Saturday, October 3, 2020

Take The Stairs

7 Langkah Menggapai Sukses Sejati

Oleh : Rory Vaden

Penerbit : PT Elex Media Komputindo, 2013

Tebal :

95% orang pada umumnya memilih menggunakan eskalator alih-alih pakai tangga. Begitu juga dalam hidup, banyak orang yang mencari jalan pintas untuk mencari kesuksesan dan kebahagiaan. Hal ini dapat menghancurkan kepercayaan diri, karena kita ingin menginginkan sesuatu hal atau bahkan segala hal tanpa perlu bekerja keras. Sikap mental eskalator di sekeliling kita senantiasa berfokus pada saat ini dan detik ini.

Junk food, apakah merupakan contoh jalan pintas atau bukan?

Ajang American Idol, apakah merupakan contoh jalan pintas atau bukan?

Ciri orang sukses adalah mereka melakukan hal yang tidak disukai, yang tidak mudah dan tidak biasa. Kerja keras adalah kuncinya, tidak ada pengganti untuk kerja keras, tepatnya 10.000 jam kerja keras. Rahasia sukses ini berkaitan dengan action ketimbang attraction.

Hukum aksi atau Action, menyatakan bahwa apapun yang kita katakan bahwa kita meyakininya, keyakinan kita yang sebenarnya terungkap melalui tindakan kita. 

Hukum Tarik Menarik atau Law Attaction, yang intinya bahwa kekuatan yang memberikan hasil yang luar biasa, jika kita berfokus dan menjaga pikiran kita dengan menggunakan pendekatan "Take The Stairs".

Menaiki tangga merupakan masalah mentalitas. Memang jika kita naik 1 tangga tidak akan membuat perbedaan yang nyata, namun jika ini menjadi kebiasaan sehari-hari maka akan menjadi perubahan yang significan.

Sukses bukanlah merupakan 1 keputusan besar, melainkan merupakan kumpulan keseluruhan keputusan kecil yang terkesan sepele yang dilakukan dengan konsisten.

Penelitian menarik bahwa rata-rata karyawan menyia-nyiakan waktu 2,09 jam setiap hari untuk aktivitas yang tidak berkaitan dengan pekerjaan. Penundaan ini merupakan sikap penghindaraan kreatif yang tidak kita sadari, tidak kentara dan tidak kasat mata. Menjadikan kita menjadi tidak efektif meskipun efisien.

Terlepas kita sebut sebagai cita-cita, tujuan atau visi, inti yang penting adalah kita harus memiliki, bahkan tidak hanya sekedar memiliki, kita juga harus mengembangkan. Mengembangkan visi, bukanlah latihan akademis, juga bukan bagian dari rencana bisnis, atau bisa kita sebut sebagai visioneering, vision (visi) dan engineering (rekayasa).

Tulislah visi, perlualah visi, karena visi menjadi gambaran mental yang menginspirasi yang memicu kita untuk bertindak, menjadikan kita punya daya tahan dan intensitas fokus.

Tidak lupa, kita harus mempunyai jadwal untuk memastikan kita memenuhi semua komitmen kita. Kenapa kita harus punya jadwal? Karena kita tentunya mempunyai kegiatan dan aktivitas layaknya "batu-batu" yang tidak bisa dipindahkan.

Beberapa daftar yang menjadi prioritas adalah

  1. Iman
  2. Keluarga
  3. Kebugaran
  4. Karier
  5. Keuangan
  6. Rekreasi

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Saturday, September 5, 2020

Bumi Manusia

Oleh : Pramoedya Ananta Toer

Penerbit : 

Tebal : 

Minke, merupakan tokoh utama, seorang anak pribumi yang sekolah di HBS, yang pandai pandai menulis. Tulisannya bisa membuat orang sampai terkagum-kagum dan dimuat di berbagai Koran Belanda pada saat itu. 

Minke kurang disukai oleh siswa-siswi Eropa lainnya. 

Minke adalah seorang revolusioner di buku ini. Ia berani melawan ketidakadilan yang terjadi pada bangsanya. Ia juga berani memberontak terhadap kebudayaan Jawa, yang membuatnya selalu di bawah.

