Sunday, September 11, 2016

Tingkatkan Masa Produktif Umur Anda dengan Berpikir Positif

Positive Thinking, Positive Feeling and Positive Life


Oleh : Areya Prabu Firdaus

Penerbit : Flashbook, 2016
Tebal : 187 halaman


Buku ini mengajak kita untuk senantiasa berpikir positif sehingga dalam keseharian kita dapat menemukan keberanian dan optimis.

Agar selalu tampil sehat, maka beberapa yang harus kita jaga adalah
- makan makanan bergizi
- teratur olahraga
- pola pikir positif

Sehingga dengan melakukan hidup penuh dengan positive thinking, maka akan muncul positive feeling, dan pada akhirnya kita akan merasakan manfaat berupa positive life.

Selain itu, beberapa hal dapat menunjang kita untuk selalu berpikir positif, misalnya mendengarkan musik. Karena dengan musik maka pikiran kita akan menjadi lebih jernih, emosi kita akan lebih terkontrol dan pada akhirnya kita bisa lebih rileks dan semangat.

Agar kita menjadi lebih produktif, maka yang perlu kita lakukan adalah :
- proaktif
- memulai dengan hasil akhir
- fokus pada prioritas

Terakhir yang bisa aku kutip dari buku ini adalah pentingnya dan perlunya kita menjaga aset yang kita miliki, yaitu :
- fisik
- sosial
- mental
- spiritual

Saturday, September 10, 2016

The Innovation Killer

Batasan-batasan yang Dapat Kita Bayangkan dan Perusahaan Cerdas Mana yang Menggunakannya


Oleh : Cynthia Barton Rabe

Penerbit : PT Elex Media Komputindo, 2014
Tebal : 266 halaman


Buku yang akan mendobrak pola pikir dan paradigma kita mengenai inovasi. Dimana menurut buku ini inovasi berlawanan dengan tingkat keahlian seseorang terhadap bidang yang akan menjadi ladang inovasi.

Bahkan inovasi tidak hanya berlawanan dengan tingkat keahlian, namun juga berlawanan dengan tingkat pendidikan. Hal ini dikarenakan pendidikan formal akan mencetak individu dengan doktrin yang diberikan HANYA menjadi ahli dalam suatu bidang.

Kita ambil contoh saja Wright bersaudara yang menemukan pesawat, dimana notabene mereka hanyalah seorang pembuat sepeda biasa dengan hanya mengantongi ijazah menengah. Contoh lain adalah Bill Gates dan Steve Jobs serta pendahulunya yaitu Thomas Alva Edison yang hanya memiliki pendidikan formal yang tidak tinggi.

Sehingga dapat didefinisikan bahwa inovasi adalah penyeimbang antara keahlian dan pikiran seseorang.

Lalu apa itu inovasi?

Dalam buku ini, inovasi didefinisikan sebagai penerapan sebuah ide yang dapat memberikan manfaat berharga sebagai suatu kemajuan, dimana ide tersebut tidak mutlak sesuatu yang besar, namun perubahan yang tampak sederhana pun dapat memiliki dampak yang besar.

Pada umumnya orang yang disebut dengan ahli biasanya membuat keputusan dengan menyelaraskan diri dengan atasan sehingga action yang diambil merupakan metode yang sudah biasa dan dikenal umum.

Kita ambil contoh misalnya Steve Jobs dengan iMac atau komputer Apple yang menabrak segala pakem dan standar yang ada, sehingga menciptakan standar sendiri yang baru. Semua itu bisa diraih jika kita memiliki individu atau tim yang dapat meloloskan dari beban yang telah kita ketahui, atau disebut dengan Zero-Gravity Thinker.

Memang benar bahwasanya seorang ilmuwan atau penemu bukanlah seorang yang paling berbakat, namun seorang ilmuwan atau penemu terkadang hanyalah seorang yang punya rasa ingin tahu paling tinggi.

Salah satu cara untuk mendapatkan Zero-Gravity Thinker adalah dengan merekrut pemikir yang berbeda. Namun jangan menjadi permanen, karena setelah dalam jangka waktu yang lama para pemikir ini akan berubah dan tidak lagi menjadi pemikir yang berbeda.

Dicontohkan dalam buku ini adalah seorang ahli marketing suatu perusahaan yang menjual lampu senter, namun ahli marketing ini bukanlah seorang ahli lampu senter. Sehingga idenya untuk membuat lampu senter dengan warna pink dan hijau pastel dipandang sebelah mata. Namun setelah dipasarkan ternyata kaum hawa menyerbu dan membeli lampu senter ini, tidak hanya 1 buah namun 2 bahkan 3 buah.

