Saturday, September 20, 2014

Teori Kepemimpinan Managerial

(Managership)


Oleh :Irra Chrisyanti Dewi

Penerbit :Prestasi Pustaka, 2013
Tebal : 228 halaman

Manajer harus memiliki nilai tambah (added value) yang maknanya menunjukkan pengembangan dan penggunaan dari setiap sumber daya untuk memastikan pengembalian yang berkelanjutan yang telah dinvestasikan.

Tugas manajer terkait dengan perencanaan, pengorganisasian, memotivasi dan mengendalikan. Manajer menjadi pemikir visioner yang menetapkan gambaran organisasi, imajinasi inspirasional dan mendalam.

Manajer harus bertindak cepat dalam pengambilan keputusan dan bereaksi cepat terhadap masalah yang muncul. Manajer melaksanakan pekerjaan berdasarkan pada pengetahuan tentang prosedur dan rutinitas dalam rangka menyelesaikan masalah dan tugas.


Buku Teori Kepemimpinan Managerial ini adalah sebuah panduan komprehensif yang menggali berbagai aspek kepemimpinan dalam konteks manajerial. Buku ini menawarkan wawasan mendalam tentang teori-teori kepemimpinan, keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi pemimpin yang efektif, serta strategi praktis untuk menerapkan konsep-konsep tersebut dalam lingkungan kerja.

Buku ini dimulai dengan menjelaskan pentingnya kepemimpinan dalam organisasi dan bagaimana kepemimpinan yang efektif dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas tim. Cukup penting bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang memberikan arahan, tetapi juga tentang memotivasi, menginspirasi, dan memberdayakan anggota tim.

Beberapa teori kepemimpinan klasik maupun modern, yaitu mulai dari teori kepemimpinan situasional, teori kepemimpinan transformasional, hingga teori kepemimpinan transaksional. 

Seorang pemimpin yang sukses perlu memiliki keterampilan yang mencakup komunikasi efektif, pengambilan keputusan, manajemen konflik, dan kemampuan membangun tim. 

Terdapat berbagai gaya kepemimpinan seperti kepemimpinan otoriter, kepemimpinan demokratis, dan kepemimpinan laissez-faire. Setiap gaya kepemimpinan mempengaruhi dinamika tim dan kinerja organisasi, serta memberikan panduan tentang kapan dan bagaimana menggunakan setiap gaya kepemimpinan secara efektif.

Dalam konsep kepemimpinan dalam organisasi pentingnya untuk memiliki visi dan misi yang jelas, peran budaya organisasi, serta teknik-teknik untuk memberdayakan karyawan dan menciptakan lingkungan kerja yang positif.

Bagi seorang pemimpin harus mampu mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam dunia kerja modern. Tantangan tersebut mencakup perubahan teknologi, dinamika global, dan keberagaman di tempat kerja. Dewi memberikan saran tentang bagaimana pemimpin dapat mengatasi tantangan ini dan tetap efektif dalam peran mereka.


#sinopsisbuku #resensibuku

Sunday, September 7, 2014

Emas Investasi dan Pengolahannya

Pengolahan Emas Skala Home Industry


Penulis : Yimi Diantoro

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, 2010
Tebal : 140 halaman

Buku ini memuat informasi cukup lengkap meskipun dikemas dalam bentuk buku mungil. Dalam buku ini bahkan dipaparkan mengenai Nabi Musa dan Qarun yang kemudian termashyur dengan harta karun yang terpendam dalam bumi.

Buku ini juga membahas tentang potensi, keuntungan, dan manfaat emas sebagai instrumen investasi dan metode pengolahannya dari alam dan limbah industri. 

Imam Ghazali (1058-1111 M) berpendapat uang yang adil adalah emas dan perak. Emas mendapat gelar Zero Inflation karena nilainya tetap dari masa ke masa. Di zaman Nabi 2.000 tahun lalu harga seekor kambing 1 dinar, sekarang masih 1 dinar. Karena dinar adalah emas. Sejarah akan terulang, dunia tidak memiliki pilihan lain selain kembali ke hard currency berdasarkan emas.