Buku ini menggambarkan keadaan pemerintahan kolonialisme Belanda. Isi pesan moralnya adalah betapa pentingnya belajar. Dengan belajar, dapat mengubah nasib. Pengetahuan bisa didapat dari pengalaman, dari buku-buku, dan dari kehidupan sehari-hari.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Friday, August 21, 2020

Opinion Day Volume #1


Oleh : IPOMS Surabaya
Penulis : Agung Ektika, Anang Fahmi Syarif (Cak Amik), Erwin K. Awan, Fauzi Arif RH, Muhtarom (Cak Taro), Suryo Wahono, Sutomo Asngadi, Taufan Yanuar, Tommy Indianto, Widhy Wahyani, dan Wijanarko Kertowijoyo.

Penerbit : SGN Media, 2020
Tebal : 254 halaman

Buku ini merupakan kumpulan artikel Opinion Day selama 1 tahun (Juli 2019 - Juli 2020) yang berisi 53 artikel kumpulan dari Pengalaman dalam bidang Supply Chain, Operations, Inventory Management, Bussiness Development, IT Systems in Logistics.

Artikel tersebut dirangkum dalam 3 Bab, yaitu Supply Chain Management, Management Strategy dan General.

IPOMS (Indonesian Production and Operation Management Society) aktif berdiskusi dan melakukan aktivitas seperti kopdar dan seminar dalam komunitas Surabaya Study Group, yang bertujuan memajukan SDM dan industri di Indonesia.

Sejak 20 Juli 2003 IPOMS (Indonesian Production and Operation Management Society) aktif berdiskusi di mailing list APICS-ID YahooGroup dengan anggota 15.071 orang. Pada 11 April 2010 IPOMS Surabaya aktif kembali dengan Surabaya Study Group sebagai sebuah komunitas non profit yang bertujuan untuk memajukan SDM dan Industri di Indonesia.

Surabaya Study Group secara berkala melakukan belajar bersama mengenai topik yang berhubungan dengan Production & Operations Management.

Para member IPOMS Surabaya juga aktif memberikan opini, komentar & unek-unek, sebagai budaya literasi, tidak sekedar membaca, namun juga menulis.

Ini merupakan salah satu aktivitas SSG (Surabaya Study Group) untuk Melestarikan Budaya Literasi, Bermanfaat Sekaligus Sedekah.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Thursday, August 6, 2020

Soe Hok Gie

Catatan Seorang Demonstran


Penerbit : LP3ES, 2012
Tebal : 385 halaman


Soe Hok Gie adalah cendekiawan yang ulung terhadap ide, pemikiran. Dia juga merupakan intelektual yang bebas dengan konsekuensi menjadi pejuang yang selalu sendirian. Sehingga terkesan dia sebagai sosok yang dingin, angkuh dan gemar membaca.

Adalah kebiasaan Gie menulis dengan membuat catatan harian, bahkan sehari 2x, yaitu di pagi hari dan malam hari.

Catatan tahun 1961, saat Gie menjadi maba (mahasiswa baru) dia mencatat bahwa ospek dengan konsep perploncoan mempunyai dampak positif dan negatif. Misalnya anak orang kaya atau anak yang manja terkadang sebagian tidak dewasa dalam pemikiran. Dengan perploncoan ini anak mau tidak mau dipaksa menjadi dewasa, dimana dia harus berani dan sadar melepas diri dari pelindungnya, yaitu orang tuanya.

Sikap Gie terhadap dunia adalah dia yakin bahwa manusia bisa berubah dan perang akan tiada lagi, karena Gie memang sosok yang benci perang agar supaya bisa hidup bebas.

Gie berpendapat bahwa diri kita adalah pion bagi diri kita sendiri, kita juga adalah arsitek akan nasib kita sendiri.

Catatan tahun 1962, seseorang hanya dapat hidup selama amsih punya harapan. Hal ini dia catat dari Prod. Beerling.

Catatan harian mulai menarik saat memasuki bab Catatan Seorang Demonstran. Dimana saat itu kondisi agak memanas. Kenaikan harga bus dari Rp 200 menjadi Rp 1000. Harga bensin dinaikkan dari harga Rp 4 menjadi Rp 250. Jika rakyat terlalu melarat, maka secara natural mereka akan bergerak sendiri, dan jika itu terjadi dapat terjadi chaos. Jadi lebih baik mahasiswa yang bergerak.

Mahasiswa yang bergerak saat itu mempunya kesamaan yaitu kacamata kejujuran dan moral. Bahkan mereka tidak sempat mempunyai pacar, karena jika mereka tidak menemui wanita yang ideal, maka pacar dapat menjadi candu.