Dahsyat penerapan hal tersebut, beberapa perusahaan mengaplikasikannya, yaitu dimana karyawan diberikan waktu luang untuk memikirkan hal lain yang diluar bidangnya. Misalnya perusahaan 3M yang memberikan waktu luang 15% bagi karyawannya. Begitu pula Google yang bahkan memberikan waktu 20% bagi karyawannya untuk melakukan proyek pribadi yang menarik namun tidak berhubungan dnegan pekerjaan mereka sendiri.

Saturday, August 13, 2016

Interview with The Millionaire

Mengenal Cara Berpikir, Belief System, serta Kebiasaan para Miliarder yang Membawa Mereka Sukses


Oleh : Arif Rahman

Penerbit : Transmedia Pustaka, 2012
Tebal : 259 halaman


Interview with The Vampire, eh maksud saya buku Interview with The Millionaire ini saya menarik dan penting dibaca bagi kita-kita sang calon millionaire. Tidak hanya cara-cara yang terkesan text book, namun begitu real bisa kita ambil menjadi pelajaran.

Misalnya hal yang dapat kita petik dari Tung Desem Waringin, beliau mengatakan bahwa orang pintar adalah orang tahu belajar dan sudah belajar terlebih dahulu, sedangkan orang kaya adalah orang yang tahu menjadi kaya dan sudah menjadi kaya.

Tokoh lain adalah Khrisna Muku, beliau mengatakan bahwa kesuksesan orang ditopang oleh 95% akan kemampuan dia berkomunikasi atau communication skill, karena seorang leader harus mampu men-transfer visi dan energi, agar bawahan menjadi semangat.

Tidak hanya pengusaha konvensional yang di interview, namun juga ada pengusaha yang menjadi millionaire melalui jalan bisnis multi level marketing atau MLM, yaitu Meuthia Rizki yang sukses di Oriflame dengan mencetak banyak leader.

Tokoh yang menjadi favorit lainnya adalah Merry Riana, dimana sebelumnya dia tidak memiliki modal, koneksi dan keahlian apapun. Namun dengn bermodal attitude positif, ketekunan dan kerja keras akhirnya Merry Riana mencapai kesuksesannya.

Dan yang terakhir yang bisa kita ambil contoh adalah Peter Firmansyah, yang sukses dengan celana jeans dengan merk Peter Say Denim. Dimana sebelumnya Peter adalah seorang shopkeeper. Dengan pengalamannya sebagai shopkeeper akhirnya Peter mengetahui kemauan konsumen secara langsung. Sehingga saat membuat produk denim atau jeans bisa disukai oleh konsumen.

6 Keranjang 7 Langkah Api

Rahasia Keberhasilan yang Akan Membedakan Anda dari yang Lain


Oleh : Lim Tung Ning

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2015
Tebal : 162 halaman


Buku yang sangat recomended bagi yang sedang menata keluarga baru sebagai dasar agar keuangan keluarga dapat tertata dengan baik dan benar. Diceritakan berdasarkan pengalaman pribadi yang berharga bagi kita.

Siklus hidup orang sukses dapat dipelajari dan umumnya mengalami 4 tahap, yaitu
1. Financial Readines (Bertahan hidup)
2. Financial Stability (Stabil)
3. Financial Security / Freedom (Sukses)
4. Financial Legend (Signifikan)

1. Financial Readines (Bertahan hidup)
Tahap paling awal yaitu tahap bertahan hidup adalah tahap paling basic yang harus dilalui yaitu kita harus mempunyai penghasilan.

2. Financial Stability (Stabil)
Tahap berikutnya adalah dimana kondisi keuangan kita stabil yaitu kita memiliki kehidupan yang aman dan nyaman secara keuangan

3. Financial Security / Freedom (Sukses)
Tahap ketiga adalah dimana kita dapat hidup dengan gaya hidup yang baik dan berkualitas yaitu dengan ciri kita telah memiliki rumah, dana pendidikan dan dana pensiun.

4. Financial Legend (Signifikan)
Tahapan tertinggi ini atau yang terakhir yaitu dimana kita tidak hanya dapat berkontribusi terhadap kita sendiri namun juga dapat memberikan kepada anak dan cucu kita kelak.
 
Untuk mencapai tahap demi tahap tersebut kita harus melakukan pengorbanan yang dilandasi rasa optimisme dan harapan sehingga dapat meraih kesuksesan.

Definisi pengorbanan adalah melepaskan sesuatu demi hal yang lain yang tentunya nilainya lebih besar.

Kesuksesan akan datang entah cepat atau lambat sehingga seharusnya kita lebih fokus akan bagaimana kita akan meraihnya bukan seberapa cepat kita meraih kesuksesan tersebut.