#sinopsisbuku #resensibuku

Thursday, August 7, 2014

5 Prinsip Kesuksesan


Penulis : Shimada Minoru

Penerbit : PT Elex Media Komputindo, 2013
Tebal : 196 halaman

Buku yang ditulis oleh Shimada Minoru jika dibandingkan buku motivasi serupa yang lain, buku ini benar-benar berisi padat informasi dan tips. Meski padat namun jauh terkesan dari hal-hal yang muluk-muluk.

Meski Shimada Minoru merupakan warga negara Jepang, namun tulisan dari buku ini mudah dicerna oleh kita sebagai warga negara Indonesia, karena Shimada Minoru setelah lulus dari Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Chuo, beliau bekerja selama 20 tahun lebih sebagai enginer di perusahaan permesinan dan beliau ditunjuk untuk bertugas connector maker di Indonesia sekaligus aktif bekerja membina orang lain selama 9 tahun.

Untuk itu buku ini merupakan wujud terima kasihnya kepada Indonesia, negeri yang menurutnya telah banyak berjasa terhadap karir dan perkembangan kepribadiannya. Filosofi yang dapat kita petik dari buku ini juga banyak diambil dan dipelajari dari pelatih nomor 1 di Jepang, Mr Iguchi Akira.

Lima Prinsip Kesuksesan dalam buku ini adalah
  1. Psikologi kesuksesan
  2. Cara menghasilkan uang
  3. Meningkatkan jiwa kepemimpinan
  4. Cara memandang dunia
  5. Teknik memperkuat tulisan
Kelima hal diatas dibahas dengan bahasa sederhana dan contoh yang aplikatif oleh Shimada Minoru yang sudah berkarya selama bertahun-tahun di Indonesia. Beliau selalu berpesan untuk menghadapi diri sendiri secara serius sehingga anda akan mulai melakukan suatu tindakan dan membuat perubahan di dalam hidup.

Salah satu yang menarik dari buku ini adalah Prinsip Pertama, yaitu Psikologi Kesuksesan, halaman 7 - 11. Dimana Shimada Minoru menggambarkan comfort zone atau zona nyaman, beliau sebut sebagai Kebutuhan Akan Kelabilan.

Beliau menggambarkan seperti orang yang sedang berlatih skydiving. Dimana orang tersebut setelah berlatih berhari-hari dan tibalah waktu untuk praktek. Dimana praktek skydiving artinya kita akan terbang dengan pesawat hingga ketinggian 3000 meter. Sebelum kita benar-benar keluar dari pesawat, perasaan takut, dan cemas menghinggapi kita. Namun saat sudah lompat hilanglah semua rasa kekhawatiran.

Ketakutan hanya muncul saat kita merasa tidak nyaman. Saat sudah terbiasa, kita tidak akan takut lagi. Kuasailah ketakutan yang hanya sementara itu dan buatlah ketakutan itu menjadi keberanian yang dapat menggerakkan aksi anda.


#sinopsisbuku #resensibuku

Saturday, June 21, 2014

Sutan Syahrir

Pemikiran & Kiprah Sang Pejuang Bangsa



Penulis : Lukman Santoso Az.

Penerbit : Palapa, 2014
Tebal : 278 halaman

Sutan Syahrir dalam sejarah kurang begitu banyak dibicarakan dibandingkan tokoh pergerakan saat mencapai kemerdekaan Republik Indonesia. Padahal peran dari Sutan Syahrir tidak bisa dibilang kecil. Bahkan bisa dibilang jika tidak ada aksi nekat Sutan Syahrir maka kemerdekaan Republik Indonesia tidak akan terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945.

Soekarno dan Hatta lebih intensif menjalin kerja sama dengan Jepang, sedangkan Syahrir membangun jaringan gerakan bawah tanah anti-fasis. Syahrir yakin Jepang tak mungkin memenangkan perang, oleh karena itu, kaum pergerakan mesti menyiapkan diri untuk merebut kemerdekaan di saat yang tepat.

