuk keluar dari setiap permasalahan. Sikap ini juga diterapkan dalam bisnis, dengan selalu mencari inovasi dan perbaikan yang berkelanjutan.

11. Proses, Bukan Hasil

Kesuksesan bukanlah sesuatu yang instan, melainkan hasil dari proses panjang yang penuh perjuangan. Aa Gym meyakini bahwa yang paling penting adalah menikmati dan belajar dari setiap proses, bukan hanya terpaku pada hasil akhir. Dalam bisnis, ini berarti membangun fondasi yang kuat, menjalankan usaha dengan penuh dedikasi, dan tidak cepat puas dengan pencapaian yang ada.


Monday, August 11, 2003

Buku Pintar 100 Kota Besar Bersejarah di Dunia


Editor : Chrisanne Becker & Eddy Soetrisno

Penerbit : Ladang Pustaka & Intimedia, 2011
Tebal : 166 halaman


Buku Pintar 100 Kota Besar Bersejarah di Dunia yang ditulis oleh Chrisanne Becker & Eddy Soetrisno didasarkan pada penjelajahan 100 kota besar di dunia yang memiliki sejarah yang kaya dan menarik. 

Mencakup informasi tentang beberapa kota terkenal di seluruh dunia, termasuk perkembangan sejarah, warisan budaya, arsitektur, tempat wisata, dan mungkin juga cerita menarik seputar kota-kota tersebut.

Kota-kota tersebut mulai dari kota peradaban Mesir Kuno, Yunani Kuno, atau Romawi, serta perkembangan dan peristiwa penting di kota-kota selama Abad Pertengahan atau zaman modern.

Dalam buku terdapat daftar isi yang tidak hanya daftar dari kota-kota yang bersejarah di dunia, tapi juga daftar isi urutan dari sejarah mulai dari tahun 3000 Sebelum Masehi hingga tahun 2000 Masehi.

Dalam daftar tahun 3000 SM, terdapat 2 kota yaitu Beirut Libanon dan Damaskus, Suria.

Damaskus disebut dengan "Mutiara dari Timur" adalah ibukota Suria atau Suriah atau juga dikenal dengan Siria, mempunyai perkebunan buah-buahan Oasis Al-Ghutah. Oleh para sejarahwan kota Damaskus dipercaya sebagai kota tertua yang dibangun pada masa pra-sejarah yang sampai sekarang masih dihuni oleh penduduk manusia.

Jakarta juga termasuk satu dari 100 kota besar bersejarah yang disebutkan dalam buku ini. Jakarta didirikan pada tahun 1527 oleh orang Belanda yang dulu disebut dengan Batavia sebagai ibukota Hindia Timur atau Hindia Belanda.

Semenjak dulu Batavia atau Jakarta menjadi pusat perdagangan mulai dari mulut sungai Liwung atau Ciliwung yang merupakan dataran yang rentan oleh serangan banjir dengan daerah rawa yang luas dan jumlah hutan dataran tinggi yang menyusut.


Featured Post

Jelajah Jawadwipa

  Oleh : National Geograhic Penerbit : Kompas Gramedia, Desember 2013 Tebal : 13 halaman Candi Kalasan dan Candi Ratu Baka. Jejak Sejarah Ag...

Related Posts