Optimis adalah sikap namun kita harus mempunyai harapan (hope) untuk dapat melaksanakan aksi mewujudkan demi tercapainya tujuan.

Yang menarik lagi dalam buku ini dikupas gaya perencanaan orang yang ternyata berbeda-beda tergantung dari kepribadian masing-masing. Dimana kepribadian dapat dibagi menjadi 4, yaitu Koleris, Sanguinis, Plegmatis dan Melankolis.

Misalnya jika kita dalah seorang Melankolis, yaitu pribadi yang penuh talenta, perfeksionis, teratur dan rapi. Cirinya adalah ruang kerja yang selalu menjadi paling rapi di seluruh kantor, dan cenderung mempunyai sifat mengatur.

Orang yang mempunyai kepribadian Melankolis ini mempunyai ciri khas dalam merencanakan keuangan adalah
- Pembeli terbaik
- Melakukan riset sebelum membeli
- Mencari program investasi jelas, terperinci dan kepastian
- Membuat anggaran pribadi sejak usia dini

Berbalik 180 derajat dengan orang yang mempunyai kepribadian Sanguinis, dimana orang dengan kepribadian ini mempunyai ciri mempunyai antusias, berisik, suka bersenang-senang dan menikmati hidup.

Karena sangat antusias sehingga terkadang lupa memperhatikan detail misalnya daftar harga. Namun seorang Sanguinis merupakan penjual yang hebat.

Namun apapun jenis kepribadian kita yang berbeda-beda, namun ada 1 formula sama yang dapat kita lakukan, yaitu
20% untuk tabungan
60% untuk kebutuhan
20% untuk keinginan

Dan pesan terakhir dalam buku ini yang sangat penting dipahami adalah sepintar apapun kita dalam mencari uang, bukan bearti pula kita pintar dalam mengelola uang.

Saya Menulis Maka Saya Ada


Oleh : L. Nihwan Sumuranje

Penerbit : CV Nuansa Aulia
Tebal : 272 halaman


Berdasarkan data tahun 2000 diketahui bahwa dari 210 juta jiwa terdapat 6372 buku yang diterbitkan, jika diprosentase artinya hanya 0.003% saja dari populasi.

Sebelum menjadikan penulis sebagai profesi, ada beberapa hal yang menjadi pertanyaan, diantaranya adalah :

Prosentasi keuntungan, disebutkan bahwa rata-rata keuntungan penulis adalah 10% dari harga jual buku dengan jumlah eksemplar buku yang diterbitkan adalah sebanyak 3000 eksemplar paling sedikit terutama bagi penerbit kecil.

Ada pula yang menggunakan formula harga jual buku adalah 3 hingga 5x dari harga produksi.

Tema yang ditulis, penulis terkenal J.K Rowling memberikan tips untuk kita agar menulis mulai dari pengalaman pribadi, sedangkan Stephen King mengatakan bahwa mulai menulis dengan alasan apa pun.

Menulis sesuatu dengan mengolah bahan dari buku tapi takut dicap plagiat atau penjiplak. Perlu diperjelas dulu bahwasanya plagiat atau penjiplak adalah mengaku karya sendiri padahal tulisan tersebut merupakan hasil karya orang lain. Mengutip dengan mengatakan sumbernya bukan merupakan kategori plagiat dan tidak melanggar hukum.

Berikutnya adalah mengenai nama yang akan dicantumkan di buku, baik nama asli ataupun nama pena atau nama samaran tidaklah masalah.

Berikutnya adalah penerbit dan pencetak buku yang terkadang kita anggap sebagai hal yang sama, namun sejatinya adalah berbeda, dimana penerbit adalah yang menerbitkan atau yang memproduksi buku sedangkan pencetak buku atau percetakan buku adalah perusahaan yang mencetak buku. Dalam hal ini ada penerbit ada yang tidak mempunyai percetakan. Kita dapat menerbitkan buku sendiri dengan menggunakan Self Publisher atau Self Publishing.

Saturday, August 6, 2016

Debat Islam vs Non-Islam

Zakir Naik Answers to Non-Muslims' Common Questions about Islam
Argumen Cerdas Zakir Naik yang Membuat Orang Tercengang bahkan Masuk Islam


Oleh : dr. Zakir Naik

Penerbit : Aqwam, 2016
Tebal : 195 halaman


Berawal dari sering melihat video yang banyak diupload mengenai beberapa ceramah dr. Zakir Naik dan kemudian tidak sengaja melihat status di Facebook  Zona Muslim bahwa dijual buku mengenai Debat Islam vs Non-Islam dari dr Zakir Naik.