Pernah di suatu kondisi para mahasiswa dalam kondisi rapat yang tegang, namun berkat sepucuku surat dari Bung Tomo, suasana bisa kembali cair disambut dengan tepuk tangan yang gemuruh. Itulah kekuatan tulisan.

Hal ini bisa menjadi teladan bagi kita, semisal kita bukan ahli politik yang tidak mampu berbicara taktis, maka tuangkanlah ide dan pemikiranmu ke dalam tulisan.

Kekuatan para mahasiswa ini mengingatkan pada ucapan bung Karno yang pernah mengatakan : Dengan 10 pemuda seperti itulah aku sanggup menjebol dan memindahkan gunung Kinibalu".

Sayang kiprah Gie berakhir di umur 27 tahun, dimana dia meninggal karena menghisap gas beracun saat mendaki gunung Semeru.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Wednesday, July 29, 2020

Secangkir Kopi Inspirasi

Pernak-Pernik Yang Merevolusi Diri


Oleh : Prabu Revolusi

Penerbit : Kaifa, PT Mizan Pustaka, 2013
Tebal : 255 halaman


Kenapa kita tidak bangun cinta dan memilih jatuh cinta? Karena jatuh itu sakit dan berat, disebabkan ekspetasi yang tinggi, namun pasangan kita tidak mungkin turut mengejar ekspetasi kita setiap hari. Saat kita memilih membangun cinta, maka pilihan kita adalah menjadi diri kita sendiri. Saat terjadi konflik, maka tujuan kita adalah mencari solusi yang dapat diterima semua pihak.

Karena bentuk cinta yang sesungguhnya akan menjatuhkan manusia kepada kekecewaan. Karena cinta memang tidak membebaskan. Tidak hanya kepada orang yang kita cintai, terhadap yang kita sayangi juga dapat menyebabkan kekecewaan. Maka lakukanlah komunikasi yang tegas dan halus, sambil selesaikanlah dengan kekuatan energi senyum. Memilih tersenyum merupakan menjadi pilihan bijak dan tepat.

Saat kita terbiasa hidup sendiri, terkadang kita merasa kosong. Jadi untuk itu manusia pasti membutuhkan persahabatan.

Investasi yang simpel dan sederhana bisa kita implementasikan adalah dengan konsep 3 amplop. Amplop 1 untuk investasi (25%) yang digunakan untuk investasi pendidikan anak, investasi dana pensiun, investasi properti dan investasi lainnya.

Amplop 2 untuk dana darurat dan asuransi (30%), yang digunakan untuk tabungan dana darurat, tabungan premi asuransi, tabungan pajak, dan tabungan keperluan lain-lainnya.

Amplop 3 untuk pengeluaran bulanan (45%), yang digunakan untuk pengeluaran makan sehari-hari, pengeluaran rumah tangga, pengeluaran transportasi, pengeluaran sandang dan keperluan lain-lainnya.

Jika kita termasuk orang yang gagap, maka mulailah dengan membangun kepercayaan diri. Lalu bangunlah mental yang kuat.

Lakukan perencanaan diri, yang diikuti dengan evaluasi dan target.

Dalam hal ide, lakukan : thinking outside the box, execute inside the box. Ide boleh liar dan superkreatif, namun saat eksekusi pilih mana yang sesuai dengan jati diri dan sesuai dengan tujuan objektif di awal.

Namun jangan lupa sebesar apa pun ide mu, jangan lupa eksekusi, karena ada formula,
ide - eksekusi = 0

Dan kuncinya adalah be organize.

Salah satunya adalah dengan menjalankan 4 kunci dalam hal mengelola prioritas dan waktu (Stephen Covey tips), yaitu
  1. Atur waktu dan prioritas waktu, termasuk dalam hal pekerjaan, hobi, spontanitas merupakai sebuah keniscayaan untuk hidup sukses.
  2. Manusia dengan maksimal 7 peran, misalnya sebagai manajer dalam sebuah karier, ayah dalam keluarga, pekerjaan sampingan, hobi penggila bola dan lain-lain.
  3. Mengisi agenda harian, catat agar lebih terarah.
  4. Pernyataan dan hal positif.

Satu tips tentang karier yang perlu dicamkan adalah, jangan sekali-kali bekerja sesuai argo. Bahkan berilah nilai tambah sehingga secara tidak langsung dapat meningkatkan nilai tawar..