Ketika Jepang makin terdesak oleh pasukan Sekutu. Syahrir mengetahui perkembangan Perang Dunia dengan cara sembunyi-sembunyi mendengarkan berita dari stasiun radio luar negeri. Berita tersebut kemudian ia sampaikan ke Hatta. Syahrir yang didukung para pemuda mendesak Soekarno dan Hatta untuk memproklamasikan kemerdekaan pada 15 Agustus karena Jepang sudah menyerah.

Soekarno dan Hatta yang belum mengetahui berita menyerahnya Jepang, tidak merespon secara positif. Mereka menunggu keterangan dari pihak Jepang yang ada di Indonesia, dan proklamasi itu mesti sesuai prosedur lewat keputusan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang dibentuk oleh Jepang. Sesuai rencana PPKI, kemerdekaan akan diproklamasikan pada 24 September 1945.

Sikap Soekarno dan Hatta tersebut mengecewakan para pemuda, sebab sikap itu berisiko kemerdekaan RI dinilai sebagai hadiah Jepang dan RI adalah buatan Jepang. Guna mendesak lebih keras, para pemuda pun menculik Soekarno dan Hatta pada 16 Agustus. Akhirnya, Soekarno dan Hatta memproklamasikan kemerdekaan RI pada 17 Agustus.

Itulah salah satu peran terbesar Sutan Syahrir, selain peran besar beliau saat menjabat sebagai Perdana Menteri di Indonesia.


#sinopsisbuku #resensibuku

Sunday, June 8, 2014

The Grand Design

Rancang Agung


Oleh : Stephen Hawking, Leonard Mlodinow

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2010
Tebal : 203 halaman


Alam semesta menyimpan keajaiban dan misteri yang sangat memesona yang sampai kini belum tersingkap seluruhnya oleh ilmu fisika. Keajaiban itu antara lain adalah planet-planet yang selalu beredar di garis edarnya, tidak pernah melenceng sedikit pun dan tidak pernah bertabrakan satu sama lain.

Bumi adalah keajaiban yang lain. Bumi berada di zona jarak yang begitu tepat terhadap matahari sehingga iklim bumi sangat sesuai bagi kehidupan manusia dan makhluk-makhluk lainnya.

Keagungan rancangan seluruh alam semesta selalu membangkitkan keingintahuan selama berabad-abad. Kapan dan bagaimana alam semesta bermula? Mengapa kita ada di dunia ini? Bagaimana campur tangan Tuhan dalam rancang agung alam semesta?

Dalam buku ini, Stephen Hawking dan Leonard Mlodinow menyajikan pemikiran sains terkini mengenai misteri alam semesta dalam bahasa nonteknis yang cemerlang sekaligus sederhana. Buku ini adalah buku pedoman singkat, jelas dan menyentak yang menyajikan penemuan-penemuan yang akan mengubah pemahaman sekaligus mengusik keyakinan, buku ini mencerahkan dan menohok.

Menurutku inti dari segala inti dari buku ini diulas pada bab 5, yaitu Teori Segalanya atau The Theory Everything.

Di dalam bab ini kita akan belajar fisika seakan-akan membaca sebuah cerita dalam buku novel. Disini akan dipaparkan dengan singkat dan padat mulai dari teori yang diungkapkan oleh Newton dengan gaya gravitasinya, Michael Faraday dengan teori medan magnetnya, James Clerk Maxwell dengan teori gelombang elektromagnetnya, hingga Albert Einstein dengan teori relativitasnya.