Yaitu tepatnya pada tanggal 28 Juli 2016, seketika aku hubungi nomor kontak 0813 2552 9798 yang tertera. Aku hubungi via whatsapp dan aku pesan buku tersebut.

Ada balasan bahwa harga buku ditambah ongkir sebesar Rp 25.000 sehingga total biaya yang harus aku transfer adalah Rp 115.000 yang dikirim tidak buku saja tapi juga 2 buah DVD yang janjinya akan dikirim pada tanggal 1 Agustus 2016. Dan keesokan harinya aku transfer sejumlah biaya yang dimaksud.

Dan akhirnya tanggal 6 Agustus buku yang ditunggu-tunggu tiba. Beberapa hal yang aku kutip dalam buku ini yaitu sebagai berikut.

Ujian
Hidup adalah ujian untuk akhirat, seperti yang disebutkan dalam ayat suci Al Quran QS Al-Mulk:2 "Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa diantara kamu yang lebih baik amalnya..."

Poligami
Mengenai poligami juga terdapat salah kaprah, kita harus memahami konteks terutama situasi dalam masa lampau, bahwa tidak ada batasan bagi poligami sehingga sudah umum laki-laki memiliki banyak istri bahkan sampai ratusan.

Dan kitab suci Al-Quran merupakan satu-satunya kitab yang mengatakan "Nikahi satu saja", konteks frasa tersebut ada pada Surah An-Nisa: 3, yaitu "Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil,, terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu menikahinya) maka nikahilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil maka (nikahilah) seorang saja.."

Jadi poligami bukan kebiasaan melainkan perkecualian, karena banyak orang salah persepsi dan menyangka bahwa seorang muslim wajib mempunyai istri lebih dari satu.



Hijab
Allah dalam Al-Quran menjelaskan bahwa dalam hijab yang diperintahkan pertama adalah pada kaum laku-laki, yaitu pada QS An-Nur : 30, setelah itu hijab baru diperuntukkan kepada perempuan sebagaimana disebutkan pada QS An-Nur : 31.

Katakanlah (wahai Muhammad) kepada orang-orang lelaki yang beriman supaya mereka menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram), dan memelihara kehormatan mereka. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka; sesungguhnya Allah Amat Mendalam PengetahuanNya tentang apa yang mereka kerjakan. (QS An-Nur : 30)

Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan yang beriman supaya menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram), dan memelihara kehormatan mereka; dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka kecuali yang zahir daripadanya; dan hendaklah mereka menutup belahan leher bajunya dengan tudung kepala mereka; dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka melainkan kepada suami mereka, atau bapa mereka atau bapa mertua mereka atau anak-anak mereka, atau anak-anak tiri mereka, atau saudara-saudara mereka, atau anak bagi saudara-saudara mereka yang lelaki, atau anak bagi saudara-saudara mereka yang perempuan, atau perempuan-perempuan Islam, atau hamba-hamba mereka, atau orang gaji dari orang-orang lelaki yang telah tua dan tidak berkeinginan kepada perempuan, atau kanak-kanak yang belum mengerti lagi tentang aurat perempuan; dan janganlah mereka menghentakkan kaki untuk diketahui orang akan apa yang tersembunyi dari perhiasan mereka; dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, supaya kamu berjaya. (QS An-Nur : 31)

Wednesday, August 3, 2016

Bersikap Tegas dalam Segala Situasi


Oleh : Sue Hadfield & Gill Hasson

Penerbit : PT Bhuana Ilmu Populer, 2014
Tebal : 256 halaman


Tokoh sukses adalah mereka yang melakukan perubahan dengan tegas. Hal ini lah yang akan kita pelajari dalam buku ini. Namun kita perlu pahami terlebih dahulu, apa yang dimaksud dengan tegas.

Tegas bukanlah perbuatan yang dengan berteriak, mengancam karena hal tersebut disebut dengan agresif. Namun bersikap tegas adalah kita lakukan dengan cara lugas dan penuh percaya diri serta diperlukan harga diri untuk melakukannya.

Demikian pula saat kita berkata "TIDAK" dengan tegas, tidak perlu secara agresif dan bersuara keras.

Dalam melakukan kritik terhadap kekeliruan yang diperbuat orang lain perlu diingat bahwa yang kita kritik adalah perbuatannya, bukan orang atau pelakunya.

Dan saran terakhir yang menjadi poin dalam buku ini adalah perlunya kita mengambil keputusan-keputusan kecil dengan segera sehingga kita tidak akan dibebani dan menjadikan kita bebas secara pikiran untuk hal lain yang lebih penting.