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Q&A Smart Parents for Healthy Children

Intisari : Seri Kesehatan Anak


Oleh : dr. Purnawati S. Pujiarto, SpAK, MMPed

Penerbit : PT Intisari Mediatama, 2008
Tebal : 582 halaman


Edukasi dan informasi yang objektif dalam hal kesehatan sangat penting terutama bagi mereka yang baru merintis keluarga baru. Dalam hal ini adalah kesehatan bagi sang buah hati. Karena terdapat kekosongan informasi di kalangan konsumen kesehatan.

Buku ini menjadi inti sari dari obrolan mailing list sehat@yahoogroups.com.

Banyak sekali yang diulas, salah satunya adalah mengenai demam. Deman bukanlah sebuah penyakit, karena demam adalah alarm bahwa telah terjadi sesuatu yang sedang terjadi di dalam tubuh. Jadi fokuslah pada penyakitnya, bukan pada demamnya. Karena demam juga menjadi bagian dari sistem pertahanan tubuh untuk membasmi penyakit. Sehingga jika pun kita memberikan obat penurun panas, tujuannya bukanlah untuk menormalkan suhu tubuh, namun sekedar menurunkan suhu tubuh anak agar nyaman.

Begitu pula batuk, batuk bukanlah penyakit, namun merupakan gejala, sebagai mekanisme tubuh untuk membersihkan saluran nafas dan paru dari mikroorganisme, lendir dan benda asing.

Dan terakhir tentang antibiotik, bahwa antibiotik tidak mempan terhadap virus. Kuman dan bakteri penyebab penyakit memang akan segera mati, namun juga dapat menyebabkan bakteri tersebut menjadi kebal dan dapat menyebabkan penyakit yang lebih berat, lebih lama.

Jadi bijaklah dalam menggunakan obat antibiotik.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Saturday, July 25, 2020

Sadar Kaya


Oleh : Mardigu WP

Penerbit : Santara Media, 2019
Tebal : 240 halaman


Terdapat fakta bahwa 375 nama orang terkaya seperti Bill Gates, Donald Trump, Warren Buffet, Jeff Bezos, Rupert Murdoch, Sam Walton dkk mempunyai kekayaan yang setara dengan 3 miliar manusia lainnya. Artinya hanya 0,000013% orang yang super kaya di dunia ini.

Untuk menyadari masalah yang menimpa kita, maka kita harus sadar bahwa semua masalah tersebut berasal dari diri kita sendiri, sedangkan hal yang diluar hanyalah pelengkap.

Untuk melepas masalah tersebut, maka tidak boleh ada hal negatif atau yang berlawanan, yang disebut dengan conflict of interest di pikiran. Hal ini dikarenakan di otak manusia hanya dapat fokus memikirkan 1 hal saja. Oleh karena kita harus membuang apa-apa yang buruk buat pikiran. Dan persepsi adalah hal nomor satu yang harus disingkirkan. Kehidupan adalah menjalankan fokus anda.

Oleh karena itu kita harus sabar, ibarat sculpturing yaitu memahat diri, sehingga kita harus menjaga motivasi diri yang harus dipertahankan.

Penentu 95% emosi kita adalah berasal dari dialog dengan diri sendiri.

Berbisnis bukanlah sesuatu yang rumit, sehingga bisnis bukan sesuatu yang harus dipikirkan namun dijalankan.

Tujuan kita mencari ilmu adalah agar terjadi keseimbangan dengan hati. Misalnya seorang enginer yang kaku, analitis dan teknis, maka perlu juga mempelajari dari sisi sosiologi daerah tertentu sehingga kita bisa melihat dunia dari sisi yang lain.

Hal ini juga berkaitan dengan hukum alam, give & take, jangan dibalik. Karena kita harus berinvestasi dengan give terlebih dahulu sebelum mendapatkan hasil atau take.

Terakhir sering-seringlah kopdar dengan rekan-rekan, hal ini bertujuan untuk nyetem vibrasi agar terinduksi secara dalam hal positif tentunya.

#sinopsisbuku
#resensibuku
#potretbuku

Featured Post

Take The Stairs

7 Langkah Menggapai Sukses Sejati Oleh : Rory Vaden Penerbit : PT Elex Media Komputindo, 2013 Tebal : 95% orang pada umumnya memilih menggun...

Related Posts