--

Mengungkap Alam Semesta dalam "The Grand Design" oleh Stephen Hawking dan Leonard Mlodinow

"The Grand Design," yang ditulis oleh Stephen Hawking dan Leonard Mlodinow, adalah sebuah karya monumental yang mengeksplorasi pertanyaan mendasar tentang asal-usul alam semesta dan hukum-hukum yang mengatur keberadaannya. Buku ini membawa pembaca pada perjalanan yang mendalam melalui kosmologi, fisika kuantum, dan teori segalanya (theory of everything) dalam upaya untuk menjelaskan bagaimana alam semesta kita terbentuk dan berfungsi.

Tujuan Buku

Hawking dan Mlodinow berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan besar seperti: Mengapa ada sesuatu daripada tidak ada? Bagaimana alam semesta kita tercipta? Apakah ada Tuhan yang menciptakan alam semesta? Melalui pendekatan ilmiah yang canggih namun tetap dapat diakses oleh khalayak umum, mereka menggali teori-teori terbaru dalam fisika untuk menawarkan jawaban yang mungkin.

M-Theory dan Multiverse

Salah satu konsep sentral dalam "The Grand Design" adalah M-theory, yang diklaim oleh penulis sebagai teori terbaik untuk menjelaskan segala sesuatu di alam semesta. M-theory, yang merupakan pengembangan dari teori string, menyarankan bahwa alam semesta kita mungkin hanya salah satu dari banyak alam semesta yang ada, yang dikenal sebagai multiverse. Menurut teori ini, hukum-hukum fisika yang kita amati di alam semesta kita mungkin berbeda di alam semesta lain.

Hukum Alam dan Penciptaan Alam Semesta

Buku ini juga membahas bagaimana hukum-hukum alam dapat menjelaskan penciptaan alam semesta tanpa memerlukan campur tangan ilahi. Hawking dan Mlodinow berargumen bahwa karena ada hukum seperti gravitasi, alam semesta dapat dan akan menciptakan dirinya sendiri dari ketiadaan. Mereka menjelaskan bahwa penciptaan spontan adalah alasan mengapa ada sesuatu daripada tidak ada, mengapa alam semesta ada, dan mengapa kita ada.

Ilmu Pengetahuan vs. Agama

"The Grand Design" tidak menghindar dari kontroversi, terutama dalam perdebatan antara ilmu pengetahuan dan agama. Penulis dengan tegas menyatakan bahwa pandangan ilmiah tentang alam semesta tidak memerlukan konsep Tuhan sebagai pencipta. Ini memicu banyak diskusi dan debat di kalangan teolog, filosof, dan ilmuwan tentang peran agama dan sains dalam menjelaskan keberadaan kita.

Kesimpulan

"The Grand Design" adalah buku yang provokatif dan merangsang pemikiran yang mengajak pembaca untuk melihat alam semesta melalui lensa ilmu pengetahuan modern. Dengan penjelasan yang jelas dan ilustrasi yang mendalam, Hawking dan Mlodinow berhasil menyajikan teori-teori fisika yang kompleks dengan cara yang dapat dipahami oleh pembaca umum. Buku ini tidak hanya memperkaya pengetahuan kita tentang alam semesta, tetapi juga mengajak kita untuk merenungkan tempat kita di dalamnya dan bagaimana kita memahami keberadaan itu sendiri.

--


#sinopsisbuku #resensibuku

Saturday, May 31, 2014

A Brief History of Time: Sejarah Singkat Waktu


Penulis : Stephen Hawking

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2013
Tebal : 196 halaman

"A Brief History of Time" adalah buku yang ditulis oleh fisikawan terkenal Stephen Hawking pada tahun 1988. Buku ini membahas sejarah dan konsep-konsep penting dalam kosmologi dan fisika teoretis, termasuk alam semesta, ruang-waktu, gravitasi, lubang hitam, dan teori segala hal.

Buku ini dibagi menjadi sembilan bab yang saling terkait, dimulai dengan pengantar tentang sejarah sains dan kosmologi serta pemikiran para ilmuwan terkenal seperti Galileo, Newton, dan Einstein. Hawking kemudian membahas teori relativitas khusus dan umum Einstein, dan kemudian menjelaskan teori kuantum dan bagaimana kedua teori ini saling bertentangan dalam memahami alam semesta.

Stephen Hawking menjelaskan sejarah terbentuknya ruang dan waktu serta keterkaitannya dengan alam semesta melalui ilmu fisika.

Untuk menjelaskan ruang dan waktu ini, Stephen Hawking mulai dari awal pemikir-pemikir hebat dari masa lampau yang sedang melakukan pemikiran luar biasa mengenai bentuk dan gambaran alam semesta ini.

Mulai dari Aristoteles (340 SM) dengan teori bahwa bumi itu berbentuk bola sehingga mendobrak anggapan bahwa bumi itu datar seperti lempengan yang berada diatas punggung kura-kura raksasa.

Hingga teori itu diperhalus dan dipertajam oleh Ptolomeus (abad ke 2) dan Nikolas Kopernikus (tahun 1514) serta Galileo Galilei (tahun 1623).

Dari gambaran alam semesta ini akhirnya berkembang dan muncul ilmu fisika yang membuka tabir misteri alam semesta. Tokoh yang mengulik ilmu fisika tersebut dimulasi dari Issac Newton (tahun 1687) hingga Albert Einstein (tahun 1950).

Dua poin yang menarik di buku ini yaitu pertama adalah pernyataan St. Agustinus "....waktu adalah bagian alam semesta yang Tuhan ciptakan dan waktu tidak sebelum permulaan alam semesta..." (halaman 9)

Dan yang kedua pada halaman ke-40 yaitu mengenai teori yang menyatakan bahwa jika alam semesta ini statis maka lama-kelamaan akan menyusut karena pengaruh gravitasi. Namun ternyata sebenarnya alam semesta tidak statis, alam semesta mengembang jarak antar berbagai galaksi selalu berubah dengan kecepatan tertentu. Kecepatan atau laju tertentu ini sangat presisi, yaitu jika mengembangnya lambat maka pengerutan akan mterjadi oleh kekuatan gravitasi.  Namun jika pengembangannya melebihi batas laju tertentu, gravitasi tak bakal kuat menahannya dan alam semesta akan terus mengembang selamanya.

Waktu bukanlah sesuatu yang kekal. Sehingga secara teori orang dapat pergi ke masa lalu. Juga orang dapat bepergian ke tempat yang sangat jauh dalam waktu yang sangat singkat berdasarkan teori relativitas umum yang memperkenankan apa yang disebut jembatan atau yang sekarang dikenal sebagai lubang cacing.


#sinopsisbuku #resensibuku

Wednesday, April 9, 2014

Menjadikan Anak Berkarakter

Mempersiapkan Anak Agar Berhasil Menghadapi Segala Macam Tantangan Hidup


Oleh : Al Tridhonanto

Penerbit : PT Elex Media Komputindo, 2014
Tebal : 123 halaman


Banyak sekali pakar pendidikan mendengung-dengungkan perlunya pendidikan di Indonesia melakukan pendekatan pengajaran dengan pendidikan yang berkarakter. Sehingga pendidikan di Indonesia sering berganti kurikulum.

Pendidikan yang berkarakter haruslah yang dapat menimbulkan tabiat atau kebiasaan untuk melakukan hal yang baik. Sehingga dalam proses belajar mengajar diharapkan individu dapat mengatasi kelemahannya dan memperbaiki kelemahannya dan memunculkan kebiasaan positif yang baru.

Karakter tidak dapat diwariskan, tidak dapat dibeli dan tidak bisa ditukar. Untuk itu karakter yang baik perlu dibangunan dan dikembangkan hari demi hari. Karena karakter bukanlah sifat bawaan lahir yang tidak dapat diubah lagi seperti sidik jari.

Featured Post

The Death Of Franchise

Oleh : Anke Dwi Saputro Penerbit : Elex Media Komputindo, 2016 Tebal : 153 halaman The Death of Franchise: Penyebab Matinya Waralaba dan Sol...

Related Posts